End Of Love

End Of Love
EOL 32


__ADS_3

Jessica POV


Pagi pagi aku bangun dan badanku terasa sakit semua,tulang tulangku sakit. Aku mengingat kejadian semalam, aku berdiri dan turun dari tempat tidur. Aku berjalan ke kamar mandi untuk buang air kecil. Aku masuk ke kamar mandi dan buang air kecil dan aku merasakan sakit di daerah kewanitaanku, sakit sekali saat aku membersihkannya. “ Kenapa sesakit ini.” Dan aku melihat di celanaku juga ada darah. " Kenapa juga masih ada darah?" Aku kembali ke kamar kemudian aku mengunci pintu kembali dan aku berbaring. Aku memeluk guling dan tidur kembali.


Author POV


sementara di kamar, Carlos membuka matanya, dan duduk di samping tempat tidur. Dia melihat jam di meja sudah menunjukan pukul 09:00 dia berdiri dan berjalan, dan matanya tertuju pada sprei yang ada darah yang sudah kering. Dia menarik spreinya dan memasukan sprei kedalam kantong plastik dan membuangnya.


Carlos kembali ke kamar dan dia berbaring kembali. “ Seumur hidupku aku tidak pernah tidur dengan perempuan yang masih virgin, baru sekarang aku merasakan perempuan yang masih virgin. Aku tidak akan pernah melupakannya, lagi pula aku sudah jatuh cinta padanya.” Kata Carlos.


Carlos berdiri dan keluar kamar, dia turun kebawa dan menuju dapur. Carlos membuat coffee dan duduk di ruang makan. “ Jessica belum keluar dari kamar juga, dia belum sarapan.” Carlos memikirkan jessica. Carlos menghabiskan coffeenya dan kembali naik keatas dan masuk ke kamar, dia berbaring di tempat tidur. “ Biasanya hari begini aku dan Jessica pergi ke mall, tapi saat ini dia lagi marah padaku.” Kata Carlos dalam hati.


Jessica POV


Aku bangun dan bersandar di sandaran tempat tidur, aku malas keluar kamar apa lagi badanku sakit. Tapi aku merasa lapar, aku memutuskan untuk pergi ke dapur. Aku keluar kamar dan turun ke dapur, kemudian membuat susu dan mengoles roti dengan coklat selai. Aku menghabiskan susuku dan mengisi botol minuman dengan air putih, kemudian membawa beberapa roti dan biskuit juga botol minuman ke dalam kamar. Aku duduk di kursi menghadap jendela dan memakan roti untuk menghilangkan rasa laparku. Segelas susu dan sepotong roti cukup membuatku kenyang. Saat ini aku ingin mengurung diri di kamar, aku belum bisa melupakan kejadian semalam. Aku berdiri dan menuju tempat tidur dan berbaring. Aku mengambil handphoneku dan headset, kemudian mendengarkan musik. Dan membuat aku tertidur kembali.


Author POV


Sementara Carlos masih mengkhawatrkan Jessica. “ Sudah sore Jessica sampai saat ini belum keluar dari kamar, seharian dia belum makan.” Carlos tidak berani mengetuk pintu kamar Jessica. Carlos jadi memikirkan Jessica, dia khawatir Jessica sakit. Carlos jadi pusing memikirkannya.


Jessica POV


Keesokan harinya aku bangun pagi dan melihat jam di handphone sudah pukul enam. Aku tidak ingin ke sekolah. Aku mengirim pesan pada andrew. “ Hi Ndrew hari ini aku tidak sekolah, tolong sampaikan pada ibu ya. aku lagi tidak enak badan.” Pesannya terkirim dan Andrew sudah membacanya. Terlihat dia sedang mengetik. dan pesan dari andrew masuk.


“ kamu lagi sakit Jess.?" Aku membalas chat Andrew.


" Badanku pegel aja, kemarin aku bersih bersih apartemen jadi badanku pegel.” Aku berbohong pada Andrew. Dan Andrew membalas chatku.


“ Ok nanti aku sampaikan pada Bu guru. kamu istirahat ya.”


Dan aku membalasnya. “ Thanks ya Ndrew, sampai ketemu besok.


Aku meletakkan handphoneku di kasur, dan memeluk guling kemudian tidur kembali.


Author POV


Sementara Carlos bangun kesiangan, dia bangun dan masuk ke kamar mandi. Selesai mandi dia masuk lagi ke kamar dan memakai kaosnya, hari ini dia tidak ke kantor. Dia masih mengkhawatirkan Jessica, karena dari kemarin Jessica tidak makan. Carlos keluar kamar dan turun menuju dapur, dia membuat susu dan membakar roti lalu carlos duduk di ruang makan.


