Immortal God Cultivator

Immortal God Cultivator
Dusk


__ADS_3

"Baiklah!" Etern pun bergegas menuju kearah Adrine. Saat Etern berlari, ia terkena sangat banyak pasir. Etern hampir terseret oleh pasir pasir tersebut.


"Aaargh!" Etern hampir tak kuat dengan tarikan pasirnya. Adrine sangat khawatir akan keselamatan Etern.


ZRIIIING!!


Adrine langsung bergerak cepat menyelamatkan Etern. Kecepatan Adrine yang luar biasa membuat badai pasir itu bukan apa-apa bagi Adrine.


"Lihat! Badai pasirnya terkumpul dan membentuk tubuh." Kata Etern dengan sangat waspada.


"Iya, tapi kenapa sepertinya bentuknya seperti manusia?" Adrine juga memperhatikan bentuk dari pasir tersebut.


"Ya, semakin lama bentuk semakin menyerupai wujud manusia." Adrine dan Etern mengamati kumpulan pasir yang membentuk


tubuh yang lama kelamaan menjadi manusia.


TRIIING!!


Mereka berdua terkejut dan benar apa yang mereka duga. Wujudnya sempurna menyerupai manusia.

__ADS_1


"Ini pertama kalinya aku melawan monster berwujud manusia. Terakhir aku bertemu dengan monster seperti ini tapi wujudnya masih ada monsternya sedikit. Tapi ini....?" Kata Adrine.


"Berarti semakin mirip wujudnya seperti manusia, maka semakin kuat pula kekuatan yang dimilikinya." Kesimpulan dari Etern. Tiba-tiba monster tersebut berubah lagi menjadi wujud pasir dan menghilang.


"Apa dia bisa menghilang?" Kata Adrine dan Etern secara bersamaan.


TRIIING!!


"Awas dibelakang." Adrine langsung reflek kearah belakang dan sedikit mundur. Boss yang saat ini sangat kuat.


"Etern kau berlari mundur saja. Sama seperti tadi, biarkan aku yang akan menyerangnya!" Kata Adrine.


"Kau harus baik-baik saja setelah ini, oke?"


'Dia itu berelemen pasir, mungkin dengan kekuatan api aku bisa mangalahkannya' Pikir Adrine dalam hati.


"Gabungkan jiwa Golden Fire!!" Adrine langsung berpikiran dari titik lemahnya dulu. Setelah Adrine menyatu dengan jiwa tersebut, Adrine langsung mengeluarkan teknik pamungkas.


"Holy Fire!!" Muncul api emas disekeliling Adrine. Adrine mengendalikan api emas tersebut seperti membentuk seekor ular. Menyerang kesana sini tapi Boss-nya bisa menghindarinya dengan mudah.

__ADS_1


"Baiklah, Breath of Fire!!" Semburan api muncul dari mulut Adrine karena teknik dari Golden Fire. Dusk mengenainya tapi tidak berarti begitu banyak.


Dual menghilang lagi. Tapi Adrine sudah punya cara yang cemerlang untuk menghadapi musuh seperti Dusk ini.


"Kalau ia tak muncul dari belakang pasti dari samping." Etern mengamati Adrine dari kejauhan. Jaraknya juga sangat jauh. Tiba-tiba...


"AAAARGH!!" Suara teriakan yang sangat keras muncul dari arah tempata dimana Etern sedang memulihkan diri.


"Apa, kukira dia mau menyernglu dari belakang? Ternyata dia malah menyerang Etern, tak akan ku maafkan. Dead Silent, Dead Shadow, Flashstep." Adrine langsung berlari dan bergegas menuju kearah tempat dimana Etern sedang memulihkan diri.


"Apa? TIDAAAAKKK!!* Adrine sangat panik saat melihat Etern diserang oleh Dusk, tetapi beda untuk kali ini. Etern dijatauhkan dari gedung yang sangat tinggi.


ZRIIIING!!


Sekali lagi Adrine menangkap Etern dengan kedua tangannya secara langsung. Adrine meleteakkan tubuh Etern di salah satu lantai yang ada digedung sekitarnya. Adrine langsung bergegas lagi menuju ketempat dimana Dusk masih berada pada tempatnya.


"Beraninya kau menyerang temanku dasar monster kepar*t! Akan kubuat tubuhmu kau terjatuh sampai kau lupa bagaimana caranya untuk berdiri!" Adrine sangatlah marah. Ia langsung cepat memukul kepala Dusk. Tapi kepala Dusk menghilang seperti istana pasir yang dipukul dengan sangat keras.


Lalu kepalanya muncul kembali seperti semula. Dibentuk oleh pasir seperti pada sebelumnya.

__ADS_1


"Dasar monster!! Kalau tinju tak bisa, maka aku akan menghapuskanmu dengan petir!! BLUE BODY CHARGER!!" Adrine langsung menggunakan teknik Blue Body Charger sebagai penyokong kekuatan petir ditubuhnya.


"RASAKAN!! MERIAM PETIR!!"


__ADS_2