
Handphone Acel berbunyi, dia melihat panggilan dari Osbert dan Acel langsung menjawabnya
“Hallo Osbert, apakah sudah ada kabar tentang Clinton?” Tanya Acel
“Sudah Tuan Acel, saat ini Clinton berada di villa orang tuanya di Philadelphia.” Jawab Osbert dari seberang telepon.
“Terima kasih Osbert, kerja yang sangat bagus.” Kata Acel kemudian dia menutup teleponya. “Clinton… Clinton, kamu pikir kamu bisa lari.” Kata Acel sambil tertawa kemudian dia menghubungi Charlie.
Terdengar suara Charlie dari seberang telepon
“Hallo Acel, apakah sudah ada kabar?” Tanya Charlie
“Iya Charlie, sekarang Clinton berada di villa milik orang tuanya di Philadelphia.”
“Ohh.. begitu. Terima kasih Acel atas informasinya.” Ucap Charlie dari seberang telepon
“Sama sama Charlie.” Balas Acel lalu dia menutup teleponnya.
Mendapat informasi dari Acel, Charlie langsung pergi ke kantor polisi dan menemui rekannya yang menangani kasus pembunuhan Elena.
Charlie masuk ke dalam ruang kerja rekannya
“Hi Isam, aku baru saja mendapat kabar tentang keberadaan Clinton.” Kata Charlie sambil duduk di depan meja kerja Isam
“Oh ya? Siapa informanmu Charlie?” Tanya Isam
“Itu rahasia Isam. Kamu mau tahu keberadaan Clinton atau tidak?”
“Tentu saja Charlie, dimana keberadaan Clinton sekarang?” Tanya Isam penasaran
“Isam dia sekarang berada di Philadelphia. Dia berada di villa milik orang tuanya.” Jawab Charlie sambil menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi.
“Kalau begitu aku harus menghubungi kepolisian di Philadelphia untuk membantuku menangkap Clinton.”
“Iya Isam, kamu harus menghubungi kepolisian disana dan mengajak kerja sama untuk menangkap Clinton. Lebih cepat lebih bagus Isam sebelum dia melarikan diri lagi.” Kata Charlie lagi.
“Baiklah Charlie, aku akan segara menghubungi mereka.” Kata Isam kemudian dia mengangkat gagang telepon dan menelepon kepolisian di Philadelphia.
Sementar itu Joe sedang bersiap siap, dia ingin pergi ke rumah Kairos. Dia ingin bertemu dengan Cella, Joe sudah jatuh cinta kepada Cella.
“Ahh.. Cella cantik sekali. Aku ingin memilikimu.” Kata Joe sambil menyemprotkan parfum di tubuhnya kemudian dia memakai kemeja. Joe mengambil sepatunya kemudian dia memakainya, dia berdiri di depan cermin melihat kalau pakaiannya sudah rapi atau belum.
Joe keluar dari kamarna lalu dia bertemu dengan Nyonya Arnets.
“Mom aku akan pergi ke rumah Kairos.” Kata Joe kepada Nyonya Arnets.
“Iya Joe, hati hati ya.” Kata Nyonya Arnets sambil memeluk dan mencium kening Joe
“Terima kasih mom.” Ucap Joe, dia juga mencium kedua pipi Nyonya Arnets kemudian dia masuk ke dalam mobilnya.
Joe langsung meluncur ke rumah Kairos. Tiba di kediaman Kairos Joe melihat wajahnya di kaca spion dan mengatur rambutnya kemudian dia turun dari mobil. Joe berpapasan dengan Carter
“Hi Carter apakah Cella ada di rumah?” Tanya Joe
__ADS_1
“Iya Joe, Cella baru saja sampai.” Jawab Carter kepada Joe
“Terima kasih Carter.” Ucap Joe kemudian dia mengetuk pintu
Dan pintu terbuka, Joe tersenyum kepada Cella.
“Selamata sore Cella, umm… apakah Acela ada?” Tanya Joe berpura pura.
“Ehm selamat sore Joe.” Balas Cella agak gugup. “Umm.. Acel belum pulang Joe, mungkin sebentar lagi dia pulang.” Jawab Cella sambil tersenyum
“Ohh.. begitu ya. Ehm.. boleh aku menunggu Acel di dalam?” Tanya Joe lalu Cella menganggukan kepala
‘Silahkan masuk Joe.” Kata Cella lalu dia dan Joe masuk ke dalam rumah. “Silahkan duduk Joe.”
Joe tersenyum kemudian dia duduk di sofa.
“Jadi kamu hanya sendiri saja di rumah?” Tanya Joe membuka pembicaraan.
