Harem Suamiku

Harem Suamiku
kembali beraksi


__ADS_3

bogang langsung menuju ke tempat lonceng, ya dia harus membunyikan lonceng tapi sebelum itu, dia memanggil beberapa orang dulu.


dia memanggil Bono, Nono dan juga Lasio untuk membahas perintah dari Ndoro mereka.


"ada apa kang?"


"kita di minta untuk berangkat nanti malam, apa bisa?" tanya bogang.


"kita semua sih bisa dan mau saja, tapi bagaimana dengan para orang di sini akdn lari pergi saat kita sedang tugas," kata Bono.


"sepertinya tidak mungkin bisa mereka keluar pagar ini,jika masih memaksa keluar dari tempat ini mereka semua harus siap mati," kata bogang.


Mendengar jawaban itu membuat Bowo dan Nono mengerti, jika tanpa ada persetujuan untuk pergi, maka semua harus tetap tinggal.


Akhirnya bogang memanggil semua orang nya, dan malam itu akan menjadi awal kebangkitan dari tim perampok tanpa ampun setelah liburan selama sepuluh tahun.


"ada apa kang, kenapa mengumpulkan kami?" tanya anggotanya.


"malam ini, kita akan beraksi dan malam ini akan menyasar satu rumah yang mungkin akan membuat kdlian mundur, jadi aku akan mengajak siapapun yang mau saja," kata bogang dengan tegang.


"jadi sebenarnya mau beraksi di mana?" tanya Nono.

__ADS_1


"kita akan ke rumah Ndoro Laksono," kata bogang.


Para anak buahnya terkejut bukan main,kenapa harus rumah pria berdarah dingin yang tinggal di desa sebrang.


"apa Ndoro Japar ingin membunuh kami?" tanya Bono.


"aku hanya ingin melihat, bagaimana cara kalian saat bekerja, masih bisa sesangar apa," kata Ndoro japar yang langsung datang ke tempat itu.


"Ndoro!" kata semua pria itu langsung berlutut menyapa pria itu yang datang bersama dengan istrinya.


"selamat datang nyai..." sapa mereka juga.


"inggeh nyai," jawab mbok Ten.


Agung dan Gono meminta semua pengawalnya masuk ke perkebunan itu membawa berbagai cemilan dan banyak barang lain.


"Nyai..."panggil para anak yang melihat kedatangan Nyai muda itu.


Melihat para bocah berdatangan ke arah wanita itu, dan langsung saja wanita itu menyapa para bocah itu.


Dan mereka mengajak nyai Wulan ke rumah yang baru punya bayi juga. Sedang Ndoro Japar pun tersenyum melihat istrinya tertawa senang melihat istrinya yang begitu riang saat berada di sana.

__ADS_1


"Agung jaga nyai muda," perintah Ndoro Japar.


"baik Ndoro," jawab pria itu yang langsung mengikuti wanita itu bersama mbok Ten.


"Ndoro tapi kami bisa mati jika ke rumah itu," kata Lasio yang merasa tak siap untuk datang ke rumah Ndoro Laksono.


"kenapa tanya begitu, aku akan membawa kalian yang siap saja, jadi malam ini aku akan ikut dengan kdlian untuk melakukan aksinya," kata Ndoro Japar yang membuat semua orang kaget.


"apa Ndoro yakin,"


"tentu saja, aku tak akan menempatkan kalian dalam bahaya tanpa aku,karena keselamatan kalian adalah yang utama," kata Ndoro Japar yang sebenarnya menyimpan rahasia besar.


Setelah mendengar rencana Ndoro Japar, mereka semua pun bersiap untuk malam beraksi.


Sedang Nyai Wulan sedang duduk bersama dengan para wanita yang baru melahirkan.


Dia juga membawa berbagai kebutuhan bayi yang cukup banyak, dan para bocah-bocah ini juga tak mau meninggalkan wanita itu.


"ini kenapa kalian kok kumpul di sini, pergi main sana," usir Lela yang datang membawa minuman dan juga pisang goreng kesukaan wanita itu.


"wah pisang goreng," kata nyai Wulan yang melihat makanan itu.

__ADS_1


__ADS_2