End Of Love

End Of Love
SS2 EOL Eps 6


__ADS_3

Kairos menyemprotkan parfum di badannya, dia bersiap siap untuk bertemu dengan Emily. Acel masuk kedalam kamar Kairos.


“Hmm.. harum sekali, sepertinya kakaku ada kencan malam ini.” Goda Acel pada Kairos dan Kairos terenyum.


“Iya Acel aku ada kencan malam ini dengan perempuan cantik.” Canda Kairos kepada Acel.


“Ah… akhirnya. Semoga kakaku beruntung malam ini.” Canda Acel lagi.


“Ok Acel aku sudah selesai dan aku harus pergi sekarang, aku pinjam motormu lagi ya.”


“Hemm.. kenapa kamu tidak memakai mobil Kairos?” Tanya Acel dengan heran


“Acel, aku tidak ingin perempuan menyukaiku karena melihat apa yang melekat pada diriku. Aku ingin mereka menyukaiku apa adanya.”


“Itu bagus Kairos, ok sebentar aku ambil kunci motorku.” Kata Acel kemudian dia keluar dari kamar Kairos dan pergi kekamarnya lalu mengambil kunci motornya kemudian dia kembali kekamar Kairos. “Ini Kairos kunci motornya.”


Kairos tersenyum kepada Acel dan mengambil kunci motor dari tangan Acel. “Oh ya Acel besok kamu kuliah jam berapa?” Tanya Kairos.


“Umm.., besok aku tidak ada mata kuliah Kairos. Kenapa?”


“Begini Acel, besok kalau aku tidak pulang tolong kamu antar Cella ke kampusnya ya.”


“Memangnya kamu tidak akan pulang Kairos?” Tanya Acel pada Kairos dengan heran. “Terus kamu akan tidur dimana?”


“Hmm.. Acel aku rencana tidak akan pulang, aku menyewa flat dan mungkin aku akan tidur di flat. Aku lagi menyamar Acel.”


“Baiklah Kairos, semoga berhasil. Besok aku akan mengantar Cella ke kampus.”


“Terima kasih Acel. Kalau begitu aku pergi dulu ya.” Pamit Kairos pada Acel kemudian dia keluar dari kamar. Dia pergi keluar lalu naik ke motornya. Kairos mengeluarkan handphonenya lalu mengirim pesan by wa pada Emily.


“Hi Emily nanti aku jemput kamu dimana?” Kairos mengirim pesan itu dan langsung di baca Emily. Tidak lama kemudian pesan masuk lagi ke hanphone Kairos dan Kairos membacanya.


“Hi Kairos jemput aku di flatku saja. Ini alamatnya.” Emily memberikan alamatnya pada Kairos dan Kairos langsung meluncur ke flat Emily. Kairos memarkirkan motornya kemudian dia menuju ke flat Emily. Kairos mengetuk pintu dan Emily membukakan pintu pada Kairos.


“Hi Emily, apakah kamu sudah selesai?” Tanya Kairos pada Emily.


“Iya Kairos aku sudah selesai. Kita jalan sekarang saja ya!”


“Baiklah emily, kalau begitu ayo kita jalan!” Kata Kairos pada Emily kemudian mereka berdua menuju ke parkiran motor lalu Kairos naik ke motornya begitu juga Emily dia langsung naik ke motor dan Kairos memberikan helm pada Emily lalu Emily memakainya. Kairos langsung mengarahkan motornya ke restoran.


Sampai di restoran mereka berdua mencari tempat duduk menghadap pantai. Mereka berdua duduk dan pelayan datang membawa buku menu pada mereka berdua. Kairos mengambil buku menu lalu melihat lihat makanan yang ada di buku menu.


“Oh ya Emily, kamu mau pesan apa?” Tanya Kairos sambil melihat lihat buku menu.


“Eemm…, sebentar Kairos aku lihat dulu.” Jawab Emily. “Umm.. Kairos aku pesan ini saja. Pasta primavera.”


“Baik Emily. Emm.., kalau aku eggplant parmesan.Terus minumnya aku ingin wine saja. Kalau kamu minumnya apa Emily?” Tanya Kairos lagi.


“Sama seperti kamu saja Kairos, wine saja.”


“Baiklah kalau begitu.” Kairos memberikan pesanan mereka kepada pelayan. Sambil menunggu pesanan mereka berdu berbincang bincang.


“Oh ya Emily, kamu kuliah ambil jurusan apa?” Tanya Kairos membuka pembicaraan


“Ehmm.., aku mengambil jurusan Program Ilmu Pengetahuan Murni dan Terapan.” Jawab Emily pada Kairos sambil tersenyum.

__ADS_1


“Ah.., senyumannya manis.” Kata Kairos dalam hati. “Oh begitu ya.”


“Iya Kairos. Kalau kamu?” Tanya Emily.


“Umm.., kalau aku sempat ambil ilmu perhotelan tapi aku berhenti.” Bohong Kairos pada Emily.


“Kenapa berhenti Kairos?”


“Aku tidak punya waktu Emily, karena aku bekerja sambil kuliah dan jam kerja juga kuliah sering bertabrakan. Jadi aku memilih berhenti.” Kata Kairos lagi.


“Ohh.. begitu. Memang sulit kalau bekerja sambil kuliah Kairos, kita tidak bisa mengatur waktu.” Kata Emily


“Iya Emily, makanya aku berhenti.” Kata Kairos sambil tersenyum dan pesanan mereka datang.


Lalu mereka berdua makan sambil berbincang. Selesai makan Kairos mengajak Emily untuk duduk di pinggir pantai. Kairos membawa gelas wine mereka dan mereka duduk dipinggir pantai.


“Oh ya Emily, sudah berapa lama kamu sendiri.” Tanya Kairos.


