
"Ayu, kamu tau gak sih kalau makan mi instan setiap hari itu gak baik untuk kesehatan?"
Ayu mencibir mendengar ucapan Bella yang sok menasehati dirinya, sementara di saat yang sama gadis itu justru sedang melahap makanan instan yang kaya akan MSG alias Monosodium glutamate, yang merupakan zat penambah rasa yang sangat diminati sejuta umat itu.
"Egh, malah mencibir gitu bibirnya ... gak percaya? Ya udah, kalau gak percaya coba deh tanya Om Google ..."
"Iya, iya, Ayu udah tau, gak perlu pake acara googling segala ..." sungut Ayu sambil menyandarkan tubuhnya ke dinding, sementara Bella masih sibuk menyeruput kuah mi instan yang nyaris tandas, langsung dari baskomnya.
"Nah, kalau udah tahu gak baik, trus kenapa kamu selalu nyetock mi instan setiap hari ...?" Bella masih betah bercuap-cuap, sambil menaruh sumpit keatas baskom yang sudah tandas isinya sampe ke-kuah-kuahnya sekalian.
Ayu melotot mendapati kalimat Bella yang sok galak kepadanya.
"Ya kan kamu yang doyan, Bell, bukan Ayu. Ayu nyetock mi instan karena tiap kesini perasaan mi instan mulu deh yang kamu cariin ..."
Bella yang seolah baru tersadar akhirnya hanya bisa nyengir. "Dih, sensi, gak tiap hari kali Bella kesini ..."
"Iya emang gak tiap hari kesini, tapi sekalinya muncul di jam-jam yang aneh kayak gini, selalu aja buat mi instan. Makanya Ayu nyetock terus, udah tau seleranya kamu, Bell ..."
"Hhhhmmm ... Iya deh, iya ..." pungkas Bella cepat, sadar bahwa yang diucapkan Ayu adalah kebenarannya, karena setiap kali Bella muncul di kostan Ayu, mau jam berapapun itu pasti Bella bakal membuat mi instan, sedangkan Ayu si empunya kost hanya keseringan menemani Bella makan tengah malam seperti ini, jarang ikut nimbrung makan bareng.
Merasa perutnya sudah kekenyangan karena telah terisi penuh oleh satu porsi mi instan rasa cakalang yang pedasnya nampol, Bella dengan santainya membaringkan tubuh keatas tikar, tempat dirinya dan Ayu duduk lesehan.
Mendapati pemandangan tersebut Ayu hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat sikap Bella yang cuek bebek. Ia bangkit guna membereskan bekas baskom, sumpit dan gelas yang habis dipakai Bella makan, khawatir jika tidak dibereskan nanti bisa berantakan dan mengotori tikar kecil miliknya yang menghiasi sudut kamar kost-an yang berukuran minimalis tersebut.
__ADS_1
"Giliran kenyang aja langsung tiduran ..." dumel Ayu seraya bangkit dan berjalan kearah dapur super mini, guna menaruh bekas peralatan makan yang digunakan Bella.
Mendengar dumelan Ayu membuat Bella terkekeh. "Tua banget yang lagi ngomel ..." ejek Bella sengaja menggoda Ayu yang refleks menoleh dan melotot kearahnya.
Usai menaruh peralatan bekas makan Bella, Ayu kembali menghempaskan duduknya ke atas tikar, tepat di sebelah Bella yang sedang rebahan cantik.
"Hoayeeemm ... ngantuk dan capeknya udah mulai terasa nih ..." imbuh Bella dengan mata terpejam.
"Jangan tidur di tikar dong, Bell, ntar bangun-bangun punggungmu sakit pasti ..."
"Dahlah, gak pa-pa, males pindah, lagian di tikar lebih enak ..."
Lagi-lagi Ayu hanya bisa geleng-geleng kepala menghadapi keras kepalanya Bella.
"Huhh, kalau dibilangin pasti gitu ..."
"Serah deh, Bell,"
Ayu mengalah, males adu mulut sama Bella karena sudah pasti dia gak bakal menang.
"Bell, emangnya kamu darimana aja sih? Tadi papamu nelpon Ayu tuh, besok pagi katanya mau dijemput ..."
Bella tersenyum usil begitu mendapati pertanyaan Ayu.
__ADS_1
"Masih nanya Bella darimana? Kamu kayak gak tau aja, Yu ..."
"Ngintilin Om Eros lagi?"
"Hhmm ..."
"Ishh ..."
"Apa? Buktinya tadi di anterin kesini ..." Bella melirik kenes kearah Ayu. Kelihatan banget bahagianya diperhatikan oleh seorang Eros Rahadian meskipun hanya seujung kuku.
"Dianterin doang, dipacarin enggak ..." ledek Ayu, membuat Bella langsung terkejut dan beringsut bangkit, gak menyangka bila Ayu berani mengejeknya, mana ejekannya juga tepat sasaran.
"Jahat Ayu ...!" protes Bella dengan wajah terlipat, membuat Ayu terkikik geli.
"Lagian kamu tuh udah ngejar Om Eros segitunya, tapi gak dapet-dapet juga ..."
"Tunggu aja tanggal mainnya ..."
"Kapaaaannn ...?"
"Iya, ditunggu aja ..."
Tawa Ayu kembali berderai. "Ayu udah karatan kali nunggu kapan kalian jadiannya, udah dari jaman tyrex sampe sekarang, belum juga kelihatan hilalnya ... ahahhaha ..." Ayu kembali tertawa jahat, demi mendapati wajah cemberut Bella yang terpampang nyata, lengkap dengan sepasang mata yang kini melotot lucu ...
__ADS_1
...
NEXT ...