Immortal God Cultivator

Immortal God Cultivator
Altar Sembilan Warna Api Spiritual (16)


__ADS_3

Setelah kepala dari Hydra Hitam Ekor Api Galaksi tumbuh kembali, naga itu seperti bersiap untuk menyerang lagi. Dan kali ini, sepertinya sebuah teknik yang kuat karena membutuhkan persiapan untuk menyerang.


"Gawat... Kalau serangan ini mengenaiku, aku bisa hangus."


Adrine kembali panik. Kepala naga yang ada didepannya seperti memancarkan cahaya jingga seperti api. Naga itu seperti sedang akan menyemburkan nafas api yang lebih hebat lagi. Tak hanya satu kepala saja, melainkan semua kepalanya bersinar semuanya.


"Manusia... Bunuh manusia..."


Tiba-tiba terdengar suara misterius yang entah darimana berasal.


'Suara siapa lagi ini?' Pikir Adrine.


Adrine yang menoleh ke kanan-kiri, pandangannya berubah menjadi tertuju pada Hydra Hitam Ekor Api Galaksi.


'Apa suara tadi berasal dari naga sialan ini?'


Mata Adrine terbelalak lebar, pupilnya mengecil dan seperti tertutup oleh awan gelap. Perkiraannya kali ini bukan sekedar mengira-ngira saja, ia juga tidak sedang mengada-ada dan lagi kalau hanya ada mereka berdua saja yang ada ditempat tersebut.


"Kemana kau mengalihkan perhatianmu manusia!? Rasakan, Api Gelap Gelombang Awan!!"


BWOOOOSHH!!


Api yang sangat panas dan dahsyat langsung terhembuskan. Tidak seperti berwujud api, melainkan berwujud seperti awan yang bergelombang dengan radius yang sangat lebar.


Tetapi, disaat situasi yang sangat mengkhawatirkan ini, Adrine malah tersenyum. Senyumannya bukan seperti senyuman yang senang pada biasanya, namun lebih mirip psikopat yang sedang tersenyum dengan sangat mengerikan.


"Kau nanti akan menjadi pasukanku peringkat 5 yang kedua."


DEG!!


"Hahaha. Kau pikir kau ini sedang ada di medan pertempuran? Tempat ini adalah wilayah kekuasaanku. Walaupun aku mati, kau tak akan bisa mengambil jiwaku. Kecuali..."


Tiba-tiba kalimat dari Hydra Hitam Ekor Api Galaksi seperti terhenti. Dan ekspresinya juga seperti berubah saat mengucapkan kata kecuali.


"Kecuali apa? Kecuali kalau aku adalah Ahli Jimat Mental? Haha... Sudah kuduga... Aku ini Master Jimat Mental lho..."


Ahli Jimat Mental adalah seorang ahli yang sudah mahir dalam penggunaan kekuatan dan energi mental. Jika Ahli Jimat Mental telah jauh melampaui para ahli pada umumnya dan berhasil menciptakan sebuah terobosan dan artifak kategori tinggi, mungkin setingkat diatas sejati atau murni, maka mereka akan disebut sebagai Master Jimat Mental.


Dan Adrine tertawa senang karena sepertinya tahu apa yang dipikirkan oleh Hydra Hitam Ekor Api Galaksi yang sedang ia lawan didepannya.


"Kau... Kau seorang master? Hahaha, jangan membuatku tertawa, bodoh! Pecundang sepertimu adalah seorang Master Jimat Mental? Coba kulihat energi mentalmu!!"


Kalimat yang diucapkan oleh Hydra Hitam Ekor Api Galaksi seperti sedang menguji Adrine, tapi itu adalah yang terdengar hanya sebuah hinaan saja ditelinga Adrine. Namun Adrine justru tersenyum tipis mendengar hinaan yang barusan ia terima.


"Apa kau mau mengujiku? Tapi, jangan salahkan aku kalau kau terluka nanti."


"Untuk apa? Kau mau menyerangku? Haha, tumbuhkan lagi kepalaku!!"


