Immortal God Cultivator

Immortal God Cultivator
Leluhur Shin (3)


__ADS_3

"Dimana kau dapat fragmen alam semesta?"


Adrine seperti tertarik dengan fragmen alam semesta tersebut.


"Ini bukan sembarang benda. Fragmen alam semesta adalah potongan dari sumber daya alam semesta itu sendiri."


"Lalu, bagaimana kau bisa mendapatkan fragmen itu?"


"Itu adalah suatu pemberian dari sang pencipta dan Tuhan."


"Apa ini bakat atau anugerah?"


"Bukan. Kau bisa mendapatkan fragmen alam semesta dengan berkultivasi sampai peringkat bintang kedua."


Adrine menjadi agak bingung dengan peringkat bintang kedua. Leluhur Shin tahu kalau Adrine bingung tentang hal itu.


"Kalau kau sekarang ada ditingkat Surgawi, maka apa tingkatan selanjutnya?"


Leluhur Shin malah menanyakan tentang hal lain. Adrine hanya tinggal menurut saja menunggu penjelasannya.


"Tingkat Keabadian."


"Tepat. Peringkat bintang pertama itu dari tingkat Duniawi sampai Akhir Kutukan."


Adrine terkejut. Ada tingkat yang dimana Adrine, bahkan Etern belum tahu tentang tingkat tersebut.


"Tingkat Akhir Kutukan? Aku bahkan belum pernah mendengar tingkatan itu."


"Akhir Kutukan adalah tingkat terakhir dari Peringkat bintang pertama."


"Apa tingkatan itu hebat?"


"Nanti kau tahu sendiri seperti apa itu tingkat Akhir Kutukan."


Adrine menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Adrine tak paham maksud dari perkataan Leluhur Shin.


'Memangnya apa yang akan terjadi saat berada ditingkat Akhir Kutukan?'


"Oh ya, apa hebatnya peringkat bintang kedua?"


Adrine malah berbalik menjadi tertarik dengan yang terjadi disaat mendapatkan pencapaian peringkat bintang kedua.

__ADS_1


"Kau akan ditempatkan di alam yang seharusnya. Kau akan masuk ke alam dewa setelah mencapai bintang kedua."


"Apa? Alam lain?"


'Mungkin ini bisa menjelaskan lebih lagi tentang dimensi duniaku dan dimensi dunia ini.'


"Ya. Alam semesta ini menghasilkan energi 1 juta kali lipat daripada energi yang diserap oleh seluruh manusia di dunia ini walaupun semuanya sampai tingkatan Akhir Kutukan."


"Memangnya kenapa harus berpindah ke alam yang lain?"


"Satu orang saja diperingkat bintang kedua mungkin bisa membuat kering alam semesta ini."


"Apa? Jadi orang di peringkat bintang kedua menyerap lebih banyak energi dibandingkan dengan energi yang dihasilkan oleh alam semesta ini? Hebat!"


"Kau mungkin ingin bertanya, mengapa menghabiskan energi alam semesta itu tidak diperbolehkan."


"Ya. Memangnya kenapa?"


Leluhur Shin menghela nafas panjang.


"Itu melanggar hukum alam semesta."


DEG!!


"Ya. Hukum yang diciptakan oleh sang pencipta agar tak merusak keseimbangan dunia."


"Apa hukumnya hanya di alam ini saja?"


Mendengar hal itu, Adrine seperti sudah menduga jawaban yang diberikan oleh Leluhur Shin.


"Aku sendiri juga kurang tahu."


Adrine menghela nafas perlahan. Mengingatkan dimana dulu disaat ia sedang dalam kesendirian.


"Bagaimana jika ada yang melanggar hukum alam semesta?"


"Kultivasinya akan dilenyapkan, dan harus mengulang kembali dari awal kultivasi."


'Sungguh kejam!'


"Bukankah itu sama saja dengan reinkarnasi?"

__ADS_1


"Ya. Itu hampir sama. Tapi setelah kau dihukum, maka kultivasimu akan melambat 75%."


'Apa mungkin aku bisa melumpuhkan kultivasi orang lain atau sebaliknya?'


Pertanyaan tersebut menjadi terngiang-ngiang dikepala Adrine. Adrine menjadi diam dan terus berjalan mencari hewan spirit. Leluhur Shin juga tak membuka mulutnya lagi untuk berbincang.


Lalu pada saat tak terduga, Adrine menemukan hewan spirit yang familiar dimatanya. Tetapi ada yang berbeda dari hewan spirit ini.


"Bukankah ini, Serigala Bermata Kristal?"


"Benar."


"Bukankah serigala ini tergolong tingkat monster?"


"Ya. Tapi itu jika berada didalam fase pembukaan pertama dan perubahan. Jika Serigala Bermata Kristal sudah ada didalam fase penyempurnaan dan evolusi akhir, serigala ini akan masuk ke tingkat raja."


Adrine juga paham apa yang dikatakan oleh Leluhur Shin. Masuk akal baginya kalau hewan spirit akan menjadi kuat apabila terus berkembang.


"Berarti serigala ini sudah masuk kedalam fase evolusi akhir."


"Bukan."


"Apa maksudmu dengan bukan?"


Lagi-lagi Leluhur Shin menghela nafas.


"Sekarang serigala ini telah melampaui fase evolusi akhir."


DEG!!


"Apa? Bukankah itu fase terakhir dari hewan spirit untuk berkembang?"


Adrine menjadi tak paham dengan apa yang dikatakan oleh Leluhur Shin.


'Apa mungkin, jika hewan spirit masih mempunyai fase lain setelah fase evolusi akhir?'


"Lalu apa itu?"


Adrine menjadi penasaran dengan fase yang dimaksud Leluhur Shin.


"Sekarang serigala ini berada didalam fase menghapus kematian."

__ADS_1


DEG!!


__ADS_2