
Adrine benar-benar terkejut mendengar kalimat yang diucapkan oleh drone. Ia tak percaya bahwa mata yang dibangkitkannya lebih dari satu.
"Bagaimana bisa?" Tanya Adrine dengan jantung yang berdetak kencang.
"[Ini adalah kondisi yang sangat langka untuk para kultivator. Setiap orang hanya bisa mendapatkan 1 mata jiwa dan apabila ada yang mendapatkan 2 mata jiwa, maka itu adalah suatu keajaiban.]"
"2 mata jiwa adalah keajaiban, lalu bagaimana dengan mendapatkan 3 mata jiwa?" Tanya Adrine.
"[Maka tuan adalah salah satu dari para kultivator yang telah mendapatkan suatu kemustahilan.]"
'Kemustahilan? Takdir apa ini yang telah diberikan oleh tuhan untukku?' Gumam Adrine dalam hati.
"Mata jiwa apa yang telah kudapatkan?" Tanya Adrine sambil mengaktifkan mata jiwanya yang kanan.
"[Menganalisa...]
[-Mata kiri : Tak diketahui.
-Mata kanan : Tak diketahui.
-Mata ketiga : Tak diketahui.]"
"Apa maksudnya ini?" Adrine sangatlah tak terima dengan jawaban yang tertera pada layar yang ada didepannya.
__ADS_1
"[Mata yang telah diaktifkan oleh user adalah mata jiwa bawaan asli, bukan mata mata jiwa turunan.]"
"Hmm, kalau begitu aku ingin memberi nama mata ini, apakah bisa?" Tanya Adrine.
"[Ya tuan, anda bisa memberikan nama untuk mata jiwa bawaan asli.]"
"Apa sistem bisa menunjukkan bagaimana detail mata ini, atau gambarnya?" Tanya Adrine.
"[Bisa tuan. Tetapi layar hanya bisa menampilkan gambar mata yang diaktifkan dan gambarnya hanya pada lingkaran irisnya saja. Mohon tunggu sebentar.]"
"Ya. Lakukan saja." Ujar Adrine yang ingin segera melihat matanya secara langsung.
"[Menganalisa...]"
"Aku merasa mata jiwaku sedang berfluktuasi. Energi pada mata jiwaku bisa terasa dengan sangat jelas." Ujar Adrine.
Lalu Adrine sudah mampu merasakan energi mata jiwanya, dan ia sudah bisa mengendalikan kekuatan pada mata jiwa tersebut. Setelah itu, Adrine pun sudah mampu mengeluarkan artifak yang tersimpan pada setiap mata jiwa masing-masing kultivator.
"Belum juga aku memberikan nama untuk mataku ini, aku sudah dapat belati baru yang tak bernama lagi." Ujar Adrine dengan wajah konyol.
"Sistem, belati ini artifak tingkat apa?" Tanya Adrine.
__ADS_1
"[Menganalisa...]
[Artifak tingkat puncak.]"
"Setingkat apa itu?" Adrine merasa terkejut saat mendengar tingkatan yang tak ia ketahui.
"[Artifak tingkat puncak adalah artifak yang tingkatannya berada tepat diatas artifak tingkat tinggi.]"
"Lalu, bagaimana dengan mata jiwa yang lain? Rata-rata pada tingkatan apa artifak yang mereka dapatkan?" Tanya Adrine lagi.
"[Apabila dirata-rata seluruh kultivatot diplanet ini, mereka mendapatkan artifak tingkat tinggi.]"
"Yeah!" Adrine sangat senang mendengar kalau kebanyakan orang yang mendapatkan artifak pada mata jiwa adalah artifak tingkat tinggi.
"[Tuan, rata-rata adalah tingkat tinggi. Bukan berarti tidak ada yang mendapatkan artifak tingkat puncak.]"
"Oh ya, kau benar juga drone. Diplanet ini, apakah ada yang mempunyai artifak dengan tingkat diatas puncak?" Tanya Adrine lagi.
"[Ada. Terdapat 7 kultivator yang mendapatkan artifak dengan tingkat diatas puncak. Yang paling terkenal adalah Tina Farisa Dibraini. Ia adalah kultivator yang mendapatkan artifak tingkat semesta tertinggi.]"
"Apa maksudnya dari artifak tingkat semesta tertinggi?" Tanya Adrine lagi.
"[Artifak tingkat semesta tertinggi adalah artifak dengan tingkatan semesta tetapi kekuatan dari artifak tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan artifak tingkat semesta yang lainnya. Tetapi, belum masuk ketingkatan selanjutnya.]"
__ADS_1
"Kalau begitu, apakah ada seseorang yang mendapatkan artifak tingkat semesta diperguruan ini?" Tanya Adrine lagi.
"[Ada!]"