End Of Love

End Of Love
SS2 EOL Eps 28


__ADS_3

Acel mendapat kabar dari Charlie kalau Clinton sudah tertangkap, Acel pergi menemui Kairos di kantornya. Acel memarkirkan motornya kemudian dia turun dan masuk ke dalam kantor, dia langsung menuju ke ruang kerja Kairos. Acel mengetuk pintu lalu terdengar suara Kairos menyuruhnya masuk.


Acel membuka pintu dan melihat Kairos di balik merja kerjanya.


“Hi Kairos, apakah aku mengganggumu?” Tanya Acel sambil berjalan menghampiri Kairos. dia menarik kursi lalu duduk di depan meja Kairos


“Umm.. tidak Acel. Ada apa?” Tanya Kairos sambil bersandar di kursi kerjanya


“Aku hanya ingin memberitahumu kalau Clinton sudah berhasil di tangkap, dan sekarang dia di kantor polisi.”


“Bagus Acel, kita tunggu saja. Apakah orang tuanya akan membebaskan dia.” Kata Kairos


“Iya Kairos, Charlie mengatakan padaku kalau sampai Clinton bebas maka dia milik Joe.” Kata Acel sambil tertawa.


“Aku akan membantu Joe kalau seandainya Clinton bebas.”


“Ehmm.. aku hanya bisa membantu mencari informasi di mana keberadaan Clinton kalau sampai dia bebas. Tapi kalau anak buah dari orang tua Clinton banyak, ya aku harus turun tangan.”


“Tentu saja Acel, apa kamu ingin kakakmu dan kekasih kembarmu jadi korban.” Canda Kairos lalu Acel


tertawa.


“Tentu saja tidak Kairos, aku tidak akan membiarkan itu terjadi kepada kamu dan Joe.” Kata Acel kemudian dia berdiri. “Baiklah Kairos aku pulang dulu. Oh ya kamu sudah makan?” Tanya Acel


“Iya Acel, aku sudah makan.” Jawab Kairos sambil tersenyum.


“Baiklah kalau begitu, aku pergi dulu.” Kata Acel kemudian dia memeluk Kairos.


“Hati hati ya!” Kata Kairos lalu Acel menganggukan kepala kemudian dia meninggalkan ruang kerja Kairos dan menuju parkiran


Acel naik ke atas motor kemudian dia memakai helm. Acel langsung meluncur dengan motornya kembali kerumah.


Sementara di rumah Cella kedatang Joe. Seperti biasa mereka berdua selalu duduk di teras belakang, Cella selalu duduk di pangkuan Joe dan bermanja manja kepada Joe.


“Cella nanti kalau aku sudah kembali ke Kota Seattle, kamu jangan lupakan aku ya.” Kata Joe sambil melingkarkan tangannya di pinggang Cella


“Mana mungkin aku melupakan orang yang aku Cintai, aku tidak akan melupakanmu. Yang aku takutkan itu kamu. Aku takut kamu tertarik dengan pasien atau perawat di tempatmu bekerja.”


Joe tersenyum lalu mengecup pipi Cella


“Tidak Cella, aku mencintaimu. Aku tidak akan tertarik dengan wanita lain.” Kata Joe sambil tersenyum


“Benarkah?” Tanya Cella sambil menatap mata Joe

__ADS_1


“Tentu saja Cella.” Kata Joe kemudian dia mencium bibir Cella


Acel tiba di rumah, dia lengsung masuk kedalam rumah. Acel menuju ke dapur lalu dia melihat Joe dan Cella sedang berciuman di teras. Acel tersenyum dan menggeleng gelengkan kepala.


“Ternyata kembarku sudah pintar berciuman.” Kata Acel sambil tersenyum.


Acel mengambil air putih kemudian dia menemui Cella dan Joe.


“Hi Joe, sudah lama?” Tanya Acel kepada Joe


Cella melihat Acel dan tersenyum kemudian dia berdiri dari pangkuan Joe dan duduk di samping Joe.


“Iya, aku sudah lama disini.” Jawab Joe sambil tersenyum kepada Acel


“Ohh…”Gumam Acel sambil minum air putih. “Oh ya Joe, Clinton sudah di tangkap dan sekarang dia sedang di tahan di kantor polisi


Joe menatap Acel


“Benarkah Acel?” Tanya Joe.


“Iya Joe, Charlie yang mengatakannya padaku.” Jawab Acel


“Aku senang mendengarnya, aku ingin lihat apakah orang tuanya akan membebaskan dia.”


“Tentu saja Acel, aku akan membuat dia menderita seumur hidupnya.” Kata Joe dengan marah.


“Iya Joe, buatlah sesuai yang kamu inginkan.” Kata Acel sambil tersenyum. “Oh ya apakah kalian berdua sudah makan?” Tanya Acel lagi


“Iya Acel aku dan Cella tadi makan di luar.” Jawab Joe


“Baiklah kalau begitu, aku mau makan dulu. Aku sudah lapar.” Kata Acel kemudian dia berdiri dan masuk ke dalam menuju ke ruang makan.


