
Kairos mengarahkan mobilnya ke kediaman Federico.” Oh ya Acel Cella jangan sampai opa tahu kalau kita akan belajar menembak dan bela diri.”
“Iya Kairos tenang saja.” Jawab Acel.
Akhirnya mereka sampai di kediaman Federico. Mereka turun dari mobil kemudian mereka langsung masuk kedalam rumah.
Melihat Kairos Acel dan Cella datang Carissa langsung berlari memeluk Kairos.
Aku sangat merindukanmu Kairos.” Kata Carissca sambil memeluk Kairos dengan erat.
Kairos memeluk Carissa dan mencium kedua pipi Carissa.
“Aku juga sangat merindukan adikku yang paling cantik dan cerewat.” Kata Kairos lalu Carissa tersenyum.
“Apa kamu bilang Kairos? memang Carissa paling canti? Kairos yang paling cantik itu aku bukan Carissa.” Canda Cella
Carrisa menatap Cella dengan wajah cemberut
“Tidak bisa Cella, akulah yang paling cantiK.” Kata Carissa dengan suara mungilnya.
“Tidak bisa Carissa akulah yang paling cantik.” Cella mengedipkan sebelah matanya pada Acel. “Acel coba katakan siapa yang paling cantik, aku atau carissa?”
“Katakan Acel, pasti aku yang paling cantikkan?” Tanya Carissa.
Liliana dan Kairos tertawa melihat Carissa
Acel tersenyum kepada Cella. Dia berpura pura memandang Carissa dan beralih memandang Cella.
“Hmm sepertinya yang paling cantik itu Cella.” Jawab Acel sambil menahan tawanya.
“Ha? Tidak bisa.” Kata Isabell dia memandang Kairos. “Kairos bukankah aku yan paling cantik?” Tanya Carissa pada Kairos.
“Iya, adikku yang paling cerewetlah yang paling cantik.” Kata Kairos sambil mencium pipi Isabell
“Cella kamu dengar apa yang di katakan Kairos? akulah yang paling cantik.”
“Tapi kata Acel aku yang paling cantik Carissa.” Goda Cella pada Carissa dan Carissa menatap Cella dengan wajah cemberut sambil melipat tangannya di depan dada. Acel langsung tertawa melihat tingah Carissa
“Baiklah, kalau kamu memelukku dan menciumku maka aku akan mengatakan kamulah yang palng cantik.” Kata Acel pada Carissa.
“Benarkah Acel?”
“Tentu saja sayang, dari tadi kamu tidak memeluk dan menciumku, kamu hanya memeluk Kairos.” Kata Acel
“Baiklah Acel aku akan memelukmu.” Kata Carissa kemudian dia memeluk Acel dan mencium kedua pipi Acel. “Sekarang katakan siapa yang paling cantik?”
__ADS_1
“Umm…, tentu saja kamu sayang.” Kata Acel sambil memeluk dan mencium Carissa. Cella tertawa lalu menggendong Carissa.
“Kamulah yang paling cantik sayang.” Kata Cella sambil mencium kedua pipi Carissa. “Oh ya apakah kamu sudah mandi?” Tanya Cella
“ Iya Cella aku sundah mandi, oma yang memandikan aku.” Jawab Carissa.
“Kalau kamu sudah mandi, ajak Kairos untuk jalan jalan ketempat bermain.” Bisik Cella di kuping Carissa dan Carissa tersenyum.
“Baik Cella.” Carissa turun dari pangkuan Cella kemudian dia duduk di pangkuan Kairos. “Kairos ayo jalan jalan. Kamu sudah tidak pernah mengajak aku jalan jalan.” Kata Carissa pada Kairos.
“Baiklah sayang, kita mau jalan jalan kemana?” Tanya Kairos sambil membelai rambut Carissa
“Kairos aku ingin ketempat bermain.” Jawab Carissa sambil kedua tangan mungilnya memegang pipi Kairos.
“Ok.. baiklah sayang, kita pergi sekarang.” Kata Kairos lalu dia berdiri sambil menggendong Carissa.
“Kairos aku tidak mau di gendong.” Kata Carissa pada Kairos dan akhirnya Kairos menurunkan Carissa. Mereka berpamitan pada Liliana. Kemudian masuk kedalam mobil. Kairos langsung mengarahkan mobilnya ketempat bermain anak anak.
“Apakah kamu senang sayang?” Tanya Cella pada Carissa.
Carissa menatap Cella dan tersenyum
“Tentu saja Cella aku sangat senang. Aku sangat bosan di rumah.” Kata Carissa sambil tersenyum pada Cella.
“Sayang nanti setiap akhir pekan aku akan menjemputmu dan kita jalan jalan ya.” Kata Kairos
“Iya sayang, aku janji setiap akhir pekan aku akan menjemputmu.”
