Harem Suamiku

Harem Suamiku
manja sekali


__ADS_3

"ada apa kalian berkumpul di sini, kembalilah ke kamar, terutama dirimu Yayuk, ingat kondisi mu," kata Romo Heru.


"aku tak masalah, aku dengar Arumi sakit, bagaimana kondisinya sekarang, apa dia mati," tanya Bu Yayuk menyeringai.


Tanpa terduga Romo Heru mencengkram erat dagu dari Bu Yayuk


"sekali lagi aku mendengar ucapan busuk itu, aku akan membuat mu bisu selamanya," ancam Romo Heru dengan kasar.


dan kemudian mendorong Bu Yayuk hingga sempoyongan. Dia hanya tersenyum saja


"kamu yang membuat ku seperti ini, karena dulu kamu begitu ketat padaku, Hesti dan Sukma, tapi semua berubah saat Arumi datang,bahkan kamu memberikan kamar pribadi khusus milik ku padanya,dan sekarang di tambah, dia bisa berada di ruang kerja Ki yang bahkan harus steril dari hewan kecil, bahkan jika membicarakan pekerjaan saja tak boleh dari dus jam di dalam sana, tapi sekarang Arumi bisa menikmati kamar di dalam sana, bukankah itu tak adil," protes Bu Yayuk.


"memang apa hak mu, itu terserah aku mau memilih siapa, jangan hanya karena aku diam kamu terus berulah,cukup sekarang aku akan membuat mu mendapatkan apa yang seharusnya," kata Romo Heru memberikan kode pada Geno.


Pria itu tanpa biasa langsung menyeret wanita itu ke tempat hukuman yang menjadi mimpi buruk bagi semua orang di tempat itu.


Lestari dan Yanti hanya diam, mereka tdk menyangka jika akan menyaksikan hari ini.

__ADS_1


Tidak hanya hukuman kurungan di kamar, tapi malah menyaksikan hukuman kejam yang di takuti semua orang.


"masih ingin mempertanyakan apapun yang aku lakukan," tanya Romo Heru pada dua istri barunya.


"tentu saja tidak Romo," jawab keduanya yang sudah ketakutan.


Keesokan harinya,Arumi bangun dan merasa jika tubuhnya sangat segar,dan dia melihat suaminya itu sedang tidur di sampingnya dengan sangat nyenyak.


Arumi pun menjadikan dada suaminya itu menjadi bantal yang sangat nyaman.


"iya kang mas, tapi aku masih ingin bersama dengan ku kang mas, tolong jangan bangun dulu ya, aku suka aroma tubuh mu," kata Arumi.


Mendengar ucapan istrinya itu, membuat Romo Heru tetap memilih tiduran sambil mengusap rambut hitam panjang istrinya itu.


"hentikan dek,kamu ini suka sekali membuat ku merasa panas dingin," kata Romo Heru yang menahan tangan istrinya yang sedang bermain di bawah sana.


"baiklah kang mas, maaf aku tak tahan saja karena ingin memainkannya," jawab Arumi.

__ADS_1


Sebuah ketukan pintu mengejutkan keduanya, "ngapunten Romo dan Nyai besar, apa anda berdua ingin sarapan di kamar, saya bisa membawakannya,"


"iya mbok Jum, tolong bawakan sarapan ke kamar ini, dan tunggu sampai aku membukakan pintu itu setelah istriku ini melepaskan diri ku," kata Romo Heru yang membuat Arumi kaget.


"aku mau ayam goreng, dan juga urap daun kates ya," kata Arumi yang segera bangkit dan pergi ke kamar mandi.


Romo Heru juga masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri,dan setelah itu keduanya sarapan bersama.


bahkan Romo Heru juga menyuapi istrinya dengan telaten, itu saja membuat semua orang senang melihatnya.


terlebih Romo Heru sekarang lebih banyak tersenyum di bandingkan dahulu, semua menjadi baik karena kedatangan Arumi.


sedang di ruangan pengap yang gelap gulita badan lembab itu membuat Bu yayuk begitu frustasi dan tertekan.


Bagaimana tidak, dia tak bisa melihat apapun dan hanya terus bisa mendengar suara dari hewan pengerat di sekitarnya.


"tolong keluarkan aku ...." mohon wanita itu menangis.

__ADS_1


__ADS_2