“ Jess biasanya kita sarapan sama sama, tapi sampai saat ini kamu masih mengurung diri di kamar.” Kata Carlos dalam hati


Jessica


Aku bangun dan duduk di tempat tidur, badanku sich sebenarnya sudah agak mendingan. Rasa sakit sudah mulai hilang tapi aku malas ke sekolah. Aku keluar kamar dan ke kamar mandi kemudian mandi, selesai mandi aku masuk lagi ke kamar dan ganti pakaian. Setelah itu aku turun ke dapur dan melihat Carlos lagi duduk di ruang makan. Aku berjalan menuju ke dapur, kami tidak saling sapa, aku memanaskan air dan membuat susu kemudian mengambil roti dan mengoles dengan cokelat. Selesai mengoles roti, aku berjalan ke ruang makan dan menarik kursi. Aku duduk tepat depan Carlos, kami masih saling diam. Dia memainkan gelas di atas meja dengan jarinya, kami tidak saling tatap.


Aku tidak mau bicara, Carlos tidak berani menatapku, dia hanya menunduk dan masih memainkan gelas di meja. Dia memutar mutar gelas di atas meja, kami berdua membisu.


Aku memakan roti dan menghabiskan susu, kemudian aku berdiri membawa gelas ke dapur dan mencucinya. Selesai mencuci gelas aku kembali naik ke atas dan masuk ke kamar.


Author POV


Carlos merasa lega Jessica sarapan dan minum susu. dari kemarin dia merasa khawatir karena seharian Jessica mengurung diri di kamar. Walau Jessica tidak menyapanya tapi Carlos senang Jessica baik baik saja. Carlos berdiri dan naik keatas dia juga masuk kedalam kamar dan berbaring.


Pagi pagi Carlos terbangun mendengar pintu kamar Jessica di tutup. “ Mungkin dia mau kesekolah.” Kata Carlos dalam hati. Carlos bangun dan mengambil uang di dompetnya dan keluar kamar kemudian dia turun ke ruang makan dan meletakkan uang di atas meja kemudian dia kembali naik ke atas dan masuk ke kamar lalu berbaring


Jessica


Hari ini aku harus kesekolah, aku rindu teman temanku. Aku mengirim pesan pada Andrew.


“ Hi bocah nanti jemput aku ya.” Tapi belum terkirim, “ mungkin dia lagi mandi.” Kataku dalam hati. Aku mengambil handuk dan pergi mandi, selesai mandi aku masuk lagi ke kamar kemudian memakai seragam sekolahku. Selesai aku turun ke dapur dan membuat susu, selesai membuat susu aku duduk di ruang makan dan melihat ada uang di atas meja. “ Pasti Carlos yang meletakkan uang itu.”


Aku membiarkan uang itu di atas meja, selesai minum susu aku kembali ke atas dan masuk ke kamar dan mengambil tasku kemudian memasukan buku buku ke dalam tas. Setelah itu aku keluar kamar dan mengambil sepatu lalu memakainya. Selesai memakai sepatu aku mengambil ponselku dan membaca pesan dari Andrew, ternyata dia sudah menungguku di depan gedung apartemen. aku keluar dari apartemen, dan ada yang kurang. Biasanya Carlos memintaku mencium pipinya. “ Hmmm….. Aku menarik nafas panjang dan langsung menuju lift kemudian menekan tombol dan liftnya terbuka. Aku masuk dan lift turun, sampai di lobby aku langsung keluar dan melihat Andrew sudah menungguku.

__ADS_1


Aku menghampiri Andrew dan Andrew menyapaku.


“ Selamat pagi Jess, sudah sehat?” Tanya Andrew


“ Iya, sudah mendingan.” Kataku sambil naik ke atas motor dan Andrew memberikan helm dan aku memakainya, kemudian Andrew menjalankan motornya menuju sekolah.


Author POV


“ Jessica sudah pergi ke sekolah, biasanya aku mencium keningnya, ada sesuatu yang hilang.” Kata Carlos dalam hati. Carlos bangun dan keluar kamar dan turun ke ruang makan, dia melihat uang yang dia letakkan di meja masih ada di atas meja. “ hemmm… Jessica tidak mengambilnya, dia masih marah padaku.” Kata carlos lagi kemudian dia kembali ke kamar dan mengambil handuk kemudian masuk kamar mandi. Selesai mandi dia kembali ke kamar dan memakai pakaiannya, Carlos ingin ke kantor. Dia memakai sepatunya, selesai memakai sepatu Carlos mengambil tas kerjanya dan turun ke bawah. Dia membuka pintu dan keluar, Carlos menutup kembali pintunya dan berjalan ke arah lift. Dia menekan tombol lift dan liftnya terbuka, Kemudian dia masuk dan lift turun sampai basement. Carlos keluar dan berjalan menuju mobilnya, dia membuka pintu dan masuk kedalam mobil dan menyalakan mesin mobil.


