Harem Suamiku

Harem Suamiku
tak terasa


__ADS_3

Setelah acara pernikahan itu, kini sari harus ikut tinggal di rumah sekitar istana Bangura.


Dia kaget melihat rumah milik suaminya itu, meski pun sederhana rumah itu sangat nyaman.


"apa kamu tak keberatan dengan rumah ini,karena rumah ini sangat biasa," kata Kasyo membuka pintu rumah miliknya itu.


"tentu saja aku tak keberatan, karena aku juga terbiasa hidup sederhana,"


"baiklah dan jika nanti kamu melihat jam kerjaku, tolong jangan terlalu menuntut ya, karena aku masih terikat janji hidup mati," kata Kasyo


"baiklah mas, aku mengerti," jawab Sari yang tak bisa mengatakan apapun lagi.


karena baginya bersama Kasyo saja sudah cukup bagus, meski dia harus menebusnya nanti.


Dia masuk dan mulai membereskan baju miliknya, Kasyo sudah di berikan libur selama dua hari kedepan, dan itu cukup untuknya menikmati hati bersama istrinya.


setelah membereskan semuanya, kini mereka memilih untuk minum kopi berdua


Sari hanya mengenakan daster tanpa lengan agar lebih nyaman, karena dia tak terbiasa dengan pakaian resmi seperti yang di kenakan oleh para pekerja di istana Bangura.


Kasyo tersenyum dan segera menikmati kopinya dan setelah itu dia mencium bibir istrinya itu dan mulai mencumbunya.


Tania bicara mereka pun sudah menanggalkan pakaian di tubuhnya dan mulai aktifitas panas mereka.


Sedang di ruang kerja milik Romo Heru, pria itu melihat putranya yang memiliki tunangan di usia sekecil itu.


"Jadi kamu mau apa le?" tanya Romo Heru.


"aku akan mulai membantu Romo lebih baik lagi agar aku bisa menjadi orang hebat, dan tak merugikan Romo, terlebih aku harus menunjukkan siapa aku sebenarnya," kata Japar.

__ADS_1


"baiklah aku mengerti nak, silahkan lakukan apapun yang kamu inginkan, aku setuju dengan apapun yang kamu lakukan, asal tidak membahayakan," kata Romo Heru.


Sedang di tempat para perampok, para pria itu sedang menikmati waktu luang mereka setelah perampokan terakhir kali.


"kita tak ada kegiatan lagi nih, kapan kita bergerak lagi untuk melakukan perampokan, bukankah uang yang terakhir kali sudah mau habis," tanya salah satu anak buang bogang.


"kamu terlalu banyak mengunakannya berjudi, coba simpan dan nikmati saat kalian pensiun nanti," kata pria itu karena tak mungkin mereka trus melakukan pekerjaan kotor itu


"baiklah aku mengerti, jadi kita harus mulai melakukan hal seperti itu, tapi aku butuh tempat yang tepat untuk menyimpan uang ku," kata Setu.


"titipkan saja di bank, itu lebih menguntungkan," kata bogang yang membuat para pria itu tak sabar untuk melakukan itu.


setelah memastikan semua anak buahnya tetap bugar meski libur, dia harus menghubungi bos-nya itu, untuk menanyakan kabar dan kelanjutan dari pekerjaan yang akan di lakukan.


setelah menulis surat, dia memutuskan untuk kembali ke kamar miliknya yang kini di tempati bersama dengan wanita yang dia temukan di hutan.


kondisi wanita itu cukup kotor, dan membuat bidang harus mengajaknya ke sungai untuk mandi.


bogang membantu wanita itu membersihkan diri, dan tak lupa menyuruhnya minum jamu juga agar tak terasa kendor meski sering di nikmati.


sedang di rumah yang di tempati bogang, dua wanita membersihkan tempat itu, padahal di sana juga ada aliran air, tapi kenapa pria itu mengajak wanita itu ke sungai.


setelah puas mandi, wanita itu ingin naik dan segera pergi meninggalkan tempat itu


tapi tanpa terduga, bogang menariknya dan langsung menikmati wanita itu dengan kasar


setelah puas, keduanya pun pulang, dan di perjalanan pun bogang kembali menyuapi jamu pada wanita itu.


dan kali ini tangan wanita itu di ikat kuat agar tak lari atau berani melukainya.

__ADS_1


Sesampainya di pondoknya, tanpa terduga, bogang pun memasang kembali rantai di tubuh wanita itu karena malam ini mereka ada tugas lagi


untuk bertamu ke sebuah rumah yang pemiliknya sudah berani bersikap sombong.


Dan di tambah pria itu memiliki banyak selir dan itu menguntungkan para pria itu karena kali ini mereka bebas membawa wanita sebagai hasil jarahan nya.


Bahkan bidang tak menyangka akan hal itu, tapi itu seperti mereka dapat durian runtuh


setelah malam ini, bahkan bos mereka mengizinkan untuk mereka libur sebulanan karena bos mereka akdn sangat sibuk.


Tak terasa sekarang sudah masuk musim ujian, bahkan Japar yang terkenal pintar pun tetap belajar untuk mendapatkan hasil yang baik.


Sedang sekarang bayi Dika sudah bisa tengkurap, bayi itu menunjukkan perkembangan yang sangat baik.


karena sekarang sudah ada orang lain yang menjaga Arumi yaitu mbok Minah yang menjadi dukun bayi tetap.


Casandra sudah menyambut kedatangan dari saudaranya yang akan membantunya mendapatkan apa yang did inginkan.


yaitu memiliki Romo Heru sebagai suaminya, karena sudah beberapa bulan dua melakukan berbagai cara tapi selalu tak berhasil


Akhirnya hanya ini jalan yang bisa dia pikirkan dan dia tempuh, entahlah bagaimana caranya tapi pasti berhasil.


"bagaimana kabar mu dek?" tanya pria yang memiliki wajah khas wajah orang Eropa itu.


"ya... aku baik kakak, aku merindukan mu. setelah bertahun-tahun tidak bertemu, sebenarnya kamu ini sibuk apa, kenapa terus mengabaikan ku saat meminta ku datang," kata wanita itu dengan suara manja.


"bukan aku tak ingin datang, tapi aku kecewa dengan dirimu yang memilih tinggal di daerah seperti ini dan menggilai pria yang sudah tua dan juga sudah punya istri dan anak,", kata Joe.


"apa kakak tak pernah jatuh cinta, jadi jangan menyalahkan aku, toh kakak belum melihat sosok pria itu," kata Casandra.

__ADS_1


Joe hanya bisa mengusap rambut adiknya itu dan akan membuat Casandra Sadar jika yang dia lakukan itu salah.


Japar sudah menyelesaikan semua ujiannya untuk hari terakhir kali ini, dia tak menyangka jika ujian mengunakan bahasa asing, meski itu tak membuatnya menjadi kesulitan.


__ADS_2