End Of Love

End Of Love
SS2 EOL Eps 16


__ADS_3

Kairos menjemput Elena, mereka ingin makan malam bersama di luar. Kairos turun dari mobilnya kemudian dia pergi mengetuk pintu, pintu terbuka dan dia melihat Elena yang membukakan pintu.


“Kamu sudah siap sayang?’ Tanya Kairos


“Iya dear, kita pergi sekarang.”


“Baiklah, ayo!”


Kairos dan Elena masuk ke dalam mobil, mereka berdua langsung menuju ke restoran.


“Sayang nanti kita menginap saja di villa ya.” Kata Kairos kepada Elena sambil memegang tangan Elena dan menciumnya


“Baiklah dear, tapi pagi pagi kita harus pulang ya.”


“Iya sayang.”


Akhirnya mereka tiba di restoran, Kairos dan Elena turun dari mobil dan masuk ke dalam restoran, mereka duduk lalu pelayan memberikan buku menu kepada mereka berdua. Kairos dan Elena memesan makanan.


Kairos memegang tanga Elena


“Sayang nanti besok kamu ikut denganku ya.” Pinta Kairos kepada Elena


“Mau kemana?” Tanya Elena sambil memegang pipi Kairos


“Besok aku akan keluar kota, aku akan meninjau proyek yang sedang di kerjakan oleh perusahaan kami.” Kata Kairos sambil mencium tangan Elena.


Akhirnya pesanan mereka datang. Kairos dan Elena berhenti berbincang lalu mereka makan. Sementara makan tiba tiba Clinton dan anak buahnya datang.


Clinton menyapa Elena dan Kairos


“Hallo Elena sayang, ternyata kamu disini.” Kata Clinton kepada Elena sambil membelai rambut Elena kemudian dia menatap Kairos. “Hallo Kairos, apa kabar.”


“Aku baik baik saja.” Kata Kairos tapi dia sudah tidak suka melihat cara Clinton memperlakukan Elena.


Clinton duduk di samping Elena dan melingkarkan tangan satunya di punggung Elena


“Maaf Clinton, singkirkan tanganmu dari punggungku. Aku lagi makan.” Kata Elena. Elena melihat wajah Kairos sudah berubah.


Clinton tidak menghiraukan permintaan Elena, dia tetap meletakkan tangannya di punggung Elena. Elena berhenti makan lalu dia menyingkirkan tangan Clinton dari punggungnya.


Clinton tertawa lalu meletakkan tangannya kembali di punggun Elena, Kairos mulai emosi. Dia berdiri lalu memegang kepala Clinton dan membenturkannya di atas meja. Anak buah Clinton terkejut melihat Kairos membenturkan kepala Clinton di meja. Mereka menarik Kairos lalu melayangkan pukulan ke wajah Kairos dan Kairos terjatuh.


Kairos bangkit berdiri lalu dia mengambil kursi dan melemparkan kepada anak buah Clinton. Kedua anak buah Clinton maju dan mencoba memukul Kairos tapi Kairos bisa menghindar dan melepaskan pukulan ke wajah salah satu anak bua Clinto dan dia terjatuh.


Kairos menendang anak buah Clinton yang satu lagi, dan dia terjatuh. Kairos menatap marah kepada Clinton baru saja dia akan memukul Clinton, kedua anak buah Clinton menahan Kairos lalu Clinton melayangkan pukulan ke wajah Kairos

__ADS_1


Elena berteriak kepada Clinton


“Clinton cukup, jangan pukul dia.” Kata Elena tapi Clinton tidak mendengarkan Elena. Clinton kembali memukul wajah Kairos. Elena mencoba menahan Clinton tapi Clinton mendorong Elena dan Elena terjatuh. Kairos menjadi marah.


Dia berhasi terlepas dari kedua anak buah Clinton. Kairos langsung memukul kedua anak buah Clinton dan mereka terjatuh. Melihat anak buanya terjatuh Clinton melayangkan pukulan kearah wajah Kairos tapi Kairos bisa menghindar, Kairos memutar tubuhnya lalu melepaskan tendangan ke wajah Clinton. Tubuh Clinton terhempas dan jatuh.


Orang orang yang berada di restoran mencoba melerai mereka, tapi mereka tidak berhasil. Kairos terus menghajar Clinton dan anak buahnya. Merasa terdesak, Clinton mengeluarkan pistonya lalu menodongkan ke arah Kairos. Kairos terhenti, dia diam sambil menatap Clinton


“Kalau kamu berani bergerak, kupecahkan kepalamu.” Kata Clinton dengan marah. “Dimana kamu akan pilih peluru ini bersarang? Di kepalamu atau di jantungmu.” Kata Clinton lagi.


