Immortal God Cultivator

Immortal God Cultivator
Perlawanan sengit terhadap Killer Skeleton Demon


__ADS_3

Adrine telah membunuh Leyan dalam pertarungannya, ia mengambil dua cincin penyimpanan Leyan dan satu sisanya diberikan kepada orang-orang yang ada di sana.


KRAAAK!! KRATAAK!


Terlihat dinding kristal yang sebelumnya terbentuk oleh pedang Adrine mulai retak, terdapat serangan yang memberikan kerusakan besar dari balik tembok. Adrine mulai resah dengan Killer Skeleton Demon yang terlihat mulai menunjukkan gerak-geriknya.


"Kalian semua berjaga-jaga! Kita mundur sedikit, setelah dinding itu hancur, sosok itu akan keluar dan menyerang kita!" Ujar Adrine dengan tatapan yang sangat serius.


Semua orang mengangguk, mereka tahu seberapa bahayanya sosok yang ada di balik dinding kristal di depan mereka. Pedang yang sebelumnya menancap di dinding dan membuat serta menyatu dengan dinding kristal pembatas mulai keluar secara perlahan dan kembali di belakang punggung Adrine.


Adrine begitu waspada dengan apa yang ada di depannya, begitupun dengan yang lain. Bayangan Adrine terlihat menggeliat seperti siap akan serangan yang akan dilancarkan. Hawa pembunuh juga mulai terasa sangat pekat dan begitu menusuk, sehingga mereka yang lemah akan mati konyol hanya karena sesak nafas akibat aura membunuh dari Killer Skeleton Demon.


'Hawa membunuhnya saja sampai menembus dinding yang kuciptakan, dia pasti sudah mencapai antara fase penyempurnaan ataupun evolusi akhir,' pikir Adrine.


KRATAAK!!


Keretakan dinding sudah sangat besar dan banyak kristal kecil yang telah berjatuhan.


"INI DIA!!!" Teriak Adrine.


BLAAARR!!


Tembok pembatas ciptaan Adrine telah hancur, terlihat Killer Skeleton Demon menggunakan suatu teknik penciptaan yang menciptakan puluhan tulang besar yang menyerupai tangan besar. Tangan tulang itulah yang menghantam tembok sampai hancur.


"KELUARLAH KALIAN SEMUA!!!" Teriak Adrine.


Muncul enam sosok humanoid yang keluar dari bayangan Adrine. Yang paling lemah Adrine tempatkan di depan, yaitu dua Purgatory Demon dan Bolt Demon yang masih berada di peringkat 6 level-1.


Setiap mata sudah sangat antusias dan waspada akan Killer Skeleton Demon, pasukan Adrine juga terus waspada dan tidak bertindak apapun karena belum menerima perintah.


ZRAAAST!!


Killer Skeleton Demon melesat dengan cepat dan menargetkan Adrine dalam serangannya, hewan iblis ini paham dengan kelemahan dari kemampuan pemanggilan roh, yaitu sang pemanggilannya (summoner). Purgatory Demon mengerti gerak-gerik Killer Skeleton Demon yang mulai mendekati Adrine, dengan segera ia melindungi tuannya dengan menggores tanah dan menciptakan semburan api dari goresannya. Killer Skeleton Demon menahan langkahnya dan segera melangkah mundur, Purgatory Demon dan Bolt Demon sendiri belum melakukan serangan karena belum mendapat perintah.


Adrine mentransformasikan dirinya dengan jiwa Blood Demon, ia mengantisipasi akan serangan fisik yang mungkin akan melukainya yang di mana si iblis darah ini akan meregenerasi kulit yang terluka dengan sangat cepat.


'Mungkin ini akan sulit, untung saja tengkorak itu belum mencapai fase evolusi akhir dan mencapai tingkat Jelmaan Iblis peringkat 2,' pikir Adrine dengan tatapan yang penuh akan kewaspadaan.


ZRAAAST!!


Killer Skeleton Demon membentuk tangannya yang berupa tulang menjadi lengan yang mirip seperti pedang, sosok ini melesat ke arah Purgatory Demon dan mulai menciptakan pertarungan.


BLAAARR!!

