
"Apa kau serius dengan pil itu?" Ujar Faris yang tak percaya.
"Ya, untuk apa aku berbohong? Aku dapat pil ini sudah berbulan-bulan yang lalu. Ada banyak pil itu dicincin penyimpananku." Ujar Adrine.
"Adrine, Pil Darah Hitam Gagak itu tergolong pil yang sangat langka. Bisa meningkatkan kecepatan kultivasi seseorang dan fungsi utamanya adalah mempercepat kemampuan regenerasi seseorang." Ujar Heyto.
"Apa kalian semua tidak mempercayaiku? Ini pilnya kalau kalian tidak percaya." Ujar Adrine sambil mengeluarkan botol kaca kecil yang berisikan 10 Pil Darah Hitam Gagak.
"Ini... Tak bisa dipercaya. 10 Pil Darah Hitam Gagak berada ditangan seorang kultivator muda? Hampir tak bisa dipercaya." Ujar Faris.
"Menurut dari penglihatanku, pilnya 100% asli dan 100% termurnikan.. Hebat!!*" Ujar Heyto yang sangat kagum.
"Lalu, berapa harga asli dari pil ini?" Tanya Adrine dengan muka dan nada yang sangat datar.
"Harga aslinya pada 5 tahun kemarin sempat turun. Tapi sekarang telah naik lagi." Ujar Faris.
"Sekarang harganya bahkan sampai 25 ribu koin plasma." Ujar Heyto.
"Hahaha. Dengan ini, aku akan semakin dekat dengan artifak tingkat semesta." Ujar Adrine dengan tertawa lebar.
__ADS_1
"Koin milikmu itu memang banyak dibandingkan dengan para murid lainnya. Tapi koinmu bahkan belum sampai 10 juta, dan itu belum cukup untuk membeli artifak tingkat puncak." Ujar Faris.
"Maka dari itu aku akan semakin berusaha agar aku bisa mendapatkan koin koin itu." Ujar Adrine dengan penuh semangat.
"APA? 10000 KOIN? MAHAL SEKALI!! ITU TAK MUNGKIN!!" Teriak salah satu kultivator yang tidak terima dengan harga yang telah ditentukan.
"Ada apa itu? Bikin ribut saja." Ujar Faris.
"Sepertinya aku kenal dengan pria itu!? Bukankah dia itu Lee? Ada apa dengan dia?" Ujar Adrine yang sedikit merasa kalau Lee tidak percaya dengan harga dan barangnya.
"Apa kau kenal dia Adrine?" Tanya Faris.
"Ya, dia adalah seniorku. Dulu dia pernah kukalahkan. Sekarang dia menjadi tak tahu malu seperti ini." Ujar Adrine yang agak malu melihat seniornya berperilaku tak baik ditempat umum.
"Sudah kubilang, anak ini punya banyak misteri yang harus dipecahkan." Ujar Faris.
"Untuk masalah Lee, biarkan aku yang akan mengurusinya." Ujar Adrine.
"Hanya sebutir Pil Yang Neraka Es Pertama saja 10000 koin? Apa ini masuk akal?" Tanya Lee kepada pelayan yang melayani Lee.
__ADS_1
"Itu sudah harga yang ditetapkan. Kami hanya menerima perubahan atas perintah dari tuan Heyto." Ujar pelayan tersebut.
"Apa kalian mau merampok?" Ujar Lee yang masih marah marah.
"Senior Lee, hentikan itu!! Kalau kau merasa harganya mahal, kau bisa cari atau buat sendiri. Tak perlu marah marah disini." Ujar Adrine.
"Apa urusannya denganmu? Kau juga mungkin tak akan bisa membeli pil seperti ini." Ujar Lee dengan sombongnya.
"Hei, kau tahu? Pemilik tempat ini telah bekerja sama denganku berbulan-bulan yang lalu. Dan Pil Yang Neraka Es Pertama adalah salah satu dari bisnis kami." Ujar Adrine.
"Heh, dasar pembohong. Hei pelayan, apa kau kenal orang ini?" Tanya Lee yang tak percaya dengan Adrine.
"Ya, dia adalah tuan Adrine. Pemasok utama ketiga pil penguat dari perusahaan Rumah Pil Heyto." Ujar pelayan tersebut.
"Apa? Itu... Berapa kau dibayar sama anak sialan ini?" Tanya Lee yang masih tak percaya dengan ucapan pelayan tersebut.
"Apa maksudmu senior Lee? Pil yang sedang kau protes adalah barang yang berasal dariku." Ujar Adrine.
"Aku minta bukti yang kuat!" Ujar Lee yang masih tidak mempercayai Adrine.
__ADS_1
"Ini. Kau lihat saja semua ini!" Adrine mengeluarkan semua jenis pil dimeja yang sedang Lee tempati.
"Apa?"