End Of Love

End Of Love
SS2 EOL Eps 2


__ADS_3

Kairos, Acel dan Cella selesai merapikan rumah dan mereka duduk duduk di ruang santai. Cella berdiri dan duduk disamping Kairos lalu dia memeluk Kairos.


“Kairos ruang ini menyimpan banyak kenangan. Kita sering berdansa bersama mama dan papa disini.


“Iya Cella, rumah ini terlalu banyak kenangan yang indah bersama papa dan mama.” Kata Kairos sambil memeluk Cella dan mengecup kening Cella. Kairos sangat menyayangi adik adiknya.


“Iya benar sekali, kalian yang berdansa dan aku yang selalu merekamnya. Tunggu aku mau mencari kalau rekaman rekaman itu masih ada. Aku ingin melihatnya.” Acel berdiri dan pergi kekamarnya dan mencari rekaman rekaman yang dia sudah pindahkan ke Cd. Dia menemukannya dan dia turun pergi ke ruang santai keluarga. Dia menyalakan laptopnya dan menyambungkan ke tv.


“Masih bisa Acel?” Tanya Kairos pada Acel.


“Mudah mudahan bisa Kairos. coba nyalakan Tv-nya Kairos!”


Kairos menyalakan Tv dan Tv-nya masih bisa menyala. Acel menyambungkan ke Tv dan dia memasukkan Cd kedalam laptop. Dan mereka bertiga menonton rekaman saat mereka masih kecil bersama Carlos dan Jessica. Terdengar lagu yang berjudul Dancing with my father again, dan mata Cella mulai berkaca kaca saat melihat Carlos memeluk dia lalu berdansa dengannya dan terdengar suara Jessica “Kairos ayo kamu berdansa dengan mama. Nanti Acel yang merekam ya.” Terdengar suara Acel. “Tapi gantian ya mama, setelah itu Kairos yang merekam terus aku berdansa dengan mama. “Dalam video Jessica tersenyum pada Acel dan berkata. “Tentu saja sayang.”


Menonton video tersebut mereka bertiga tertawa tapi mengeluarkan air mata. Terlihat sedikit sedikit mereka menyeka air mata, Kairos tidak tahan lagi lalu dia mematikan Tv-nya dan dia menangis. Acel dan Cella ikut menangis juga dan mereka saling berpelukan.


“Sampai saat ini aku belum percaya kalau papa dan mama sudah tiada. Aku menganggap mereka hanya pergi ke suatu tempat dan mereka akan kembali lagi.” Kata Kairos sambil memeluk Acel dan Cella.


“Aku juga begitu Kairos, aku tidak percaya kalau mama dan papa sudah pergi. Aku merasa kalau mereka masih hidup. Aku sering bermimpi papa dan mama datang menciumku sebelum aku tidur.” Kata Cella. Air matanya tak henti henti menetes.


“Sudah jangan menangis lagi Cella.” Kata Acel pada Cella. “Kita akan tidur di sinikan Kairos?”


“Iya kita tidur disini, aku juga berencana untuk tinggal di rumah ini.”


“Iya Kairos, kita tinggal saja di rumah ini.” Kata Cella.

__ADS_1


“Iya Cella kita lebih baik tinggal di rumah ini. Kita harus mandiri.” Sahut Acel pada Cella.


“Iya nanti kalau kalian pergi kuliah dan aku pergi kerja, Carissa kita titipkan sama oma. Atau kita pakai pengasuh untuk menjaga Carissa di rumah ini.”


“Ahh..., Kairos biarkan saja Carissa di titipkan pada oma. Nanti kalau aku pulang kuliah aku langsung menjemputnya, aku khawatir kalau Carissa di titipkan pada orang lain.” Kata Cella pada Kairos


“Baiklah kalau begitu Cella. Kita putuskan kita akan tinggal di rumah ini lagi.” Kata Kairos dan mereka saling berpelukan.


“Kairos aku lapar, bagaimana kalau kita cari makan di luar. Disini tidak ada makanan.”


“Iya kita cari makan di luar saja, next kita mencari pelayan tinggal agar mereka bisa memasak untuk kita.” Kata Kairos.


Mereka bertiga keluar lalu masuk kedalam mobil dan mereka pergi mencari makan. Tidak lama kemudian mereka kembali kerumah. Acel langsung masuk kekamarnya dan menyalakan laptopnya. Begitu juga Cella, dia masuk kekamarnya dan Kairos masuk kekamar yang sering di pakai Carlos dan Jessica.


Jessica datang dan duduk di sisi tempat tidur dan mencium kening Kairos, Kairos menatap Jessica lalu memeluk Jessica. “Mama aku sangat merindukanmu. Mama kemana saja, kenapa pergi begitu lama? Papa mana ma? Kenapa mama hanya datang sendiri? Apakah papa baik baik saja?”


Jessica tersenyum kepada Kairos dan mengecup kembali kening Kairos. “Mama dan papa sangat meyayangi kalian.” Jessica berdiri dan meninggalkan Kairos.


“Mama jangan pergi lagi, mama tidak boleh pergi. Jangan tinggalkan kami lagi ma.” Jessica menghilang dan kairos berteriak. “Maammaaaaa..” Kairos terbangun dan duduk di tempat tidur, dia bersandar di sandaran tempat tidur. “Aku hanya bermimpi.” Kairos melihat pintu arah ke teras terbuka dan tirai bergerak gerak di tiup angin. Kairos berdiri dan menatap keluar,


“Bukankah aku menutup dan mengunci pintu ini? Kenapa pintu ini bisa terbuka?” Kata Kairos dalam hati, kemudian dia menutup pintu itu dan menguncinya.


Kairos berbaring kembali di tempat tidur dan memikirkan mimpi yang baru saja dia alami. “Aku seperti nyata melihat mama, aku merasakan seperti nyata dia memelukku dan mencium keningku.”


“Mama jangan pergi, Cella ikut mama tunggu Cella ma.” Teriak Cella dan Kairos langsung berlari kekamar Cella, dia masuk dan melihat Cella lagi duduk disisi tempat tidur dan menangis.

__ADS_1


“Cella kamu kenapa? Apakah kamu bermimpi?” Tanya Kairos pada Cella sambil membelai rambut Cella.


Cella menatap Kairos dan memeluk Kairos lalu dia menangis.


“Kairos aku bermimpi mama datang dan memelukku, aku merasakan pelukkannya begitu nyata seolah olah aku tidak bermimpi. Dia mencium kedua pipiku dan keningku, mama berbisik di kupingku kalau mama sangat merindukan kita. Dia berbisik kalau dia sangat menyayangi kita Kairos?” Kata Cella sambil menangis.


Sementara Kairos dan Cella berbincang, Acel masuk kekamar Cella dan duduk di tempat tidur.


“Aku juga bermimpi mama datang memelukku dan menciumku.” Kata Acel sambil bersandar di sandaran tempat tidur Cella sambil melipatkan tangan di depan dadanya.


“Aku juga bermimpi itu Acel.” Kata Kairos. “Bagaimana kalau kalian berdua tidur bersamaku di kamar papa dan mama?”


“Baiklah Kairos, aku tidur bersamamu” kata Cella.


Mereka bertiga pergi kekamar yang sering di pakai Carlos dan Jessica. Mereka bertiga tidur di kamar itu, Cella tidur di antara Kairos dan Acel dan akhirnya mereka bertiga tertidur.


Selamat Membaca


Jangan lupa like dan komen ya.


Terima kasi bagi yang setia menanti season 2 ini.


Salam


Author 😘😘😘❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2