Harem Suamiku

Harem Suamiku
tak peduli


__ADS_3

Akhirnya tarian itu selesai, dan mereka semua pun turun, dan kini Romo Heru memberikan sambutan singkat.


Tak di sangka, Japar buru-buru berganti baju karena dia tak ingin di curigai.


Tapi saat dia keluar Dati toilet bersama dengan Ndoro Sodik, tanpa terduga dia malah melihat sosok Wiliam yang sedang menghadang seseorang.


"apa yang kamu lakukan lagi, setelah kamu membuat penari utama Dari sekolah rakyat pergi, apa kamu sadar jika kamu itu tak bisa melakukan apapun selain mengunakan uang ku," kata Japar tanpa mengenal rasa takut.


"apa kamu gila, beraninya kamu melawan ku, apa kamu tak tau siapa diriku!" marah William


"kamu cuma anak yatim yang di tinggal mati ayah mu karena di bunuh oleh warga desa yang ketahuan sedang melecehkan seorang gadis desa," kata Japar yang mengatakan tanpa ketakutan sedikitpun.


"tutup mulutmu, dasar sialan?" marah William


tapi japar bukan bocah biasa, dia menampar pria itu hingga tersungkur, bahkan pipi William merah karenanya.


"kamu berani melakukan hdl buruk lagi aku akan memisahkan kepala mu dan tubuh mu, jika kamu marah karena ayu, bawa saja karena dia itu merepotkan dan membuat kuping ku sakit dengan mendengar omongannya," kata Japar yang ingin pergi


beberapa teman William pun membantu bocah itu, dan mereka pun bersiap untuk pergi.

__ADS_1


"kita harus melaporkan semua ini pada ayah bocah itu, aku yakin dia akan di hukum," kata teman-teman William


"ya kamu benar, kita kesana," kata bocah itu.


Tapi tanpa di duga, sebuah pit bunga yang terbuat dari tanah liat melayang ke kepala salah satu dari tiga bocah itu.


"berani kalian keluar dan mengadu, aku akan benar-benar melakukan ancaman ku,"


sedang di luar, Romo Heru membuat semua pengurus sekolah diam, pasalnya dia menarik semua uang yang sudah dia bantu untuk sekolah itu.


Dan dia akan memperbesar sekolah rakyat agar tak membuat kelas sosial lagi karena itu menyulitkan.


Di dalam hutan larangan itu, di sebuah gubuk yang ada di tengah hutan.


Seorang wanita yang di temukan beberapa hari lalu sudah di jadikan pelayan oleh mereka bersepuluh.


Awalnya mereka mengira jika ini cuma jebakan untuk mereka agar keluar dari persembunyiannya.


Pasalnya ke lima wanita itu adalah korban perampokan terakhir, tapi anehnya tidak ada pergerakan untuk menangkap mereka.

__ADS_1


jadi mereka menikmati setiap harinya dengan lima wanita itu yang akan pasrah di perlakukan seperti apapun.


Burung elang itu terbang rendah dan hinggap di sebuah pagar di dekat saung.


Wakil kepala perampok tersenyum melihat isi pesan itu, karena itu adalah perintah untuk tugas pertamanya.


"ada apa cak,"


"malam nanti kita harus bertugas, dan bersiaplah," kata pria itu.


para pria itu langsung membubarkan semua anak buahnya, tapi dia sendiri masuk kedalam satu rumah yang dia khususkan untuk mantan orang sombong ini,cih..


"jadi apa yang aku harus lakukan terlebih dahulu, ah sepertinya membuat mu puas dulu,", kata pria itu yang langsung merudapaksa wanita yang ada di dalamnya itu


Wanita itu hanya bisa menjerit dan berteriak karena perlakuan kasar yang dia terima.


Setelah selesai dia meninggalkan begitu saja, dan seorang wanita di seret oleh pria lain untuk membantu wanita itu membersihkan diri.


Dia tak menyangka jika mereka akan mengalami hal seburuk ini padahal mereka sudah meminta tolong pada Romo Heru.

__ADS_1


tapi kenapa malah nasib mereka seburuk ini, di tambah perlakuan para bajingan itu juga benar-benar sangat tidak manusiawi.


__ADS_2