Harem Suamiku

Harem Suamiku
menikahlah denganku


__ADS_3

Tuan Kalis terdiam melihat hewan buas itu yang tampak tenang saat Japar mengusap kepalanya.


"apa anda yakin putri mu bisa menahan serangan dari harimau milik ku ini," kata Japar yang tersenyum menyeringai dengan tatapan merendahkan.


"kamu begitu sombong Ndoro Muda, kau hanya anak yang tak punya ibu, jadi kenapa kamu begitu bermulut besar," suara itu berasal dari seorang wanita yang berpenampilan bak seorang wanita Jawa.


srah....


sebuah pisau melayang dan menggores pipi wanita itu, "sebagai wanita berpendidikan tinggi, tak pantas anda menghina Ndoro Japar,"


Mendengar pembelaan dari Wulan, membuat Japar yakin jika keputusannya memilih Wulan.


"diamlah wanita men-ji-jik-kan, urusi wajah mu yang seperti monster itu," kata ayu yang tak suka dengan Wulan.


pasalnya dia merasa jika semua yang terjadi pada hidupnya adalah kesalahan dari Wulan.


"memang apa salah ku, kenapa kaku sepertinya begitu membenciku?" tanya Wulan yang heran berhadapan dengan ayu.


"kaku masih bisa bertanya, kamu merebut pria yang aku cintai saat aku kecil, dan kamu membuatnya tergila-gila dengan dirimu, bahkan setelah dia pergi pun kamu tak tau malu meski wajah ku sudah rusak, dasar wanita murahan, memang apa yang di ajarkan oleh orang tua ku itu, apa kamu di ajari untuk jadi pel*** hah!" marah Ayu yang langsung membuat Wulan marah.


"hei jaga bicara mu dasar wanita busuk!!" bentak Wulan yang mendorong ayu dengan keras.


gadis itu terdorong hingga terjatuh, dia tak menyangka jika akan melihat kemarahan dari gadis buruk rupa itu.


"kenapa kamu berani dengan ku," kata Ayu menantang Wulan.

__ADS_1


Tanpa terduga, Wulan mengambil pisau di pinggang Japar, dan menggenggamnya erat.


"kamu ingin tau siapa aku, akan ku tunjukkan karena kamu dari terus menghina orang tuaku," kata Wulan yang langsung mendekat ke arah gadis itu.


Seorang penjaga rumah keluarga Kalis mencoba menghalangi Wulan,tapi tanpa di duga, gadis itu bisa membunuhnya dengan sekali tikaman di dada.


Melihat hal itu, Ayu buru-buru bangkit dan lati sebisanya, dan ingin berlindung kepada ayahnya.


tanpa terduga harimau milik Japar menghalanginya dengan menerkam tuan Kalis di depan semua orang.


Dan Wulan berhasil menjambak rambut ayu dan menariknya hingga terjatuh, kemudian dia menaruh pisau itu ke leher gadis itu.


"aku penasaran bagaimana nasib mu jika pisau ini menancap di leher mu, apa akan terasa sakit," kata Wulan yang menunjukkan kekejamannya.


Japar tersenyum melihat gadisnya sudah besar dan tangguh, "gadis pintar," gumamnya yang mengejutkan nyai Arumi.


tanpa di duga, meski melepaskan Ayu, tapi Wulan membuat kedua pipi gadis itu terluka dengan pisaunya.


"kamu akan tau rasa bagaimana hidup dengan luka di wajah mu, dan sekarang aku ingin tau apa kamu masih bisa sombong untuk memamerkan wajah cantik mu itu," kata Wulan yang membuat luka sayatan dalam.


"tidak!!" teriak gadis itu histeris.


Semua warga di minta pulang dan romo heru akan memberikan kompensasi atas apa yang terjadi pada mereka.


terlebih karena sikap kasar putranya yang salah paham, ya itu juga salahnya yang memenuhi undangan pria gila itu.

__ADS_1


Sesampainya di rumah, Romo Heru sedang berlutut sambil memegang telinganya di depan istrinya.


Sedang japar menertawakan Romo-nya, tapi Wulan juga mendiamkannya.


"sayang tolong jangan marah,aku sudah minta maaf.." mohon pria sepuh itu yang membuat Japar geli.


"aku tak semudah itu memaafkan mu," kata Nyai Arumi.


Karena dia penasaran dengan Wulan yang sedang asik duduk di pinggir pendopo.


Dia pun menghampiri wanita itu, dan meninggalkan Romo Heru yang masih memohon ampun itu


"jadi kenapa nyonya ini juga diam di sini, apa yang kamu pikirkan?" tanya japar.


"aku iri melihat ibu, lihatlah bagaimana bapak mencintainya,bahkan orang yang terkenal kejam tanpa ampun bisa memohon ampun pada istrinya, apa aku bisa memiliki suami seperti Romo," kata Wulan tersenyum dalam tatapan kesedihannya memandang bunga kantil di tangannya.


tanpa terduga, Japar berjalan ke arah depan gadis itu dan berlutut di depan Wulan.


"aku akan memperlakukan dirimu seperti ratu, dan maafkan aku dalam setiap ucapan kasar ku ya," kata Japar yang memegang telinganya dengan tatapan memohon.


"jangan melakukan itu, apa kata semua orang saat melihat putra pertama keluarga Hadikusumo melakukan ini pada gadis yang bahkan bukan siapa-siapanya?" kata Wulan.


me dengar itu, Japar mengenggam tangan Wulan dan menciumnya, "kalau begitu menikahlah dengan ku,aku tak mau kehilangan mu lagi, dsn kita resmikan hubungan antara kita secepatnya,"


"tapi apa Romo akan setuju?" tanya Wulan dengan sedih.

__ADS_1


"tentu saja nduk, kami juga tak sabar menjadikan mu menjadi menantu keluarga Hadikusumo, tapi sebelum itu temui Ki Ageng untuk meminta restu," kata Romo Heru yang sudah di maafkan oleh istrinya.


__ADS_2