Immortal God Cultivator

Immortal God Cultivator
Misi


__ADS_3

"[Mentality adalah suatu ketahanan dan kekuatan seseorang terhadap kekuatan mental.]" Instruksi sistem.


"Lalu, apakah ada hubungannya dengan formasi mental?"


"[Formasi mental adalah sebuah kekuatan yang dihasilkan oleh energi mental seseorang untuk digunakan sebagai menyerang ataupun pertahanan. Formasi mental juga beragam jumlahnya.]" Instruksi sistem.


"Berarti, jika mentalityku semakin tinggi, maka pertahanan dan kekuatanku terhadap kekuatan mental juga terpengaruh. Hal ini menjelaskan bahwa aku bisa terluka lumayan serius akibat serangan mental dari Arpha." Adrine mulai memahami dan menyadari bahwa point mentality juga sangat penting.


"Ada juga dengan membuat misi sendiri? Apa maksudnya?" Adrine sedikit tak memahami tentang sistem pada USC ini.


"[User bisa membuat misi sendiri, dan juga hadiahnya akan dianalisa menurut kesulitan pada misi tersebut.]" Instruksi sistem.


"Kalau begitu, aku ingin membunuh seluruh kawanan serigala bermata kristal. Apa hadiahnya?" Adrine langsung membuat misi sendiri begitu saja.


"[Menganalisa...]


[-Misi : Membunuh seluruh kawanan serigala bermata kristal


-Kesulitan : Mudah


-Waktu : Selesai sebelum berganti hari


-Lokasi : Hutan Sindra

__ADS_1


-Hadiah menang : 3 Pil Darah Serigala


-Hadiah drop : 128 mata serigala bermata kristal.


-Jumlah kawanan : 128 serigala.]"


"Tunggu tunggu, kenapa langsung membuat misi begitu saja. Dan apa itu, kesulitannya mudah? 128 kawanan dibilang mudah? Matilah aku." Adrine terkejut melihat sistemnya tiba-tiba membuat misi begitu saja.


"[Jika User tidak bisa menyelesaikan misi tersebut hingga waktu yang ditentukan selesai, maka user akan dikenakan hukuman pada saat itu juga.]"


"Nani?"


Adrine pada saat itu pasrah saja dan langsung pergi menuju kehutan Sindra. Adrine mengikuti arah yang ditunjukkan oleh penanda yang muncul begitu saja diatas kepala Adrine. Tetapi penanda tersebut masih bisa terlihat walaupun diatas kepala Adrine.


Adrine masih dalam kondisi bersembunyi untuk menemukan penyerangan yang tiba-tiba dan langsung membunuh beberapa serigala sekaligus.


"Hei, sedang apa kau?"


DEG!!


Muncul suara dari belakang Adrine dan ada tangan yang tiba-tiba menepuk pundak Adrine. Mata Adrine terbelalak lebar karena terkejut.


"WHOAA!! SIAPA KAU?" Adrine meloncat karena terkejut. Adrine langsung berdiri dengan posisi kuda-kuda dan siap untuk menyerang.

__ADS_1


"Hei hei, ini aku, Etern."


"Ternyata itu kau Etern." Adrine mengelus dadanya. Dan wajahnya menjadi lunak.


"Kau sedang apa disini?" Tanya Etern.


"Aku sedang ingin menyerang kawanan serigala bermata kristal. Kau pergilah, nanti kau bisa terluka!" Adrine menyuruh Etern pergi karena takut akan kenapa-napa terhadap Etern nantinya.


"Dimana?"


"Hah? Kenapa serigalanya menghilang? Dimana mereka?" Saat Adrine kembali melihat kawanan serigala tersebut, semua kawanannya menghilang.


DUAGH!! BLAAM!! DUAR!! BLAAM!!


"Kau sedang berkelahi dengan siapa Etern?" Adrine mendengar suara pukulan dibelakangnya, dan mengira kalau Etern sedang bertarung dengan seseorang.


'Dimana semua serigalanya? Menghilang kemana mereka semua?' Adrine masih saja melihat dari jauh untuk mencari kawanan serigala tersebut.


"ADRINE, AKU INI SEDANG BERTARUNG DENGAN SERIGALANYA." Etern tiba-tiba berteriak dan mengatakan kalau dia sedang bertarung dengan kawanan serigala tersebut.


"Apa?" Benar apa yang dikatakan oleh Etern. Dan saat Adrine menoleh, Adrine langsung melihat semua kawanan serigalanya sedang bertarung dengan Etern.


"Bagaimana bisa?" Adrine langsung terkejut melihat semua kawanannya sudah keluar dan malah menyerang Etern.

__ADS_1


__ADS_2