Melihat Clinton mengeluarkan pistol, para pengunjung restoran berlarian keluar. Dan Elena dia langsung berdiri di hadapan Kairos, dia ingin menghalangi Clinton.


“Kamu tidak akan menembaknya, aku tidak akan membiarkanmu Clinton.” Kata Elena dengan marah


“Ohh.. kamu ingin melindungi kekasimu Elena? Itu bagus sekalian dengan kamu saja aku kirim ke neraka.” Kata Clinton sambil tertawa


Tiba tiba terdengar suara dari belakang Clinton.


“Siapa yang akan kamu kirim ke neraka? Boleh aku tahu?” Dia masuk bersama dengan teman temannya dan menodongkan pistol ke kepala Clinton dan kedua anak buah Clinton.


Kairos melihat Acel yang datang.


“Acel? Mengapa kamu disini?” Tanya Kairos dengan heran


“Kamu jangan macam macam dengan kakaku. Kalau kamu hebat jangan menggunakan senjata. Lawanlah kakaku dengan tangan kosong.” Kata Acel kepada Clinton. “Sekarang, bagaimana kalau kita ke parkiran mobil dan kalian berdua saling berhadapan tapi dengan tangan kosong. Aku ingin melihat kehebatanmu mengalahkan kakaku.” Kata Acel lagi.


“Tidak perlu.” Kata Clinton lalu dia meninggalkan restoran.


Acel menghampiri Kairos dan memeluk Kairos


“Maafkan aku Kairos, aku terlambat datang.” Kata Acel


Kairos tersenyum kepada Acel


“Tidak apa apa Acel.” Kata Kairos sambil menyeka dara yang keluar dari sudut bibirnya.


Elena mengambil tissue dan membersihkan darah di sudut bibir Kairos


“Sudah sayang, aku tidak apa apa.”


Kairos menemui manager restoran


“Aku minta maaf sudah membuat kekacauan disini, oh ya kamu hitung saja berapa kerugian restoran. Aku akan menggantinya.” Kata Kairos


“Ah.. tidak perlu Tuan Kairos. Anda pelanggan yang sangat baik.” Kata sang manager

__ADS_1


“Jangan begitu, hitungla kerusakan yang terjadi di restoran. Aku harus menggantinya.” Karios mengeluarkan cek dan menulis angka di cek kemudian dia memberikannya kepada managar. “Kalau kurang, kamu bisa hubungi aku disini.” Kata Kairos kemudian dia memberikan kartu namanya kepada manager.


Manager menerima cek dan kartu nama dari Kairos.


“Kairos ayo kita pulang.” Kat Acel


“Iya Acel, aku akan mengantar Elena pulang.”


“Baiklah kalau begitu, aku akan mengikutimu dari belakang.”


Mereka keluar dari restoran, lalu Kairos mengantar Elena pulang.


“Dear, aku minta maaf. Karena aku kamu sampai di pukul.” Kata Elena


Kairos tersenyum


“Ini bukan salahmu sayang, Clinton saja yang sudah keterlaluan kepadamu.” Kata Kairos sambil memegang tangan Elena


Elena menyandarkan kepalanya di bahu Kairos


Akhirnya mereke tiba di rumah Elena, Kairos memegang wajah Elena


“Besok kita makan siang di rumahku ya.” Kata Kairos lalu Elena menganggukan kepala


“Iya dear, kamu akan menjemputku?”


“Tentu saja sayang.” Kata Kairos kemudian dia mencium bibir Elena


Mereka saling berciuman di dalam mobil, Kairos memasukan lidahnya di dalam mulut Elena dan Elena menggigit lidah Kairos dengan lembut. Tangan Kairos meremas dada Elena, kemudian tangannya turun ke bawah dan masuk kedalam rok Elena. Dia memainkan jari jemarinya disana.


Elena memajamkan matanya dan merasakan permainan jari Kairos disana. Dia meremas rambut Kairos dan mendesah. Kairos mencium leher Elena sambil jari jemarinya masih bermain disana.


“Ah.. dear, aku mau keluar.” Bisik Elena di kuping Kairos


“Iya sayang.” Kata Kairos kemudian dia memainkan jarinya dengan cepat dan Elena memeluk Kairos dengan erat sambil mengerang kenikmatan. Kairos memeluk Elena kemudian mengecup bibir Elena.


Sementara di kediaman Tuan Adam, terlihat Clinton sedang mengompres wajahnya dengan es.


“Sialan, aku akan membalasnya. Kita lihat saja nanti, aku akan melenyapkanmu. Kamu beruntug karena ada adikmu, kalau tidak ada adikmu sudah kupecahkan kepalamu. Dan kamu Elena, aku membuat kamu menderita. Tunggu saja pembalasanku.” Kata Clinton dalam hati


Selamat membaca


Jangan lupa like dan komentar ya.


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2