
Lalu datang dua bodyguard dengan pencapaian tingkat keabadian. Mereka datang untuk memeriksa apakah keadaan tuannya, Heyto dan Hanura baik-baik saja.
"Ada apa tuan? Apakah anak ini membahayakan?" Tanya bodyguard tersebut.
"Tidak, aku hanya terkejut anak ini punya barang bagus." Ujar Heyto dengan mengayunkan telapak tangannya mengisyaratkan agar mereka keluar.
"Baiklah tuan, saya mohon izin keluar. Saya minta maaf atas kelancangan saya." Ujar bodyguard tersebut sambil menundukkan kepalanya dan berjalan keluar.
"Baiklah, sampai dimana kita tadi?" Tanya Heyto.
"Aku tanya lagi, berapa harga yang akan kau tetapkan untuk Pil Yang Neraka Es Pertama?" Tanya Adrine.
"Harga sama dengan Pil Yin Surga Kelima. 10000 koin plasma. Kau bisa menjualnya kepada kami seharga 9000 koin. Bagaimana?" Ujar Heyto.
"Hmm..." Adrine masih sedikit berpikir-pikir dengan harganya.
"Oh ya. Kalian belum memperkenalkan nama kalian kepada kami. Siapa nama kalian?" Tanya Hanura.
"Namaku Adrine Arnando, dan ini sahabatku namanya adalah Etern." Ujar Adrine memperkenalkan diri dan Etern.
"Hei, kau ini apa benar menetapkan harga semahal ini? Biasanya, harga pil tersebut seharga 8800 koin saja." Ujar Etern.
"Kami bersungguh sungguh dengan harga tersebut. Dan kualitas pil yang kami jual haruslah tinggi juga. Kami juga menjualnya kepada para konglomerat terkenal." Ujar Heyto.
"Minimal pil yang dijual harus 70% termurnikan." Ujar Hanura menambahkan.
"Aku setuju dengan harga yang kalian tetapkan. Tetapi, aku tak tahu berapa nilai pemurnian pada pil ini." Ujar Adrine dengan sangat jujur.
"Coba saya cek." Ujar Heyto.
__ADS_1
Adrine memberikan pil tersebut kepada Heyto untuk diperiksa. Dan saat Heyto memeriksa pil tersebut, Heyto mengaktifkan mata jiwanya yang ternyata bisa melihat tingkat kemurnian pada pil.
"Ini... Ini... Hebat sekali. Tingkat kemurniannya sampai 100%. Dimana kau menemukan pil ini nak?" Tanya Heyto yang terkagum.
"Itu... Maaf aku tak bisa menjelaskannya." Ujar Adrine.
"Tak apa nak. Bagaimana kalau kita berbisnis?" Ujar Heyto.
"Apa maksudmu?" Tanya Adrine yang tak paham.
"Kau bisa menjual pil tersebut setiap bulannya dengan jumlah stok yang terbatas." Ujar Heyto.
"Nah, inilah yang aku mau." Ujar Adrine.
"Baguslah. Berapa stok yang akan kau berikan perbulannya?" Tanya Heyto.
"Ya, aku setuju." Ujar Heyto.
"Untuk Pil Yin Surga Keempat aku bisa mengirimkan kepadamu sebanyak 30 pil setiap 3 bulan." Ujar Adrine.
"Tak apa-apa. Ini adalah penjualan pertamamu ditempat ini. Kau boleh menjual dengan jumlah yang kau hendaki." Ujar Hanura.
"Aku akan menjual 15 Pil Yin Surga Keempat, dan 10 Pil Yang Neraka Es Pertama." Ujar Adrine.
"Apa kau punya jenis pil yang lain?" Tanya Hanura.
"Ya." Jawab Adrine dengan singkat.
"Pil apa itu?" Tanya Hanura lagi.
__ADS_1
"Ada Pil Mutiara Petir Langit, Pil Yuan Emas, Pil Empat Gunung Hitam, dan Pil Dua Duri Jiwa." Ujar Adrine.
"Semua pil itu... Bagaimana caramu bisa mendapatkan pil tingkat tinggi sebanyak itu?" Tanya Hanura yang terkejut.
Heyto sebenarnya juga terkejut mendengar Adrine punya pil tingkat tinggi dengan jumlah yang sangat banyak. Tetapi, karena istrinya sudah berbicara, Heyto lebih memilih diam daripada seperti memprovokasi Adrine.
"Aku tidak bisa menjelaskannya." Ujar Adrine. Sebenarnya didalam hati kecil Adrine, ia sengatlah panik dengan pertanyaan tersebut.
"Pil Mutiara Petir Langit, apa kau bisa menjualnya kapada kami. Itu senilai ribuan lho." Ujar Hanura.
'Apa? Ribuan? Pil yang jumlahnya sampai ribuan dicincin penyimpananku ini ternyata sangat mahal. Lebih baik kujual dari dulu.' Gumam Adrine dalam hati.
"Berapa harga dari Pil Mutiara Petir Langit?" Tanya Adrine.
"7500 koin plasma. Apa kau setuju?" Tanya Hanura.
"Ya, aku akan menjualnya untuk pertama sebanyak 50 pil. Dan untuk berikutnya nanti setiap 3 bulan akan kukirimkan sebanyak 80 pil." Ujar Adrine sambil mengeluarkan 5 pil tersebut ditangannya.
"80 pil setiap tiga bulan? Dan apa ini, pil ini kemurniannya sampai 100%. Hebat sekali, punya berapa banyak semua pil ini?" Tanya Heyto.
"Aku punya beberapa lagi. Bagaimana, apa kalian juga setuju dengan jumlah yang kusebutkan?" Tanya Adrine.
"Ya, jadi total keseluruhan adalah 532500 koin plasma. Aku akan mengirimkan koinnya lewat online yang langsung masuk kedalam data penyimpanan koin milikmu." Ujar Heyto.
"Banyak sekali. Kalau begitu, yang 32500 kirimkan pada nama Etern." Ujar Adrine.
"Baiklah. Uangnya telah aku transfer." Ujar Heyto.
"Ya, aku juga telah mendapatkan notifikasinya." Ujar Adrine.
__ADS_1