Immortal God Cultivator

Immortal God Cultivator
Pertunjukan


__ADS_3

'Bukankah dia adalah wanita yang tadi? Dia diverifikasi sebagai tipe mage?' Pikir Adrine.


"Hei kau, kau itu tipe assassin iya kan? Jangan kau pikir mage sepertiku itu lemah! Kau ini baru pencapaian sungai level-6. Dan aku sudah pencapaian gunung level-1. Jarak diantara kita itu, sudah sangatlah jelas." Kania menyombongkan diri.


'Kupikir ia wanita yang pendiam dan sopan, tapi ternyata ia orang yang sombong. Hampir saja aku tertarik dengannya' Pikir Adrine sambil memasang wajah jijik terhadap Kania.


"Ternyata kau itu sombong ya? Tunjukan seberapa hebat kemampuanmu itu, hehe." Adrine hanya melihat Kania dengan tatapan menantang.


"Kau mau menantang? Kau sendiri nanti yang akan menyesal karena berani menantangku!" Kata Kania yang masih menyombongkan diri.


"Tipe mage ya? Siapa takut!? Hehe." Kata Adrine mengejek.


"Hehe, dasar. Bangunlah para pejuangku!!" Kania membangkitkan dua ekor monster. Yaitu seekor monster laba-laba dan seekor monster kera.


"Huh, monster lemah." Kata Adrine menghina.


"Apa kau bilang?" Kania marah mendengar hinaan Adrine.


"Aku bilang, monster milikmu itu lemah sekali, hehe." Hina Adrine sambil melipat kedua tangannya.


"Grrrhhh!!" Kania geram karena Adrine menghina pasukan miliknya.


"SERAAANG!!" Kania langsung memerintahkan kedua pasukannya untuk menyerang.

__ADS_1


"Matamu itu terlalu sempit untuk melihat kekuatan dari dunia luar. Lihatlah bagaimana aku akan menghancurkan pasukan milikmu itu. Hell Fire Domain!!" Adrine mengeluarkan domain tersebut untuk dapat mengeluarkan pasukannya dalam jangkauan yang luas.


"Heh, jangan mimpi kau!" Kata Kania. Pasukan Kania telah masuk ke domain milik Adrine.


"Kena kau!" Adrine berbisik pelan.


'Apa ini? Kenapa pasukanku menjadi melemah?' Pikir Kania yang kebingungan.


"[Hell Fire Domain (Max).]


[-Meningkatkan kekuatan pasukan sebesar 70%]


[-Meningkatkan kekuatan user sebesar 30%]


"Hehe!" Adrine tertawa santai.


'Pasukanku mengapa jadi lemah? Hah, kenapa dia tertawa? Dia kan sedang kuserang, kok dia malah santai seperti itu?' Banyak hal yang terlintas di benak Kania. Ia menjadi tegang saat melihat Adrine tertawa.


Adrine menunggu hingga tepat pada waktunya. Pasukan Kania lama-lama makin dekat, dan....


SLAASH! SLAASH**!


"Apa.....???" Teriak Kania dan orang orang yang menonton.

__ADS_1


"Ba... Bagaimana bisa? Dia itu tipe assassin, mana mungkin dia bisa...??" Kania hanya bisa berdiri kebingungan melihat seorang tipe assassin bisa membangkitkan pasukan. Apalagi pasukan yang dibangkitkan lebih kuat dari pasukan yang Kania bangkitkan.


"Bukankah dia itu tipe assassin ya? Kok bisa dia membangkitkan pasukan? Bahkan, kelihatannya pasukannya lebih kuat dari milik Kania!? Apalagi dia kan masih pencapaian sungai level-6?" Kata para penonton.


"GRRRHH!!" Kania geram mendengar penonton lebih memuji pasukan Adrine dan malah merendahkan Kania.


"Jadi, apa kau masih sanggup? Hehe." Adrine menghina Kania.


"Graaah... Baiklah. walaupun harus mengorbankan banyak energi, tapi akan menjadi pantas kalau aku bisa mengalahkanmu... Rasakan, bangkitlah kembali pasukanku, GROW UP!!" Kania mengeluarkan teknik rahasia miliknya.


Teknik Kania kali ini menjadikan pasukan miliknya menjadi lebih besar 80%, dan lebih kuat 35% dari sebelumnya.


"Mau pasukanmu menjadi sebesar mungkin, pasukanmu tetap lemah kalau hanya fisiknya yang membesar!!" Adrine masih santai menyikapi kemampuan Kania.


"Jangan ngawur, kekuatannya pun juga meningkat!!" Kania mulai emosi.


"Oh, benarkah?" Adrine masih santai santai saja.


"GRAAAH... SERANG!!" Kania langsung memerintahkan kedua pasukannya untuk menyerang.


"Adrine kau... kau kuat sekali. Kau itu sangat hebat, bahkan dirimu yang sekarang mungkin telah jauh melampauiku." Arpha terpana melihat Adrine telah jauh melewatinya.


"Kau mulai serius ya? Baiklah, kali ini akan kuladeni sampai kau mau mengakui kakalahanmu sendiri! Dead Silent!! Gabungkan jiwa Golden Fire!!" Adrine mulai sedikit serius menghadapi Kania.

__ADS_1


"Kita mulai pertunjukannya, hehe!" ...


__ADS_2