Immortal God Cultivator

Immortal God Cultivator
Distorsi Portal (2)


__ADS_3

Pertama kali Adrine memasuki Distorsi Portal kali ini, ia memerintahkan seluruh pasukannya untuk membersihkan jalan yang ada didepannya. Walaupun tak banyak yang langsung mencegat Adrine dari depan gerbang portal, namun kebanyakan yang menjaga dari depan setingkat dengan tingkat Suci peringkat 2.


Tempat yang ada didalam Distorsi Portal yang sedang Adrine masuki sekarang ini, tempatnya seperti di daerah kaki bukit yang tinggi dan ada sedikit pohon.


Walaupun Adrine menyuruh seluruh pasukannya untuk berpencar, namun untuk Purgatory Demon hanya dimunculkan untuk berjaga-jaga dan Hydra tidak ia munculkan.


"Untuk penyerangan ini, bagaimana menurutmu Purgatory Demon?"


Adrine merasa tak ada kerjaan dan hanya ingin mengajak Purgatory Demon untuk membicarakan tentang strategi penyerangannya.


"Sejujurnya tuan, anda menyerang menggunakan taktik yang berantakan. Strategi yang anda gunakan sekarang ini, tergolong tidak efisien."


Adrine menganggukkan kepalanya perlahan. Berusaha mencerna lebih dalam dan memikirkan lebih lagi tentang strategi berikutnya.


"Aku tahu. Ini adalah pertama kalinya, jadi kau tahu sendiri kalau aku juga tak berpikir sejauh ini."


"Tuan, bagaimana kalau saya ingin mengutarakan pendapat saya?"


Tepat setalah Purgatory Demon ingin menanyakan hal tersebut, ada suara dari depan dan Adrine sudah merasakan adanya sesuatu.


SLAAASH!!


"Katakan saja! Aku ingin dengar bagaimana caramu jika berada didalam posisiku sekarang ini."


Ternyata setelah Adrine bergerak, pedangnya membelah suatu makhluk seukuran tubuh Adrine dengan tingkat kekuatan setingkat Suci peringkat 2.


"Menurutku, bagaimana kalau tuan melakukan penyerangan dengan beberapa pengelompokan? Mengatur beberapa pasukan yang lain untuk berada didalam tim, bukankah dengan cara itu akan memberikan kekuatan yang jauh lebih efisien?"


Tatapan Adrine mengarah keatas, namun kepalanya menunduk. Pikirannya cukup dipenuhi oleh pemikiran logis dan masih berusaha untuk menjadikan semuanya menjadi realistis.


"Pendapatmu cukup masuk akal. Jika kuperhitungkan lagi, presentasi naiknya kekuatan dan keefisiensinya bahkan dapat naik hingga mencapai 20%."

__ADS_1


Walaupun Purgatory Demon tak memiliki wajah yang pasti dan kurang jelas, namun Adrine bisa merasakan dengan jelas bahwa Purgatory Demon sangat senang karena pendapatnya diterima oleh tuannya dengan senang hati.


"Hmm... Apakah tuan tidak memanggil yang lainnya untuk kembali? Bukankah tuan ingin mengubah strategi serangannya?"


Adrine menggelengkan kepalanya.


"Strategi itu hanya akan aku lakukan untuk nanti disaat ada waktu. Setidaknya, aku sudah punya rencana untuk sekarang ini."


Purgatory Demon mengerti dengan yang dimaksudkan Adrine. Dan Adrine juga pasti mengetahui bagaimana keadaan pasukannya.


SETELAH 3 HARI BERLALU DIDALAM DISTORSI PORTAL


Adrine masih belum mengetahui dimana letak boss yang masih bersembunyi. Untuk berjaga-jaga, Adrine telah mengumpulkan semua pasukannya kembali, dan menyesuaikan semuanya dengan apa yang telah ia rencanakan. Mereka berkumpul tepat dibawah pohon yang cukup besar dan dikelilingi beberapa pohon kecil disekitarnya


"Aku akan menyusun kelompok disini. Akan ku bagi menjadi 5 tim disini, dan dimulai dari tim White Wolf. Kau akan ditemani dengan Golden Fire, Shiva, dan Dusk."


