End Of Love

End Of Love
SS2 EOL Eps 18


__ADS_3

Di kediaman Tuan Arnets terlihat Elena sedang bersiap siap, Elena akan pergi ke kampus. Dia melepaskan handuk yang membalut tubuhnya lalu dia mengambil handphone dan menghubungi Kairos.


Terdengar sudar Kairos dari seberang telepon


“Hallo sayang, hari ini kamu kulia?” Tanya Kairos


“Iya dear, hair ini aku kuliah.” Jawab Elena sambil berbaring di tempat tidur. “Kamu lagi dimana?”


“Umm.. aku lagi siap siap ske kantor sayang.” Jawab Kairos dari seberang telepon. “Sayang nanti makan siang di rumahku ya.”


“Baiklah, nanti kamu jemput aku di kampus ya.” Pinta Elena


“Tentu saja sayang, aku akan menjemputmu.”


“Baiklah kalau begitu, sampai nanti siang ya.” Kata Elena kemudian dia menutup teleponnya.


Elena bangun kemudian dia duduk di depan cermin lalu dia tersenyum


Sementara itu Kairos sedang bersiap siap ke kantor, dia mengambil tas kerjanya lalu keluar dari kamar dan pergi masuk ke dalam mobil. Kairos langsung berangkat ke kantor. Ryder dan Lincon mengikuti Kairos dari belakang.


Sedangkan Acel dia baru saja bangun, dia masuk kamar mandi lalu mandi. Selesai mandi dia memakai pakaiannya lalu dia turun dan pergi ke ruang makan. Dia duduk dan mengambil sarapan, sambil sarapan dia membuka handphonenya lalu melihat pesan pesan yang masuk di wa-nya. Dia melihat pesan dari teman temannya. Sambil makan dia membaca satu persatu pesan yang masuk di wa.


“Hm.. Tidak ada yang penting.” Kata Acel sambil menyuap makanan ke dalam mulutnya.


Selesai makan Acel kembali ke kamarnya, dia mengambil rokok dan korek lalu dia keluar dan menuju ke teras depan. Dia duduk dan menyalakan rokoknya, dia mengisap rokoknya kemudian menyemburkan asap keluar dari mulutnya. Tanpa sengaja dia melihat mobil yang di parkir di depan rumah mereka.


Acel memperhatikan mobil itu kemudian dia masuk ke dalam, dia menuju ke ruang kerja lalu memeriksa cctv depan. Dia ingin melihat sudah berapa lama mobil itu di depan rumah mereka. Acel membuka cctv dan melihatnya.


“Hmmm… sudah cukup lama mobil itu di depan rumah.” Kata Acel dalam hati.


Acel keluar dari ruang kerja lalu dia menemui Luca dan Alex yang lagi duduk di halaman belakang


“Luca Alex, yang lain mana?” Tanya Acel


“Umm.. Ryder dan Lincon lagi mengawal Kairos, Kalau Dean dia lagi bersama Carter dan orang baru di samping.”


“Ohh.. begitu. Oh ya di depan rumah ada mobil, sepertinya mereka sedang mengawasi rumah ini. Aku ingin kalian memeriksa siapa mereka, bawa mereka masuk ke dalam.” Kata Acel kepada Luca dan Alex. “Ajak juga Carter dan Dean, mungkin saja mereka bersenjata.” Kata Acel lagi


“Oh ya? Siapa mereka?” Tanya Alex


“Aku tidak tahu Alex, makanya aku meminta kalian untuk melihatnya.”


“Baiklah kalau begitu, ayo Luca.” Kata Alex kemudian mereka berdua menemui Dean dan Carter


Mereka memanggil Dean dan Carter untuk ikut mereka. Acel melihat mereka dari balik jendela kaca, dia melihat Carter, Dean, Luca dan Alex menghampiri mobil Van itu. Dean Dan Carter mengeluarkan senjata sedangkan Alex mengetuk kaca jendela mobil. Kaca jendela terbuka lalu luca langsung menodonghkan senjatanya kepada orang yang ada di dalam mobil


“Ayo keluar.” Kata Alex kepada orang itu. Alex melihat kedalam mobil ternyata mereka hanya berdua.


Kedua orang itu turun dari mobil lalu Mereka membawa kedua orang itu kedalam, Acel menemui mereka


“Alex bawa mereka ke gudang.” Kata Acel kepada Alex

__ADS_1


Mereka membawa kedua orang itu ke Gudang.


“Ayo duduk.” Perintah Luca kepada orang itu


“Siapa namamu?” Tanya Acel


“Aku Abel.”


Acel menatap yang satu lagi.


“Kalau kamu?”


“Aku Osbert.”


Acel mengambil kursi lalu dia duduk di hadapan Abel dan Osbert,


“Apa yang kalian lakukan di depan rumahku?” Tanya Acel


“Maaf Tuan kami hanya di perintahkan untuk mengawasi rumah Tuan.” Jawab Abel


“Siapa yang menyuruh kalian.” Tanya Acel lagi


“Maaf Tuan, kami tidak bisa mengatakannya. Kalau kami mengatkannya kami dan keluarga kami akan di bunuh.” Jawab Osbert.