“Iya Joe, tapi disini banyak anak buah Charlie jadi aku tidak takut.” Kata Cella sambil tersenyum
Joe terpana dengan senyuman Cella
“Ahh.. senyuman itu sungguh manis sekali.” Kata Joe dalam hati
“Ohh. Begitu ya. Oh ya Cella, nanti malam kamu mau kemana?” Tanya Joe
“Umm… aku tidak kemana mana. Kenapa Joe?”
“Ehm.. Bagaimana kalau kita makan malam bersama?” Tanya Joe. “Mudah mudahan dia mau menerima ajakanku.” Kata Joe dalam hati
“Umm.. bagaimana kalau jam delapan?” Tanya Joe lagi
“Kamu akan menjempuku?” Tanya Cella lagi
“Tentu saja aku akan menjemputmu.”
“Ok, baiklah.” Kata Cella
Joe terlihat sangat senang
“Terima kasih Cella, nanti jam delapan aku sudah disini.” Kata Joe
“Baik Joe.”
“Baiklah Cella kalau begitu aku pergi dulu ya, sepertinya Acel masih lama.” Kata Joe kepada Cella’
“Umm… kamu tidak menunggu Acel?”
“Tidak Cella, nanti kalau Acel pulang katakan saja aku mencarinya.” Kata Joe sambil tersenyum
“Baiklah Joe, nanti aku beritahu Acel.”
“Terima kasih Cella, kalau begitu aku pergi dulu ya.” Kata Joe kemudian dia berdiri. “Sampai nanti malam ya.” Kata Joe lagi lalu Cella menganggukan kepala
__ADS_1
Joe meninggalkan kediaman Kairos dan kembali ke rumah.
Sementara itu Cella masuk kedalam kamarnya, dia mengambil handuk lalu masuk ke dalam kamar mandi kemudian dia mandi. Selesai mandi dia memakai kimono lalu duduk di depan cermin.
Kairos tiba di rumah, dia langsung masuk ke dalam rumah dan menuju ke kamarnya. Dia mengganti pakaiannya kemudian dia keluar dari kamarnya. Dia naik ke atas menuju ke kamar Cella Kairos mengetuk pintu lalau terdengar suara Cella dari dalam menyuruh Kairos masuk. Kairos masuk, dia melihat Cella duduk di depan cermin.
“Kamu mau pergi Cella?” Tanya Kairos sambil mencium pipi Cella
Cella menatap Kairos dari cermin
“Iya Kairos, aku di ajak Joe makan malam bersamanya.” Jawab Cella sambil tersenyum
“Ohh.. begitu.” Gumam Kairos. “Apakah Joe tadi datang kesini?”
“Iya Kairos, tadi Joe datang kesini mencari Acel tapi Acel belum pulang.” Jawab Cella
Kairos tertawa dan melingkarkan tangannya di leher Cella
“Cella, sebenarnya Joe tidak mencari Acel. Tujuan dia kesini ingin bertemu denganmu tapi alasan mencari Acel.”
Cella memutar badannya menghadap Kairos.
“Benarkah Kairos?” Tanya Cella
“Ahh.. Cella. Joe itu sangat menyukaimu. Kata Kairos sambil mencubit kedua pipi Cella. “Apakah kamu menyukai Joe? Tanya Kairos
“Umm.. aku tidak tahu.” Jawab Cella sambil duduk kembali menghadap cermin.
Kairos tertawa
“Jangan jangan adikku sudah jatuh cinta kepada Joe.” Canda Kairos
“Ahh… Kairos jangan menggodaku.” Kata Cella dengan manja.
Kairos membelai rambut Cella
“Cella, tidak apa apa kamu pacaran asalkan kamu bisa menjaga tubuhmu.” Kata Kairos lalu Cella tersenyum
“Iya kakaku sayang, tentu saja aku akan menjaga tubuhku.” Kata Cella sambil tersenyum
“Itu bagus adikku. Kamu boleh pacarana dengan Joe tapi kalau dia ajak tidur bersamanya, kamu harus menolaknya.” Kata Kairos lagi
“Tentu saja Kairos, aku akan melakukannya kalau aku sudah menikah.” Jawab Cella
“Aku senang mendengarnya.” Kata Kairos lalu dia mencium kedua pipi Cella dan meninggalkan Cella.
Kairos kembali ke kamarnya kemudian dia berbaring di tempat tidur.
“Aku sangat merindukan Elena.” Kata Kairos dalam hati. “Besok aku akan pergi melihat makamnya. Mudah mudahan polisi cepat menemukan Clinton.” Kata Kairos lagi dalam hati kemudian dia memejamkan matanya.
Selamat membaca
Jangan lupa like dan komentar ya
__ADS_1
Terima kasih