Lalu, semua pasukan yang namanya merasa terpanggil langsung berkumpul dan mendekati Adrine.


Dan sama seperti sebelumnya, mereka berkumpul dan berbaris mendekati Adrine sesuai nama yang Adrine berikan pada mereka.


"Berikutnya, tim Golem. Kau akan bersama dengan Dragon Steel dan Omega. Lalu, tim Crystal Wolf adalah Red Diamond, Dark Wolf, dan Iron. Dan tim terakhir adalah tim dari Four-armed Ape yang akan bersama dengan Fire Rhino, Tritan, dan Trishy."


Dan setelah Adrine menyebutkan semua nama tadi, seluruh pasukannya berbaris rapi dan mengikuti semua arahan dari Adrine.


Lalu Adrine memunculkan Purgatory Demon untuk memberinya beberapa pendapat tentang arah yang akan dituju.


"Tuan, menurutku kalau arah yang akan ditempuh harusnya adalah yang paling kuat akan berada di jalur yang nantinya akan tuan lalui. Dan tim yang paling lemah akan sedikit melenceng dari arah tim lainnya."


Adrine mengangguk perlahan dan menyetujui pendapat dari Purgatory Demon.


"Kau ini cukup cerdas. Aku sendiri mungkin tak akan bisa bila tak ada dirimu sekarang ini."

__ADS_1


Lalu, Purgatory Demon pun langsung menunduk dan menghadap kedepan. Dan setelah itu pun Adrine langsung mengatur untuk arah semua pasukannya dan mengurutkannya dari yang terkuat.


"Kalian pasti harus sudah paham!! Sekarang juga, berpencar!!"


Tanpa harus disuruh 2 kali, mereka semua langsung bergegas menuju kearah yang telah ditentukan Adrine.


"Tuan. Mengapa anda tidak mengikutsertakan saya dan Hydra untuk masuk kedalam salah satu tim? Bukankah saya bisa mempercepat pencariannya?"


"Tidak perlu! Disini kau harus menjagaku dan untuk Hydra, aku masih menyimpannya dan akan mengeluarkannya disaat waktu yang tepat."


Purgatory Demon mengangguk paham. Dan dengan segera, Adrine langsung bergegas maju dan mengikuti arah yang telah ditentukannya untuk maju.


Hingga beberapa waktu kedepan, Adrine hanya menemukan mayat-mayat hewan spirit yang berserakan dimana-mana.


"Setidaknya, mayat-mayat ini setingkat Suci peringkat 3 atau 4. Semua pasukanku juga masih terus maju kedepan."


Adrine melihat sekelilingnya untum memeriksa apakah keadaan disekitarnya cukup baik atau tidak.


"Aku bisa membereskan beberapa mayat ini. Tapi akan memakan waktu untuk membakar semuanya."


Sebenarnya, Adrine ingin beristirahat sejenak untuk memulihkan tenaganya hingga beberapa waktu. Tetapi, Adrine sudah tidak lagi memikirkan tentang mayat yang berserakan disekelilingnya. Adrine langsung duduk disamping sebuah pohon.


"Purgatory Demon, kau berjagalah!! Aku akan beristirahat disini untuk beberapa saat."


Purgatory Demon mengangguk.


"Baik tuan."


Didalam alam Distorsi Portal, kultivasi tidak bisa dilakukan karena adanya perbedaan energi yang terdapat disana dengan yang ada diluar. Maka dari itu, Adrine hanya tidur dan tidak melakukan kultivasi.


Dalam waktu singkat, Adrine langsung tertidur pulas karena nikmatnya angin sepoi-sepoi yang berhembus disekitarnya.

__ADS_1


Bersambung!!


__ADS_2