
Crazy up!
...
Seperti dugaan Eros sejak awal, Eros merasa yakin betul bahwa malam ini ia pasti akan mendapati gadis yang telah mengacaukan pikirannya seminggu terakhir ini.
Dugaan Eros itupun tak meleset sama sekali, karena dibawah sana, tepat diatas lantai dansa, Eros telah mendapati Bella berada diantara hiruk-pikuk keceriaan para remaja seusianya, ditengah meriahnya pesta ulang tahun Steve.
Semua pengamatan yang sedang Eros lakukan secara intens malam ini berawal dari kemarin siang, saat Eros telah diberitahukan oleh Dani sang manager bahwa ada seorang pengusaha yang hendak membooking Miracle pada besok malam, sebagai hadiah ulang tahun sang anak.
Andrean Suryaatmadja.
Kenapa nama itu terdengar begitu familiar?
Of Course.
Terang saja terdengar familiar, karena ternyata, yang dimaksud dengan moment ulang tahun putra kesayangan sang pengusaha itu tak lain dan tak bukan adalah Steve Alexander Suryaatmadja.
Kemudian jangan tanyakan kenapa Eros bisa mengetahui seluk beluk keluarga Steve dengan begitu baik, karena alasan dari semua itu tak lain adalah karena dalam seminggu terakhir ini Eros telah menjadi seorang stalker sejati pria itu.
Eros tau persis kedekatan Bella dengan Steve telah terjalin cukup lama.
Eros bahkan was-was jika hubungan diantara keduanya akan berkembang pesat sehingga menjadi semakin dekat.
Menjadi stalker dari beberapa akun sosial media Steve adalah salah satu jalan ninja Eros demi mengetahui latar belakang Steve, sekaligus mencari tau sejauh mana hubungan pria itu dengan Bella sekarang.
Pasca penolakan Eros kepada Bella pada weekend kemarin, sungguh Eros tak menyangka jika setelah insiden itu Bella benar-benar menghilang dari perputaran harinya bak tertelan bumi.
Bella tak pernah sekalipun terlihat mendatangi Miracle.
Bukan hanya itu, gadis itu juga benar-benar berhenti mengganggu Eros.
Tak pernah ada lagi telepon iseng begitupun dengan chat-chat absurd yang biasanya mewarnai sepanjang hari Eros.
Bella bahkan menghilang dari dunia maya yang biasanya kerap memuat aktifitasnya setiap hari.
__ADS_1
Sialnya, tepat setelah gadis itu menarik diri begitu rupa, entah kenapa sejak saat itu juga Eros merasakan kehilangan yang teramat sangat.
Tidur tak tenang, makan tak enak, sehingga setiap hari yang terlewat terasa hampa.
Suatu ketika Eros bahkan pernah nekad mendatangi kampus Bella, namun luasnya area kampus malah membuat Eros bingung harus mencari Bella kemana.
Sementara untuk datang berkunjung kerumah, Eros tak punya keberanian.
Dari BIyan, Eros mendapat informasi bahwa Rania sedang menemani Bella tepat di saat Biyan berangkat keluar kota, dan oleh karena itulah Eros tidak ingin mengambil resiko.
Kemarin lewat Anya, Rania bahkan pernah terang-terangan memperingatkan Eros agar menjaga jarak dengan Bella, putrinya. Itu artinya, mendatangi Bella ke rumah, sama halnya dengan memancing persoalan.
Tepuk tangan meriah dari bawah sana sukses mengalihkan fokus Eros untuk kembali.
Rupanya Steve baru saja melakukan pemotongan kue ulang tahun, dan Bella terpilih menjadi sosok penerima potongan kue pertama dari pria itu.
Darah Eros mendidih mendapati pemandangan dibawah sana.
Menyadari ekspresi semringah yang jelas mewarnai keseluruhan wajah cantik milik Bella, saat menerima potongan pertama dari kue ulang tahun Steve, diiringi tepuk tangan meriah dari semua orang yang hadir di sana.
Marah ... Iya.
Cemburu ... Apalagi!
"Damn ..." Eros memaki sambil meninju tiang beton yang berdiri kokoh disampingnya.
Keceriaan dibawah sana tak sedikitpun berkurang, sementara kesabaran Eros rasanya semakin menipis saja.
Eros sendiri bahkan tak yakin sampai kapan dirinya bisa menahan keinginan iblis yang sedang berusaha menguasai jiwa marahnya ...
Dikarenakan Eros yang benar-benar ingin menghancurkan pesta dibawah sana ...!
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Untuk kesekian kalinya Bella melirik jarum jam yang melingkar dipergelangan tangan kirinya, sebelum akhirnya ia memutuskan mendekati Steve yang berdiri tak lebih dari dua meter jaraknya, sedang tertawa bersama Andre dengan segelas softdrink di tangan.
__ADS_1
"Steve, Bella cabut sekarang yah ..." ucap Bella dengan nada suara yang seolah ingin mengalahkan dentuman music house yang membahana.
"Ampun Bell ... Belum juga jam satu ..." bukan Steve yang menjawab namun Andre.
"Tauk nih, Bella. Gak asik banget deh ..." sambung Steve dengan mimik protes yang kental, menandakan ketidakrelaannya atas ucapan pamit dari Bella.
"Maafin Bella, Steve, tapi Bella udah terlanjur janji sama Mama kalo pulangnya gak akan lewat dari jam satu ..." tatapan Bella terlihat penuh permohonan.
Sesungguhnya jauh didalam lubuk hati, Bella juga gak berniat untuk mengecewakan Steve dengan buru-buru pulang seperti ini.
Tapi Bella memang sudah terlanjur berjanji pada Rania akan pulang setelah midnight. Lagipula, nyaris sepanjang malam ini diam-diam Bella selalu merasa was-was bukan kepalang, takut jika dirinya harus kembali bertatap muka dengan Eros sang pujaan.
Seminggu terakhir ini Bella telah berjuang mati-matian agar bisa menahan diri guna mengacuhkan pria tampan itu.
Bella tidak mau usaha gigihnya digagalkan begitu saja, hanya karena dirinya bertemu Eros malam ini.
"Sekali lagi maafin Bella yah, Steve, Bella gak mau ingkar janji sama Mama. Lagian kasihan juga Mama Rania sendirian dirumah ..."
"Ya udah deh, Bell, trus sekarang kamu pulangnya sama siapa, Bell ...?" ujar Steve pada akhirnya, yang gak tega melihat tampang Bella yang penuh penyesalan.
Steve tau, sebagai sahabat Bella merasa sangat bersalah karena sudah mengecewakan dirinya dengan pulang lebih awal. Karena itulah Steve juga tidak ingin membuat Bella semakin tak enak hati kepadanya.
"Tenang aja, Bella bawa mobil sendiri kok, Steve."
"Yakin nih, pulangnya sendirian aja ...?" tanya Steve lagi seolah ingin semakin memastikan.
"Yakin dong, biasanya juga sendiri kok ..." kilah Bella.
"Ya udah, kalo gitu hati-hati di jalan yah, Bell ..."
"Hati-hati loh, Bell, jangan ngebut ..." sambung Andre.
"Iya, iya," jawab Bella sambil mengangguk kuat-kuat, seolah ingin meyakinkan Steve dan Andre bahwa dirinya akan berhati-hati sesuai dengan permintaan kedua sahabatnya.
NEXT ...
__ADS_1
🧕: Gaskeuuuuunnn yuk, tapi jangan lupa di Like yah 🙂