Immortal God Cultivator

Immortal God Cultivator
Percakapan


__ADS_3

Adrine sangat serius saat melihat proses dari sistem yang sedang menempa. Adrine sangat berharap tingkat keberhasilannya tinggi.


TIING


"[Tingkat keberhasilan 100%]"


"Hore!!" Adrine langsung bersorak gembira saat melihat tingat keberhasilan yang ia dapatkan adalah 100%.


Setelah itu, terdapat lingkaran dan ada cahaya putih yang berputar tepat pada garis lingkaran tersebut. Lingkaran dan cahaya tersebut, seperti proses loading pada sebuah game atau aplikasi pada gadget. Dan pada lingkaran tersebut terdapat angka persen yang selalu bertambah setiap detiknya.


"[Proses menempa telah selesai.]


[Stats senjata :


-Nama : Belati Hitam Anting Raja


-Tipe : Belati (Artefak rendah)


-Elemen : Petir


-Ketajaman : Menengah (+1)

__ADS_1


-Kekuatan : Point Kekuatan user (+3)


Berasal dari kekuatan sang raja yang bersemayam didalam sebuah anting. Kekuatan tersebut menyatu dalam sebuah belati dan terjatuh dalam lembah petir Kegelapan.]"


"Mungkin saat aku menggunakan belati ini lagi, point Kekuatanku akan bertambah 3. Benar-benar luar biasa." Ujar Adrine.


Setelah itu, Adrine mengeluarkan Pil Mutiara Petir Langit dan Pil Yin Surga Ketiga. Dengan persepsi tubuh Adrine yang sekarang, Adrine sudah mulai bisa mengabaikan kesakitan yang ditimbulkan oleh efek samping pada kedua pil tersebut. Sehingga Adrine tak pernah merasakan efek stun maupun panas.


Walaupun Adrine tak merasakan efeknya, energi pada sekitar tetap saja terpengaruh. Dimensinya semakin penuh dengan petir setiap kali Adrine selesai berlatih. Tetapi, untuk menghindari suatu hal yang tak diinginkan, sistem pada dimensi pelatihan telah dirancang dengan teliti. Setiap kali Adrine naik pencapaian (Bukan level pencapaian), dimensi pelatihan akan meluas sebesar 1%.


Adrine selalu ingin menjadi kuat dan lebih kuat, makanya ia rajin berlatih. Adrine telah duduk berkultivasi. Menyerap semua energi yang ada disekitarnya. Menjadikan Kekuatannya meningkatkan seiring ia terus berlatih.


SETELAH 1 BULAN BERLALU


"Apakah harus datang ketempat master untuk membangkitkan mata saja? Tidak bisa aktif sendiri atau mencari jiwa dari binatang yang sudah mati?" Tanya Adrine yang masih bermalas-malasan.


"Hei, mengaktifkan mata jiwa itu tidak semudah berlatih. Selain itu, kau juga perlu bantuan master agar mata jiwamu bisa bangkit." Ujar Etern.


"Kalau begitu selain kekuatan bawaan, apa yang bisa mempengaruhi kekuatan dari mata jiwa yang bisa kubangkitkan nantinya?" Tanya Adrine.


"Tak ada. Tapi disetiap perguruan, pasti ingin mendapatkan murid yang kuat dan bisa menjadikan nama harum bagi perguruan itu sendiri. Maka dari itu, setiap perguruan pasti akan menggunakan kekuatan dari 5 master terkuat yang ada diperguruan." Ujar Etern.

__ADS_1


"Tadi kau bilang tak ada. Lalu, apa hubungannya dengan menggunakan kekuatan dari 5 master terkuat?" Tanya Adrine lagi.


"Tadikan sudah kubilang, setiap perguruan pasti ingin muridnya menjadi yang paling kuat. Maka dari itu mereka berusaha untuk mencari seseorang dengan kemampuan mata yang sangat bagus atau setidaknya 10 besar dari mata legenda, dengan dibantu dengan kekuatan dari 5 master." Ujar Etern lagi.


"Jadi begitu. Btw, 10 mata legenda itu apa?" Tanya Adrine lagi.


"Banyak yang belum tahu, bahkan seluruh benua ini belum ada yang tahu apa 10 mata jiwa yang melegenda itu." Ujar Etern lagi.


"Jika mereka tak ada yang tahu, bagaimana cara mereka menetapkan urutan 10 besar dari mata jiwa?" Tanya Adrine lagi yang tak puas akan jawaban dari pertanyaannya.


"Mereka para master mencari tahu tentang kemampuan para legenda yang kuat dengan kekuatan mata jiwanya. Tak ada nama untuk mata jiwa legenda. Lagipula, disetiap perguruan pasti ada catatan tentang itu." Ujar Etern lagi.


"Lalu, apa kekuatan dari 10 besar mata legenda?" Tanya Adrine lagi.


"Ada yang mengatakan bahwa posisi ke-10, adalah mata yang bisa membuat pemilik dari mata tersebut mematahkan seluruh meridian seseorang saat mengaktifkan mata tersebut. Selain itu, kecepatan kultivasinya akan meningkat ratusan kali." Ujar Etern lagi.


"Bagaimana yang kesembilan dan seterusnya? Seharusnya kau sudah tahu tentang mata jiwa itu, kau kan pernah hidup ribuan tahun dulunya." Ujar Adrine.


"Nanti saja. Kita harus berangkat sekarang, kalau tidak semakin lama kita menunda maka kau bisa kesulitan saat membangkitkan mata jiwamu sendiri. Semakin lama kau menundanya maka semakin sulit pula untuk membangkitkannya." Ujar Etern.


"Ayo!"

__ADS_1


Lalu mereka berdua pun berangkat dengan penuh semangat.


__ADS_2