__ADS_1


Ledakan kekuatan terjadi, perlawanan terhadap Killer Skeleton Demon tak dapat dihindarkan, pertarungan akan semakin sengit. Orang-orang yang ada di sana telah mengaktivasi zirah mereka sekaligus membuka mata jiwa mereka masing-masing, ada juga beberapa yang mengeluarkan artifak jiwa.


Killer Skeleton Demon sebenarnya masih menargetkan Adrine, namun pasukan Adrine merepotkannya untuk menyentuh target di depan matanya.


'Aku tahu aku adalah target utamanya, pastinya ini merepotkan kalau aku targetnya,' pikir Adrine.


PLAAAK!!


Adrine menapak tanah dengan sangat keras menggunakan tangan kanannya dan muncul puluhan stalakmit yang menyerang menuju ke Killer Skeleton Demon. Iblis tengkorak itu melompat mundur dengan cepat, namun Purgatory Demon mengejarnya, Adrine memang memerintahkannya untuk melakukan perlawanan. Purgatory Demon dan Killer Skeleton Demon pun melakukan partarungan yang sangat sengit, bahkan ketika salah satunya menghantam tanah, maka akan terjadi gempa yang hebat.


Bolt Demon yang sedari tadi hanya mengawasi pertarungan, kini ia berjalan mendekati tuannya.


"Ada apa Bolt Demon? Apa kau ingin mengatakan sesuatu?" Tanya Adrine.


Bolt Demon mengangguk.


"Tuan, mungkin saja jika Purgatory Demon akan kalah oleh Killer Skeleton Demon, bahkan jika harus aku yang menyusul ke dalam pertarungan pun akan tetap kalah, itu karena kekuatan iblis tengkorak itu sudah hampir menyentuh tingkat Jelmaan Iblis peringkat 2," jelas Bolt Demon.


Adrine hanya terdiam saja, ia juga sebenarnya sudah tahu akan hal itu. Tingkat Jelmaan Iblis peringkat 2 setara dengan kultivator puncak tahap Kehancuran level-1 atau bahkan mungkin level-2, tergantung dari kemampuan, jenis, dan keunikannya.


"Lalu, apa kau punya solusinya?" Tanya Adrine lagi.


Bolt Demon mengangguk lagi.


Adrine kembali terdiam dan nampak seperti memikirkan sesuatu.


"Teknik yang besar pasti ada dampak negatif dan kekurangannya, aku mau kau menyebutkan semua kekurangannya!" Titah Adrine.


"Anda benar, tuan, kerugian yang dihasilkan dan kekurangannya adalah memakan waktu ketika sedang menjalankan tekniknya karena proses pengumpulan energinya dan pengompresannya cukup rumit, energi yang dibutuhkan pun juga besar, memiliki daya ledak yang luar biasa namun berdampak pada diri kami sendiri juga," jelas Bolt Demon.


Adrine sama sekali tak mencemaskan daya energi yang dibutuhkan, itu karena dirinya mempunyai Tongkat Energi Selestial, hanya saja ia mencemaskan waktu yang dibutuhkan untuk melancarkan tekniknya.


"Hah, kalian pasti butuh bantuan, aku akan mengirimkan lagi pasukan yang bisa membantu kalian, untuk keselamatanku, kau tak usah khawatir," ujar Adrine.


Kemudian ia memerintahkan Bolt Demon untuk maju dan mengulur waktu agar bisa mendorong mundur Killer Skeleton Demon, sehingga ketika iblis tengkorak itu sedang lemah dan mengumpulkan tenaga, maka Purgatory Demon dan Bolt Demon akan melakukan penggabungan jiwa.


Sementara itu, Adrine menancapkan ketujuh Pedang Semesta Laut Dalam ke tiap dinding, ia bermaksud untuk membuat tembok berlapis yang melindunginya dari dampak pertarungan dari kedua pasukannya dan Killer Skeleton Demon.


TRAAAAKK!!


Dinding mulai terbentuk, bahkan jauh lebih tebal dari yang sebelumnya. Bahkan Blood Demon juga membuat dinding darah beku sendiri, lapisan tembok pelindungnya sangat tebal bahkan setidaknya sampai 4 meter ditambah dengan dinding darah beku.


'Aku menyerahkan semua ini pada kalian berdua, Purgatory Demon, Bolt Demon!' ujar Adrine dalam hati.