Carlos menjalankan mobil keluar dari basement dan menuju kekantor. Sepanjang jalan Carlos memikirkan Jessica. Sikap dingin jessica pada Carlos membuat Carlos tersiksa, dia melajukan mobilnya. Dia ingin segera sampai di kantor, begitu sampai di kantor Carlos memarkirkan mobilnya. Selesai memarkir mobil, Carlos langsung keluar dan masuk ke dalam kantor. Karyawan karyawan menyapa Carlos tapi dia hanya diam dan masuk ke dalam ruangannya. dia diam di dalam ruangan dan memikirkan Jessica.


Sementara di luar terjadi percakapan antar karyawan. “ Tidak biasanya boss seperti itu, kalau kita memberi salam pasti dia membalas sambil tersenyum ,dan wajahnya juga seperti menyimpan amarah.


“ Iya..Ya…” Jawab yang lainnya dan mereka kembali berkerja.


Jessica POV


Jam istirahat aku malas ke kantin aku memilih diam di kelas dan Andrew menghampiriku


“ Jess kamu tidak ke kantin?” Tanya Andrew


“ Nggak Ndrew, aku di kelas saja.”


“ Aku mau ke kantin kamu mau nitip apa?” Tanya Andrew lagi.


“ Biasa aja Ndrew juice.”


“ Ok… Tunggu ya.” Kata Andrew dan aku menganggukan kepala.


Andrew meninggalkanku sendiri di kelas dan pikiranku langsung melayang ke Carlos. Apakah aku terlalu berlebihan terhadap Carlos?” Beberapa hari ini kami saling diam. “ Kmmmm..” Aku memegang kepalaku dan menuduk di atas meja. Andrew menepuk bahuku, aku mengangkat kepala dan menatap Andrew.


Aku mengambil juice dari tangan Andrew


“ Thanks ya Ndrew.” aku meminum juicenya, dan Andrew menatapku.


“ Jess kamu baik baik saja?” Tanya Andrew padaku


Aku menganggukan kepala sambil meminum juice sampai habis dan bel berbunyi tanda jam istirahat selesai dan Andrew kembali ke tempat duduknya.


Author POV


Sementara di kantor Carlos pusing memikirkan Jessica, dia ingin pulang cepat dan bertemu dengan Jessica. Dia ingin bicara dengan Jessica, dia tidak mau Jessica diam terus padanya. Carlos ingin menyelesaikan semuanya, Carlos mengambil tasnya dan kunci mobil. Dia buru buru keluar menuju parkiran dan membuka pintu mobil dan masuk ke dalam mobil. Dia menghidupkan mobilnya dan langusng tancap gas, Carlos segera menuju ke apartemen. Dia melajukan mobilnya, dan tidak lama kemudian dia sampai. Carlos turun dari mobil dan menuju ke apartemen, dia masuk dan melemparkan tasnya ke sofa. Kemudian dia membuka sepatunya dan duduk di ruang tamu. Carlos menunggu Jessica pulang.


Jessica POV


Jam sekolah usai aku dan Andrew pulang bersama sama. Andrew mengantarku sampai depan gedung apartemen, dan aku turun dari motor.


“ Thanks Ya Ndrew.” Ucapku pada Andrew.


“ Yoi, sampai jumpa besok.” Kata Andrew padaku.


Aku masuk ke dalam dan menekan tombol lift dan liftnya terbuka. Aku tempelkan kartu dan menekan angka 18, lift tertutup dan naik. Akhirnya sampai, lift terbuka dan aku keluar berjalan menuju apartemen kemudian memasukan kode pengaman dan pintu terbuka, lalu aku masuk dan menutup kembali pintu. Aku melihat carlos lagi duduk di ruang tamu, Aku membuka sepatuku dan carlos mulai berjalan mendekatiku dan dia memegang tanganku..


“ Jess tolong jangan diam seperti itu, lebih baik kamu maki aku pukul aku atau tampar aku dari pada kamu diam seperti itu, aku tersiksa Jess.” Kata Carlos padaku.