“Umm.. begini. Kalau kamu mengatakannya padaku, maka aku akan melindugi kamu berdua serta keluarga kalian.” Kata Acel. “Sebutkan saja namanya, kalau kalian tidak bisa mengatakannya maka nyawa kalian juga akan melayang bersama keluarga kalian.”


“Tuan Jangan, aku akan mengatakannya tapi apakah Tuan bisa jamin keluarga akan aman?” Tanya Abel


“Baiklah tuan, aku akan mengatakannya. Umm.. yang menyuruh kami adalah Tuan Adam dan Clinton.” Jawab Osbert


“Ohh… dia lagi.” Kata Acel. “Umm.. begini saja. Aku ingin kalian berdua bekerja denganku.”


“Ehmm… bekerja dengan Anda Tuan?” Tanya Abel kepada Acel lalu Acel menganggukan kepala


“Iya bekerja padaku. Ummm… pekerjaan kalian adalah memata matai Clinton. Kalian harus mengatakan padaku apa saja yang akan di lakukan Clinton. Aku akan membayar kalian melebihi bayaran Tuan Adam dan Clinton. Bagaimana?”


“Tuan akan melindungi keluargaku?” Tanya Abel lagi


“Tentu saja aku akan melindungi keluarga kalian berdua. Bagaimana?”


“Baiklah Tuan, aku mau.” Jawab Osbert


“Bagus, sekarang kalian kembali kepada Clinton dan kalian laporkan kemana aku akan pergi supaya dia tidak curiga.”


“Baiklah Tuan, Terima kasih.” Ucap Abel.


“Hei.. jangan macam macam. Aku akan mengawasi kalian berdua.” Kata Carter


“Tentu saja, kami tidak akan mengkhianati Tuan Acel. Lagipula Tuan Adam dan Tuan Clinton sangat sombong. Kami akan melakukan perintah Tuan Acel.” Kata Abel lagi


“Baguslah kalau begitu, sekarang kalian kembali dan melapor kepada Clinton.” Kata Ace kemudian mereka melepaskan Abel dan Osbert.

__ADS_1


Hari menjelang siang Kairos menjemput Elena di kampus. Dia memarkirkan mobilnya lalu mengirim pesan kepada Elena, terlihat Elena keluar dan berjalan menuju ke mobil Kairos. Kairos membukakan pintu kemudian Elena masuk, Kairos langsung menjalankan mobilnya menuju kerumahnya.


“Kita makan siang di rumahku saja ya.” Kata Kairos sambil memegang tangan Elena


“Iya dear.” Jawab Elena sambil tersenyum.


Kairos dan Elena tiba di kediaman Kairos, mereka berdua turun dari mobil dan masuk kedalam rumah. Kairos mengajak Elena pergi ke ruang makan, di atas meja sudabh tersedia makanan.


“Sebentar sayang, aku mau lihat apakah Cella sudah pulang atau belum?” Kata Kairos kepada Elena


“Iya dear.”


Kairos meninggalkan Elena di ruang makan lalu dia naik ke atas menuju ke kamar Cella, Kairos membuka pintu kamar Cella tapi Cella tidak ada di kamar.


“Hmm.. dia belum pulang.” Kata Kairos dalam hati.


Kairos turun lalu menuju ke meja makan


“Cella belum pulang, kita makan saja sayang.” Kata Kairos kepada Elena.


Kairos mengambilkan makanan kepada Elena kemudian dia memberikannya kepada Elena. Elena mengambil makanan itu lalu dia tersenyum kepada Kairos


“Terima kasih dear.” Ucap Elena dan Kairos tersenyum


Kairos mengambil makanan untuknya kemudian mereka makan bersama, sesekali Elena menyuapi Kairos. Selesai makan Kairos mengajak Elena pergi ke halaman belakang, mereka berdua duduk di halaman belakag. Kairos menarik tangan Elena dan meminta Elena untuk duduk di pangkuannya, Elena duduk di pangkuan Kairos kemudian dia membelai rambut Kairos.


“Aku mencintaimu dear.” Kata Elena kemudian dia mengecup bibir Kairos.


Kairos tersenyum


“Aku juga mencintaimu sayang. Umm… bagaimana kalau selesai kamu kuliah kita langsung menikah saja?”


“Kamu ingin menikah denganku?” Tanya Elena seakan tak percaya


“Iya sayang, aku ingin menikah denganmu. Aku sangat mecintaimu.” Kata Kairos sambil membelai wajah Elena.


Elena memeluk Kairos


“Baiklah dear, selesai aku kuliah kita menikah.” Kata Elena


Kairos sangat senang kemudian dia memeluk Elena dengan erat.


“Kita ke kamarku sayang.” Bisik Kairos di kuping Elena dan Elena menganggukan kepala


Mereka berdua masuk kedalam kamar, lalu Kairos memeluk Elena dan mencium bibir Elena. Mereka berdau saling berciuman dan saling memainkan lidah. Tangan Kairos meremas dada Elena, sedangkan tangan Elena turun kebawah dan meraba milik Kairos.


Kairos membaringkan Elena di tempat tidur dan melepaskan pakaian Elena, dia juga melepaskan pakaiannya lalu kembali mencium Elena. Lalu mereka melakukan hubungan itu.


Selamat membaca


Jangan lupa like dan komentar ya

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2