HALLO, OM ...!

HALLO, OM ...!
BERSEPAKAT SEJAK AWAL


__ADS_3

Lambaian tangan Bella yang terlihat bersemangat saat menghampiri mobil Eros telah membuat Eros merasa lega.


Rasanya tidak sia-sia Eros menunggu sang pujaan hati hingga puluhan menit lamanya, hingga hari mulai beranjak temaram, jika pada akhirnya Eros bisa menikmati senyum manis Bella, yang saking manisnya seolah bisa bikin pabrik gula tutup semua!


(Heuheu ... Dasar Om-Om bucin ... ðŸĪŠ)


"Hallo, Om ... Udah dari tadi nunggunya yah?" kicauan Bella langsung menyapa begitu tubuh ramping gadis berkulit putih mulus itu nyelonong begitu saja kedalam mobil sport berwarna hitam milik Eros.


"Lumayan lah, Bell ..." imbuh Eros sambil tersenyum manis.


"Maaf yah, Om, kalo Bella agak lama. Soalnya tadi Bella nungguin Andre yang nyalin tugasnya pake buku catatan Bella ..."


"Iya Bell, gak pa-pa kok." pungkas Eros sambil mengacak sejenak rambut depan Bella, sebelum akhirnya ia menarik seatbelt sebagai gestur bahwa mereka akan segera berlalu dari area parkiran kampus milik Bella.


Cup.


Sebuah kecupan singkat di bagian pelipis cukup mengejutkan Eros, yang begitu tersadar hanya bisa geleng kepala beberapa kali akibat ulah nekad Bella tersebut.


Hawa panas yang menjalar di wajah membuat Eros malu sendiri, meskipun tentu saja bukan Eros namanya kalau dia tidak bisa bersikap cool meskipun dalam hatinya melting abis.


Mungkin yang ada didalam pikiran Eros, gengsi dong kalau pria seumuran dirinya bisa dengan mudah dibuat salting brutal oleh gadis seumuran Bella, apalagi dengan sepak terjang seorang Eros Rahadian yang cukup melegenda dikalangan para wanita!

__ADS_1


Iya deh, kali ini Eros memang sedang berlagak sok cool. Tapi sesungguhnya, sejauh mana pengalaman Eros akan sosok wanita dengan berbagai tipe dan sifat, tetap saja Eros tidak bisa memungkiri bahwa bersama Bella rasanya sangatlah berbeda.


Entah kenapa apapun yang diperbuat gadis belia itu selalu saja terasa manis dan unik, juga bikin terngiang-ngiang.


'Mana pas nyiumnya santai banget lagi kayak di pantai ... Kayak gak punya beban ... Gak punya dosa ... Sama sekali gak mikirin perasaan abege tua yang berserakan kemana-mana ...'


Membathinkan hal konyol tersebut membuat Eros melirik sejenak kearah Bella, yang malah duduk manis disebelahnya dengan wajah yang dipenuhi senyuman, seolah gadis itu tidak pernah melakukan apa-apa sebelumnya.


"Jangan lupa pake seatbeltnya dulu, Bell ..." ucap Eros mengingatkan Bella.


"Oh iya, lupa ..." Bella nyengir mendapati dirinya yang terlalu banyak memikirkan hal yang indah, sehingga nyaris melupakan standar keselamatan dalam berkendara.


"Kita jadi ke apartemen Om Eros, kan?"


Tanya Bella kemudian, manakala mobil milik Eros mulai bergerak meninggalkan area belakang parkiran kampusnya yang menjelang Maghrib ini terasa lebih lenggang dari biasanya.


"Hhmm ..."


"Tapi kita mau belanja dulu kan, Om?" Bella berkicau lagi.


Kali ini kepala Eros terlihat menggeleng.

__ADS_1


"Loh, kenapa? Bukannya kemarin Om Eros udah janji mau masakin makanan yang enak buat Bella ...? Gak jadi yah, Om ...?" jelas sekali terlihat raut kekecewaan di wajah imut milik Bella.


"Jadi kok. Tapi maaf yah, Bell ... Sebelum Om jemput kamu, tadi Om memutuskan untuk belanja duluan keperluannya. Perasaan Om masih gak enak kalo harus jalan sama Bella di tempat umum sebelum persoalan rumah tangga Om selesai. Om gak mau nantinya ada yang mengenali Om atau mengenali Bella, kemudian karena semua itu, nantinya Bella bakalan di cap yang enggak-enggak ..."


Bella terdiam sejenak mendengar penjelasan Eros yang panjang-lebar.


Dalam hati Bella membenarkan semua ucapan Eros.


Memang semuanya benar, tak ada yang salah.


Bella paham betul bahwa yang dilakukan Eros semata-mata hanya ingin menjaga nama baiknya saja, karena secara hukum Eros sendiri masih belum berstatus sebagai pria lajang.


Tapi toh tetap saja Bella tak kuasa mencegah rasa kesedihan yang memeluk sanubarinya begitu saja.


Baru sehari mereka berikrar untuk mewujudkan cita-cita masa depan bersama, namun satu per satu rintangan mulai bermunculan silih berganti.


Bella sangat berharap Eros mampu menyelesaikan semua persoalan yang ada, seperti janji pria itu, saat sejak awal mereka bersepakat untuk menjalin cinta ...


Next ...


🧕 : Jangan lupa di Like and Support yah 🙏

__ADS_1


__ADS_2