Aku hanya diam dan melepaskan tangan carlos dan naik ke atas. Aku masuk ke kamar dan mengunci kamarku.


Author POV


Sementara itu Carlos semakin pusing. “ Jess hati kamu seperti batu.” Kata Carlos dalam hati.

__ADS_1


“ Kamu benar benar marah padaku.” Kata Carlos lagi. Dia ke dapur dan membuka kulkas dan mengambil air dan minum kemudian dia ke ruang makan dan duduk. Carlos menundukan kepalamya di atas meja makan, Jessica benar benar membuat Carlos tersiksa.


Jessica duduk di tempat tidur dan memikirkan Carlos. “ Aku terlalu berlebihan padanya.” Jessica berdiri dan membuka pintu kamarnya kemudian dia turun ke bawah ingin menemui carlos. Jessica melihat Carlos lagi tertunduk di meja makan. Jessica menghampiri Carlos dan memegang bahunya. Carlos mengangkat kepalanya dan memegang tangan Jessica dan menempelkan di pipinya.


Jessica melingkarkan tanganya di leher Carlos dan berbisik di kuping Carlos


“ Carlos aku minta maaf, aku sudah keterlaluan padamu.”


“ Tidak Jess, aku yang harus minta maaf padamu, karena sudah melakukan hal buruk padamu.” Kata Carlos pada Jessica, kemudian carlos berdiri dan memeluk Jessica. Carlos memeluk Jessica dengan erat dan Jessica membalasa pelukan Carlos. Mereka saling berpelukan, terlihat Carlos sangat bahagia, dan Carlos mencium kening Jessica.


Jessica tersenyum pada Carlos


“ Carlos aku mau istirahat aku mengantuk.” Kata Jessica pada Carlos.


“ Iya aku juga mau istirahat.”


Jessica dan carlos naik ke atas dan Carlos menarik tangan Jessica masuk ke kamarnya. Jessica menatap Carlos dengan heran. “ Istirahat di kamarku saja, aku janji tidak akan menyentuh kamu.” Kata carlos pada Jessica.


“ Janji?” Tanya Jessica.


“ Iya aku janji, kecuali kalau kamu yang meminta.” Canda Carlos pada Jessica, dan Jessica mencubit perut Carlos.


“ Auhhh sakit Jess.” Rintih Carlos Sambil memegang tangan Jessica.


“ Makanya jangan menggodaku.” Kata Jessica dengan suara manja


Carlos tersenyum dan memeluk Jessica, mereka berdua naik ke tempat tidur dan Jessica merebahkan kepalanya di dada Carlos. Dan Jessica seperti tidak percaya dengan apa yang di katakan Carlos.


“ Jess, aku sudah jatuh cinta padamu.” Kata Carlos sambil membelai rambut Jessica.


Jessica mengangkat kepalanya dan menatap Carlos. “ Kamu serius?” Tanya Jessica pada Carlos.


“ Iya Jessi, aku sudah jatuh cinta padamu, kamu mau jadi kekasihku?” Tanya carlos lagi.


“ Kamu serius padaku Carlos?” Tanya Jessica seperti tak yakin.


“ Iya Jessi aku sangat serius, jadilah kekasihku.” Kata Carlos sambil memohon.


Jessica menatap Carlos dan menganggukan kepala.


" Kamu mau menerima aku sebagai kekasihmu Jessi?” Tanya Carlos lagi, dan Jessica menganggukan kepala. Carlos memeluk Jessica dengan erat dan dia mencium pipi Jessica.


“ Jangan panggil aku Carlos lagi.” Kata Carlos pada Jessica.


“ Terus harus panggil apa?”


“ Panggil honey atau dear yang penting tidak memanggil nama.” Kata Carlos lagi sambil mengecup kening Jessica.


“ Baiklah kalau begitu aku panggil Beb saja.” Kata Jessica sambil tesenyum


Carlos tesenyum pada Jessica. “ Iya sayang panggil Beb saja.” Kata Carlos lagi kemudian dia mencium bibir Jessica dan mereka berdua saling berciuman. Carlos meremas dada Jessica tapi Jessica menghentikan ciuman Carlos.


“ Sudah beb, aku tidak ingin melakukannya. Milikku masih sakit.” Kata Jessica dan Carlos tertawa.


“ Baiklah sayang, kalau begitu kita tidur ya.” Kata Carlos kemudian dia memeluk Jessica.


Mereka berdua tidur sambil berpelukan.


Tunggu episode selanjutnya


Jangan lupa di like ya biar tambah semangat nulisnya..

__ADS_1


__ADS_2