“Hmm.., sudah sekitar satu tahun Kairos.”


“Oh begitu ya, kamu yang meninggalkan pacarmu atau?”


“Keputusan bersama jadi bukan aku yang meninggalkannya dan bukan dia yang meninggalkan aku.” Jawab Emily sambil tertawa.


“Hmm.. maksudnya? Aku tidak mengerti Emily.” Tanya Kairos dengan heran


“Aku hanya bercanda Kairos, jangan bingung seperti itu.” Kata Emily sambil tertawa


“Aku pikir kamu serious Emily.”


“Aku yang meninggalkan pacarku karena dia mengkhianatiku.” Kata Emily pada Kairos.


“Iya Kairos. Kalau kamu?”


“Aku pernah pacarana tapi waktu aku masih di high school, pacaran belum serius.” Kata Kairos sambil tersenyum


“Sampai sekarang kamu belum pacaran juga Kairos? Umur kamu sekarang berapa?”


“Iya. Sampai sekarang aku belum pacaran lagi, masih malas. Umurku sekarang 23 tahun. Kalau kamu umur berapa sekarang Emily?” Tanya Kairos pada Emily sambil meneguk wine yang ada di gelasnya.


“Umurku 21 Kairos. Kita beda dua tahun ya.” Kata Emily sambil tersenyum pada Kairos.


“Iya Emily kita beda dua tahun. Kamu tidak ingin punya pacar lagi?”


“Hemmm.. Ingin Kairos, tapi siapa yang mau padaku.” Canda Emily pada Kairos dan Kairos tertawa.


“Pasti banyak yang menyukaimu Emily. Kamu cantik, tidak mungkin laki laki tidak akan tertarik padamu.”


“Ah.. Kairos buktinya aku masih sendiri, belum punya pacar.” Kata Emily lagi.


“Tidak mungkin, kamu saja yang suka memilih laki laki.”


“Tidak Kairos , aku tidak pemilih.” Kata Emily lagi.


“Aku hanya bercanda Emily. Jangan di tanggapi dengan serius.” Kata Kairos pada Emily dan Emily tersenyum pada Kairos.

__ADS_1


Kairos melihat jam di tangannya sudah menujukan pukul 23:30.


“Oh ya Emily sudah larut malam. Bagaimana kalau kita pulang?”


“Baiklah Kairos. Ayo kita pulang!”


Kairos dan Emily berjalan keparkiran motor kemudia Kairos mengantar Emily pulang ke flat. Sampai di flat Emily mengajak Kairos untuk masuk kedalam flatnya. Kairos masuk dan Emily meyuruh Kairos untuk duduk.


Kairos duduk di sofa sambil memperhatikan Emily yang masuk kekamarnya. Tidak lama kemudian Emily keluar dari kamarnya dengan hanya menggunakan celana pendek dan tank top kemudian dia duduk di dekat Kairos.


“Oh ya Kairos, apakah kamu pernah melakukan hubugan sex?” Tanya Emily


“Uummm…, iya pernah waktu aku masih kuliah. Aku melakukannya dengan temanku.” Kata Kairos. “Kalau kamu?”


“Iya, aku pernah dan terakhir setahun yang lalu. Aku sering melakukannya dengan mantan pacarku.”


“Oh begitu ya.” Kata Kairos sambil tersenyum.


“Iya Kairos.” Emily mulai mendekat kepada Kairos dan tiba tiba dia mencium bibir Kairos.


Kairos terkejut tapi akhirnya dia membalas ciuman Emily, mereka berdua saling berciuman. Tangan Emily mulai menggerayangi badan Kairos tapi Kairos menahannya kemudian Kairos berhenti mencium Emily.


“Kenapa Kairos? Kenapa kamu berhenti menciumku?”


“Maaf Emily aku tidak bisa.” Kata Kairos pada Emily.


“Kenapa tidak bisa Kairos, kita sama sama sudah pernah merasakannya. Bagaimana kalau malam ini kita melakukannya?”


“Tapi Emily..”


Belum sempat Kairos bicara Emily sudah menerjang kembali bibir Kairos dan akhirnya mereka berdua kembali berciuman. Emily melepaskan kemeja Kairos dan membuka kancing celana Kairos dan memasukkan tangannya kedalam celana Kairos. Sambil berciuman dengan Kairos tanganya memainkan milik Kairos.


Kairos melepaskan pakain Emily dan membaringkan Emily di sofa. Dan akhirnya mereka berdua melakukan hubungan.


“Ah… Kairos pelan pelan, Aku merasakan sakit.”


Kairos berhenti dan menatap Emily


“Bukannya kamu sudah pernah melakukan hubungan? Kenapa kamu merasa sakit?” Tanya Kairos dengan heran


“Iya Kairos, aku sudah pernah melakukannya. Tapi sudah setahun lebih aku tidak melakukan hubungan itu, makanya aku merasakan sakit.”


“Ohh… begitu.” Gumam Kairos


“Pelan pelan ya Kairos.” Pinta Emily


“Baiklah.”


Mereka berdua kembali berciuman dan Kairos melakukan itu. Dia melakukannya dengan pelan pelan sampai akhirnya terdengar desahan dari mulut Emily


Mereka saling mengganti gaya dan posisi dan akhirnya mereka sampai pada puncak kenikmatan. Emily terbaring lemas di atas tubuh Kairos.


Kairos membelai rambut Emily dan mengecup kening Emily kemudian Kairos mengangkat Emily dan memindahkannya di kamar Emily. Dia berbaring di samping Emily dan Emily memeluk Kairos lalu tidur di dada Kairos. Akhirnya Kairos juga tertidur di flat Emily.


Selamat mencoba

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen ya..


Terima kasih


__ADS_2