__ADS_1


Dan pada saat yang bersamaan, Purgatory Demon telah membuat Killer Skeleton Demon mundur, kemampuan regenerasinya bertolak belakang dengan api yang dimiliki oleh Purgatory Demon sehingga membuatnya rugi besar dalam pertarungannya. Dan sebaliknya, ini adalah keuntungan besar untuk dua pasukan Adrine.


"Hei hei, kutanya pada kalian berdua, kenapa kalian bisa menjadi pasukan dari bocah yang lemah itu?" Tanya Killer Skeleton Demon.


Purgatory Demon dan Bolt Demon hanya diam dan saling memandang, Killer Skeleton Demon sudah merasa ada yang aneh dengan keduanya dan begitu juga merasa aneh dengan Adrine.


"Kalian sepertinya sudah berubah menjadi lain, walaupun kekuatan kalian itu setingkat dengan tingkat Jelmaan Iblis peringkat 1, tapi kemampuan yang kalian tunjukkan itu setara dengan Jelmaan Iblis peringkat 2. Sepertinya tuan kalian itu lebih mementingkan kualitas dibandingkan kuantitas, dan kalian juga sepertinya tidak bersedia menjawab pertanyaanku tadi, benar bukan?" Tutur Killer Skeleton Demon.


"Peningkat Jiwa (Upgrader Soul)," ujar singkat Purgatory Demon.


Killer Skeleton Demon sedikit terkejut mendengarnya, walaupun wajah aslinya tertutup oleh topeng yang terbuat dari tulang, tapi bisa dilihat bahwa ia sedang terkejut dan merasa tak percaya.


"Apa aku tidak salah dengar? Jika itu benar, kenapa jiwanya tidak terlihat bercahaya?" Tanya Killer Skeleton Demon lagi.


Purgatory Demon dan Bolt Demon hanya diam saja dan terus menatap Killer Skeleton Demon dengan tatapan waspada.


Kemampuan Peningkat Jiwa (Upgrader Soul) bisa terlihat oleh hewan iblis dan beberapa hewan spirit kuno. Jiwa seseorang akan memancarkan cahaya dan intensitas cahaya yang dipancarkan menunjukkan seberapa besar pengaruh kemampuan tersebut terhadap jiwa yang dijadikan sebagai pasukan.


"Hah, sepertinya ini sama saja aku tidak bertanya ... Eh?"


Sementara Killer Skeleton Demon sedang mengeluh, kedua pasukan Adrine melakukan kombinasi jiwa.


'Mereka bisa sampai melakukan hal seperti ini? Mati itu mengerikan, tapi jika aku dibangkitkan oleh seorang Nekromanser yang memiliki kemampuan Peningkat Jiwa seperti bocah itu adalah sebuah berkah, bahkan bisa sampai melakukan kombinasi jiwa,' pikir Killer Skeleton Demon.


Banyak dari ras hewan iblis yang bersedia mati demi para Nekromanser, tapi mereka bisa memilih bagaimana tuannya dan tidak sembarangan dalam menilai. Mereka juga tahu konsekuensi dari memiliki kekuatan yang terus ditingkatkan adalah Kontrak Jiwa dengan tuannya yang akan sangat kuat, mereka tak hanya bergerak dalam perintah, mereka bahkan harus terus dikorbankan dan tubuh mereka hanyalah bergerak jika diperintahkan saja.


Karena sempat lengah, Purgatory Demon dan Bolt Demon berhasil mengkombinasikan jiwa, tubuh mereka hitam pekat yang diselimuti oleh api ungu dan petir biru di setiap bagian.


"Misil Armageddon!!!"


Tanpa basa-basi, Purgabolt Demon (Purgatory Demon+Bolt Demon) langsung mengerahkan teknik yang dimaksud sebelumnya. Hanya dengan menggenggam erat kedua tangannya dan menodongkan telunjuknya layaknya pistol, muncul bola api dengan petir yang luar biasa kuat dan siap meluncur layaknya misil yang sesungguhnya.


PHIUUU!!


Ketika misilnya dilepaskan, muncul sayap pada punggung Purgabolt Demon dalam sepersekian detik saja dan langsung lenyap.


'Benda itu kerapatannya sangat luar biasa, teknik mereka bukan main, energinya begitu kuat dan sangat padat, ledakan ini ... '


BLAAAAAAARRRR!!


'Sudah jelas bisa membunuhku,' batin iblis tengkorak.


Bersambung!!

__ADS_1


__ADS_2