Di kantor polisi Clinton kedatangan Tuan Adam. Clinton di bawah oleh petugas untuk bertemu dengan Tuan Adam


Tuan Adam melihat Clinton lalu dia memeluknya.


“Kamu jangan khawatir, daddy akan mengeluarkanmu dari sini.” Bisik Tuan Adam


“Iya dad, keluarkan aku secepatnya dari sini.” Kata Clinton


“Kamu tenang saja, secepatnya daddy akan menebusmu.” Kata Tuan Adam sambil menepuk nepuk punggung Clinton. “Oh ya daddy bawakan makanan dan rokok untukmu. Ini makanlah.” Kata Tuan Adam sambil memberikan makanan yang dia bawah kepada Clinton.


Clinton mengambil makanan itu dan mulai memakannya. Tuan Adam memperhatikan Clinton yang lagi makan.

__ADS_1


“Aku tidak akan membiarkan anakku masuk penjara, aku akan membebaskannya lalu mengirim dia keluar negeri.” Kata Tuan Adam sambil memperhatikan Clinton. “Baiklah Clinton daddy pergi dulu, besok dady pastikan kamu sudah bebas.” Kata Tuan Adam sambil membelai rambut Clinton.


“Terima kasih dad, hati hati ya!” Kata Clinton kemudian dia berdiri dan memeluk Tuan Adam.


“Iya Clinton, daddy pergi dulu.” Kata Tuan Adam lalu dia meninggalkan Clinton dan kembali ke kediamannya.


Sementara di kantor, Kairos keluar dari ruangannya lalu dia menuju ke tempat parkir. Dia masuk ke dalam mobilnya kemudian dia bersandar di sandaran kursi mobil. Kairos memejamkan matanya, dia sangat merindukan Elena. Tiba tiba datang seorang wanita berdiri di samping mobil Kairos.


Dia mengatur pakaiannya sambil memandang dirinya di kaca jendela mobil milik Kairos. Kairos membuka matanya dan memandang wanita itu lalu dia tersenyum. Dia ingin tertawa saat wanita itu memegang ke dua dadanya dengan tangannya dan mengatur dadanya agar naik ke atas.


Kairos menutup multnya, dia menahan tawa di dalam mobil.


“Apa yang di lakukannya.” Kata Kairos sambil memperhatikan wanita itu dari dalam mobilnya.


Wanita itu membungkukkan badannya lalu memperhatikan wajahnya di kaca jendela, dia tidak menyadari kalau Kairos ada di dalam mobil. Tidak lama kemudian wanita itu masuk ke dalam kantor, Kairos langsung turun dari mobilnya lalu dia pergi masuk ke dalam kantor, dia ingin mengetahu siapa wanita itu.


Kairos masuk lalu dia mencari wanita itu, dia melihat wanita itu berada di dalam ruangan HRD. Kairos berdiri di dekat pintu dan mendengar percakapan mereka.


“Ohh dia mau di interview.” Kata Kairos dalam hati. “Dia mau melamar kerja sebagai apa?” Tanya Kairos kemudian dia pergi ke ruangannya. “Kalau dia sudah pergi aku akan menanyakan kepada mereka. Dia sangat lucu dan sepertinya dia berasal dari Asia.” Kata Kairos lagi sambil senyum senyum sendiri.


Tidak lama kemudian Kairos keluar dari ruangannya dan menuju ke ruang Hrd. Kairos masuk dan dia bertemu dengan Supervisor. Kairos memanggilnya dan menyuruh dia duduk.


“Ada apa Tuan Kairos?” Tanya Supervisor


“Tadi ada seorang wanita masuk ke sini, apa yang dia lakukan disini?” Tanya Kairos penasaran.


“Ohh.. dia ingin melamar pekerjaan Tuan, tapi perusahaan ini membuka lowongan bukan ke ahlian dia.”


“Memangnya dia melamar sebagai apa?” Tanya Kairos lagi.


“Umm… dia melamar sebagai tenaga cleaning service Tuan. Tapi tenaga cleaning service sudah cukup.”


“Kamu hubungi dia dan pekerjakan dia di kantor ini, tapi hanya khusus membersihkan ruanganku dan membuatkan kopi untukku.” Kata Kairos lalu Supervisor menganggukan kepala


“Baik Tuan Kairos aku akan menghubungi dia.”


“Terima kasih, oh ya siapa namanya?” Tanya Kairos lagi


“Ehm.. Laura Tuan.”


“Ohh.. Laura.” Gumam Kairos dalam hati. “Baiklah kalau begitu, jangan lupa hubungi dia dan suruh bekerja di kantor ini, bila perlu besok dia sudah mulai kerja.” Kata Kairos lalu dia kembali ke ruangannya.


Selamat membaca

__ADS_1


__ADS_2