Ucapan yang diucapkan oleh Hydra Hitam Ekor Api Galaksi seperti memang benar-benar ingin merendahkan Adrine. Tetapi Adrine tidak menghiraukan hinaan pedas tersebut.


Tangannya mengepal dan bersiap untuk memancarkan energinya. Lalu, aura misterius muncul dari tubuh Adrine bersamaan dengan pancaran energinya.


'Apa ini? Bocah itu... Aura mental yang sangat kuat. Apa benar kalau dia Master Jimat Mental?' Pikir Hydra Hitam Ekor Api Galaksi yang sepertinya mulai panik.


"Hehe, apa kau berkeringat? Aku baru tahu kalau naga bisa berkeringat... Apa kau kaget? Ah, bukan-bukan... Tapi... Apa kau takut?"


DEG!!

__ADS_1


Perkataan itu seakan-akan menusuk tubuh Hydra Hitam Ekor Api Galaksi.


"U... Untuk apa aku takut denganmu, bocah? K... Kau hanya bisa mengeluarkan sedikit energi mental, jangan sombong dulu!"


"Apa aku benar?"


"Hah?"


"Ucapanmu saja terlihat gagap. Itu biasa, kau juga punya jiwa, dan kalimatmu yang mulai kacau menunjukkan kalau kau sedang takut. Itu saja."


Hydra Hitam Ekor Api Galaksi seperti terkena serangan balik dari ucapan Adrine barusan. Dan Adrine telah kembali fokus dan ingin melakukan apa yang ia ingin lakukan.


"Kau pasti tahu tentang Formasi Mental, iya kan? Kalau begitu, Formasi Pagoda Kegelapan!!"


BLAAAZZ!!


"Huh, teknik kecil. Api Gelap Gelombang Awan!!"


BWOOOOSHH!!


Hydra Hitam Ekor Api Galaksi mengeluarkan teknik yang sama seperti sebelumnya. Akan tetapi, serangannya agak lemah karena tidak ada pengumpulan energi terlebih dahulu.


Disaat awan panas tersebut akan menghantam Adrine, entah apa yang sedang dipikirkan oleh Adrine, tapi ia tak lari menyelamatkan diri.


"Hehe, Alam Kedua, Pertahanan Kegelapan Tak Terlihat."


BWOOOOSHH!!


Nafas api tadi tepat mengenai Adrine, namun ia mengeluarkan teknik yang sepertinya untuk melindungi tubuhnya dari serangan api barusan.


"Hahahaha, ada kesempatan untuk menghindar, tapi malah bertahan. Bodoh seka... Eh? Apa itu?"


Disaat Hydra Hitam Ekor Api Galaksi sedang tertawa senang melihat sasarannya yang dia kira telah mati terkena serangan tadi, semau kepala naga itu seperti antusias kembali pada kepulan asap yang sangat tebal. Seperti ada sesuatu yang bersembunyi disebaliknya.


"Apa? Itu... Itu tak mungkin!!"


Lama kelamaan, kepulan asap tadi perlahan mulai menghilang. Terlihat ada seperti sebuah pancaran yang berbentuk setengah bola dan didalamnya terdapat api yang cukup terang dan membentuk tubuh seseorang.


"Aku kan sudah bilang, aku ini Master Jimat Mental yang paling hebat. Teknikmu tadi tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan pelindungku tadi."


Karena tak terima dengan apa yang dikatakan oleh Adrine, Hydra Hitam Ekor Api Galaksi mengangkat tangan kirinya dan menghantamkan tepat pada Adrine.


ZRIIIING!! BLAAARR!!


Hantaman berat tersebut, ternyata tidak mengenai Adrine. Dan tidak diketahui dimana, namun tiba-tiba Adrine menghilang dari tempatnya dengan begitu cepat.


"Hantaman tanganmu itu terlalu lambat. Aku punya banyak celah untuk menghindari serangan tak berarah tadi."


Tiba-tiba saja ada suara yang muncul dari belakang punggung naga besar tersebut. Dan ternyata itu adalah Adrine yang sudah memegang pedangnya dan seperti sedang akan bersiap untuk menyerang balik.