“Iya Carissa, kalau Kairos tidak menjemputmu aku yang akan menjemputmu.” Kata Acel pada Carissa.
“Acel benar ya, awas kalau kamu bohong padaku.” Kata Carissa
“Aku janji Carissa.” Kata Acel sambil tersenyum pada Carissa.
Akhirnya mereka sampai di tempat bermain. Kairos membeli tiket dan mengajak Carissa bermain.
Hari menjelang sore Kairos mengajak mereka untuk pulang. Mereka masuk kedalam mobil lalu Kairos langsung menjalankan mobilnya.”
“Sayang mau tidur di rumah oma atau mau tidur dengan aku Acel dan Cella?”
“Kairos aku maut tidur dengan kalian bertiga, aku sudah lama tidak tidur bersama kalian.”
“Bagus, nanti kamu tidur besamaku.” Kata Cella pada Carissa.
“Iya Cella. Aku ingin tidur bersamamu.” Kata Carissa sambil memegang tangan Cella.
__ADS_1
Akhirnya mereka tiba di rumah, mereka turun dari mobil dan masuk kedalam rumah. Cella mengajak Carissa untuk ke kamarnya. Mereka masuk lalu Carissa langsung naik ketempat tidur Cella. Sedangkan Kairos dia masuk ke kamarnya lalu mengambil handuk kemudian dia mandi. Selesai mandi dia memakai pakaiannya lalu dia berbaring di sofa dan handphonenya berbunyi. Dia melihat pesan dari Emily lalu Kairos membacanya.
“Hi Kairos apakah malam ini kamu sibuk?” Tanya Emily via pesan wa, lalu Kairos membalasnya.
“Maaf Emily malam ini aku sangat sibuk sekali. Aku tidak bisa kemana mana.” Kairos mengirim pesan itu pada Emily dan terlihat Emily sudah membacanya. kemudian masuk lagi pesan dari Emliy. “Ok Kairos tidak apa apa.”
Kairos meletakkan handphonenya di atas meja kemudian dia pergi ke halaman belakang dan dia berpapasan dengan Luca.
“Hi Luca. Apakah kalian sudah membeli semua yang di butuhkan untuk di landasan?” Tanya Kairos
“Sudah tuan Kairos, malah kami sudah mengerjakannya dan besok pasti sudah selesai.” Jawab Luca
“Ohh.. bagus kalau begitu Luca.” Kata Kairos pada Luca kemudian dia pergi ke mini bar lalu mengambil botol red wine dan gelas kemudian dia pergi ke halaman belakang. Kairos duduk lalu menuangkan red wine ke dalam gelas.
Acel datang lalu duduk di seberang meja.
“Hi Kairos, aku juga mau red wine.” Kata Acel pada Kairos sambil duduk.
“Ambil gelas di dalam Acel.”
“Iya Kairos.” Kata Acel kemudian dia berdiri dan pergi ke dapur kemudian dia mengambil gelas dan dia kembali lalu duduk. Kairos menuangkan red wine kedalam gelas milik acel. “Oh ya Kairos bagaimana perkembangan perusahaan mama?” Tanya Acel membuka percakapan.
“Semakin bagus Acel. Oh ya besok kamu mau ikut denganku?”
“Kemana Kairos?” Tanya Acel
“Aku ingin melihat lahan untuk real estate.” Kata Kairos pada Acel.
“Jam berapa Kairos?”
“Mugkin siang Acel. Aku menunggu kabar dari Billy.”
“Baiklah aku akan ikut denganmu.” Kata Acel sambil meminum red wine yang ada di gelas
“Baguslah Acel supaya kamu juga bisa tahu cara berbisnis dan bisa bertemu dengan pebisnis disini.” Kata Kairos sambil tersenyum.
“Iya Kairos, sekaligus aku ingin belajar. Siapa tahu dengan kita aktif bertemu dengan rekan rekan bisnis, kita bisa menemukan orang yang membunuh papa dan mama. Selesai dari kampus aku akan ke kantor Kairos.”
“Benar Acel, kita berdua akan bergabung dengan komunitas pengusaha pengusaha disini. Agar kita bisa menemukan siapa dalang dari kematian mama dan papa.” Kata Kairos pada Acel sambil meneguk red wine yang ada di gelas. Dan jangan sampai opa Federico dan opa Jeremmy tahu.
“Iya Kairos kamu tenang saja.” Kata Acel sambil tersenyum pada Kairos.
“Baiklah Acel, kalau begitu aku mau masuk kedalam. Ada yang ingin aku kerjakan. Kata Kairos pada Acel kemudian dia berdiri lalu masuk kedalam. Kairos langsung menuju keruang kerja.
Selamat membaca
__ADS_1
Jangan lupa like dan komentar ya
Terima kasih