
Beberapa hari lagi pernikahan Kairos dan Nasya, mereka berdua melakukan sesi foto pra wedding di Bukit Doa kaskasen. Jessica dan Cella ikut melihat pengambilan foto Kairos dan Nasya, terkadang mereka berdua membantu mengarahkan gaya Kairos dan Nasya.
Selesai di Bukit Doa mereka pindah ke Lokon resort, mereka mengambil foto dengan latar belakang gunung Lokon. Kairos dan Nasya kembali berpose di depan kamera, terlihat Nasya mulai kelelahan. Kairos memesan kamar untuk dia dan Nasya istirahat.
Kairos mengajak Nasya ke kamar dan menyuruhnya istirahat. Nasya mengganti pakaiannya kemudian dia berbaring di tempat tidur. Kairos duduk di sisi tempat tidur dan membelai perut Nasya.
“Kita lanjutkan besok, sekarang kamu istirahat saja. Aku mau berbincang dengan mama dan Cella,” ujar Kairos lalu Nasya menganggukan kepala.
Kairos berdiri kemudian keluar dari kamar dan menemui Jessica dan Cella yang sedang duduk di lobby sambil memperhatikan Carissa dan Laura yang sedang bermain dengan Bryan. Kairos menghampiri Jessica dan Cella kemudian dia duduk.
“Dimana Nasya?” tanya Jessica sembari melihat sana sini mencari Nasya.
“Dia sedang istirahat di kamar, Mam. Dia kelelahan,” sahut Kairos sambil memperhatikan Bryan yang sedang di gendong pengasuh.
“Oh …” gumam Jessica, “apakah kalian akan menginap di sini?”
__ADS_1
“Iya, Mam. Aku dan Nasya akan menginap di sini,” sahut Kairos. “Besok ada pengambilan foto di danau Linau. Mama dan Cella kembali saja ke Manado,”
“Baiklah, tapi mama mau ke rumah oma dulu.” kata Jessica kemudian dia berdiri, “kalau begitu mama dan Cella pergi dulu ya,”
“Iya, Mam. Hati-hati ya,” pesan Kairos kemudian dia memeluk dan mencium kedua pipi Jessica.
Kairos menggendong Laura dan mencium kedua pipi Laura kemudian dia memberikan Laura kepada Jessica. Kairos juga mencium Cella dan Carissa.
Mereka meninggalkan Kairos dan pergi ke rumah mama Jessica. Sedangkan Kairos dia kembali ke kamar dan ikut berbaring di samping Nasya. Dia memelu Nasya dan tidur.
***
Tibalah hari pernikahan Kairos dan Nasya, penata rias sibuk merias wajah Nasya di kamar hotel. Sedangkan Kairos dia bersiap-siap di rumah mama Jessica. Mama Jessica terlihat sibuk mengatur pakaian adat yang akan di kenakan Kairos. Semua keluarga Jessica akan memakai pakaian adat daerah Tomohon.
Di hotel Nasya juga sedang di pakaikan pakaian daerah Tomohon, Pak Bramantoro dan isrinya memakai pakaian daerah juga.
__ADS_1
Kairos akan menjemput Nasya dengan menggunakan bendi, bendi adalah alat transportasi roda dua yang di tarik oleh seekor kuda. Mereka menyediakan bendi tanpa tutupan atas, di depan bendi sekolompok orang memainkan alat musik bambo.
Kairos naik ke atas bendi dan duduk, Jessica dan keluarganya juga naik bendi untuk menjemput Nasya di hotel. Sepanjang jalan mata orang-orang tertuju kepada mereka, bunyi alat musik bambo mengiring keberangkatan Kairos ke hotel.
Mereka tiba di hotel kemudian mereka turun dan menuju ke hotel, mama Jessica mendampingi Kairos sampai di depan pintu kamar Nasya.
“Ketuk pintunya,” ujar mama Jessica.
Kairos mengetuk pintu tapi pintu belum di buka, Kairos menatap mama Jessica lalu mama Jessica menyuruh Kairos untuk mengetuk pintu lagi. Kairos mengetuk pintu lalu pintu terbuka dan Nasya berdiri di depan Kairos.
Nasya memakaikan bunga di saku atas bagian kiri jas Kairos lalu Kairos memberikan bunga kepada Nasya. Nasya menggandeng tangan Kairos lalu mereka berjalan dengan perlahan menuju ke depan. Kali ini mereka harus menggunakan mobil untuk pergi ke Bukit Doa. Kairos dan Nasya masuk ke mobil, begitu juga Jessica dan keluarganya. Mereka semua masuk ke mobil dan pergi ke Bukit Doa.
Mereka tiba dii Bukit Doa lalu Kairos dan Nasya di sambut oleh tarian Kabasaran. Mereka mengantar Kairos dan Nasya sampai di tempat di mana Kairos dan Nasya akan di berkati. Sampai di tempat pemberkatan mereka di sambut dengan tarian Maengket. Semua undangan sangat menganggumi pernikahan Kairos dan Nasya yang menggunakan adat daerah Tomohon.
Saat Kairos dan Nasya berjalan ke depan, terlihat mereka di sambut dengan tarian Katrili, para undangan semua berdiri menyambut kedatangan Kairos dan Nasya. Kairos dan Nasya berdiri di depan menghadap Pastor.
__ADS_1