Lalu Adrine mengayunkan pedangnya tepat di bagian belakang kerongkongan naga tersebut.


"AAARGH!!"


"Kalau aku tak bisa memotong kepalamu, maka kalau aku melukainya pasti tidak apa-apa iya kan?"


Adrine menancapkan pedangnya tepat di belakang kepala Hydra Hitam Ekor Api Galaksi dan sepertinya naga besar itu menjerit kesakitan.

__ADS_1


"Tak kusangka, kulitmu ternyata rapuh ya? Awal aku menyerangmu, kulitmu tak selemah ini."


ZRIIIING!!


Adrine kembali pada tempatnya berpijak sebelumnya. Dan tangan kiri naga besar yang ada dihadapan Adrine sudah mulai diayunkan kembali.


"Haish, kau ini..."


Lalu Adrine mengangkat tangan kanannya seperti sedang menunjuk kearah tangan dari Hydra Hitam Ekor Api Galaksi. Dan muncul bayangan hitam yang sangat pekat dan sedang membentuk sesuatu.


BLAAAM!!


Tangan raksasa yang sedang ingin menghantam Adrine, seperti tertahan oleh sesuatu yang sangat keras.


"Aku tadi sudah mengaktifkan Shadow creation of everything, tapi aku tak menggunakannya. Sekarang lebih tepat untuk digunakan, iya kan?"


Dan tak disangka kalau hantaman tangan raksasa dari Hydra Hitam Ekor Api Galaksi telah ditahan oleh sebuah tangan hitam yang sesama raksasa namun hanya masih berupa telapak tangan hingga pergelangannya saja.


Tetapi karena naga pemarah itu tak terima kalau serangannya ditahan, ia kemudian menghantamkan tangan yang satunya lagi.


BLAAAM!!


"Tak usah terburu-buru! Kenapa kau jadi emosional seperti itu?"


Lagi-lagi tangan naga raksasa itu ditahan lagi. Dan sama seperti apa yang dikatakan Adrine, Hydra Hitam Ekor Api Galaksi itu pemarah dan emosional. Itu karena naga itu langsung mengeluarkan serangan lagi dengan nafasnya dari berbagai banyaknya kepala.


"Api Gelap Gelombang Awan!!"


BWOOOOSHH!!


Dan lagi-lagi serangannya gagal. Adrine berhasil menahan serangan yang sama dengan pertahanan yang sama pula.


"Haha, kau itu lucu ya. Aku ingin cepat-cepat membunuhmu dan jadi pasukanku. Apa nanti kau akan jadi lebih menggemaskan seperti ini?"


"GRRRHHH!!!"


Naga tersebut menjadi sangat marah yang ditambah dengan Adrine yang semakin menggunakan kata-kata yang sangat menusuk.


Lalu entah kenapa, kedua tangan dari Hydra Hitam Ekor Api Galaksi dengan sengaja dilepas.


"Eh?"


"Hahaha... Hahahaha... Kau pikir kau ini sedang berhadapan dengan siapa? Kau saja baru mencapai tahapan Kematian dan sudah sesombong itu? Naif!!"


"Apa maksudmu?"


Entah apa yang sedang merasuki naga itu, tiba-tiba saja naga tersebut tertawa senang.


"Aku ini adalah hewan spirit tingkat langit peringkat 5. Aku sedang dalam perubahan awal. Aku hanya menyembunyikan kekuatanku saja, bagaimana kalau kau berhadapan dengan perubahan akhirku? Pasti akan sangat menyenangkan!!"


"Apa? Perubahan awal?"


Tidak disangka kalau Hydra Hitam Ekor Api Galaksi seperti memang sedang bermain-main dengan Adrine. Dan kulitnya seperti terkelupas dan menunjukkan kulit baru yang akan menutupi seluruh tubuhnya.


"Hehe. Manusia, semua ini, kau yang memintanya. Kutarik kata-katamu tadi, jangan salahkan aku kalau kau mati!!"


DEG!!

__ADS_1


__ADS_2