
Gulungan kertas yang dipegang Adrine kini memiliki penulisan yang cukup jelas daripada sebelumnya setelah menghisap semua api berwarna tadi. Dan teknik yang terdapat didalamnya bernama Kreasi Phoenix Biru.
"Teknik itu menyangkut secara langsung dengan Altar Sembilan Warna Api Spiritual. Semua api tadi melambangkan unsur kekuatan api, dan terhisap pada gulungan ini. Setidaknya, teknik yang kau pegang ini tidak lebih lemah dibandingkan dengan teknik tingkat Semesta."
"Apa? Tingkat Semesta?"
Sontak Adrine terkejut disaat mendengar ucapan Shin kecil barusan.
"Kalau katamu tidak lebih lemah dari tingkat Semesta, apa jadinya kalau teknik ini jauh diatas tingkat Semesta? Mungkin bisa dikembangkan?"
Shin kecil tersenyum mendengar Adrine berucap barusan.
"Aku bahkan tak mengira kalau kau berpikir tentang hal itu. Pikiranmu sudah cukup jauh ya?"
Teknik yang ingin dikembangkan bisa menjadi teknik yang mungkin bisa menjadi jauh lebih kuat. Tetapi Adrine bukan hanya sekedar ingin mengembangkannya saja.
"Teknik yang tergolong tinggi akan bisa menyentuh langit kalau disempurnakan dan dikembangkan. Dan bukan hanya kukembangkan saja, melainkan ingin kusempurnakan sekalian."
Kalimat Adrine barusan sangatlah berambisi. Bahkan sepertinya Shin kecil sudah tak bisa menghentikan langkah Adrine selanjutnya.
"Jangan hanya berpikir kalau kau hanya dapat 1, kau juga dapat yang lain..."
Adrine langsung menoleh kearah Rune yang ada diatas batu didepannya. Disaat Adrine mengambil Rune tersebut, ia merasa kalau ada sesuatu yang lain pada batu yang ia pegang.
"Teksturnya jauh lebih halus dibandingkan dengan semua Rune yang pernah kupegang sebelumnya..."
"Jangan berpikir kalau Rune yang halus itu kekuatannya juga semakin tinggi. Tingkat kehalusan Rune tidak menentukan kekuatan pada Rune itu sendiri."
Bahkan Shin sudah mendahului apa yang sedang Adrine pikirkan. Dan mengenai halusnya tekstur pada sebuah Rune, memang tidak terlalu mempengaruhi apapun pada Rune itu sendiri.
"Dan yang satunya lagi... Permata Kaca Langit? Benda apa itu?"
Adrine bisa mengetahui apa nama pada benda yang ada didepannya itu karena sudah tertera namanya pada batu dibawahnya.
"Sebuah batu pemercepat kultivasi. Apa kau tak pernah melihat sejenis benda ini?"
Adrine menjadi teringat disaat ia pertama kalinya mendapatkan sebuah benda yang sama, dan bernama Permata Langit. Adrine pun mengambilnya untuk diperiksa dan melihat-lihat.
"Ya... Aku agak sedikit lupa, tapi seingatku dulu aku pernah dapat yang sama seperti ini. Tapi, apa benar kalau batu ini berharga?"
Shin kecil menatap Adrine sejenak dan kembali menatap Permata Kaca Langit yang dipegang oleh Adrine. Tatapannya menjadi sangat serius sekarang ini.
"Batu peningkat kultivasi sangatlah bagus. Namun, semakin besar kegunaan dan khasiatnya, maka semakin besar pula efek samping yang ada. Kusarankan kalau kau menjual saja batu itu disaat kau kembali nanti."
Adrine mengangguk mengerti. Setelah itu, Adrine pun menyimpannya didalam cincin penyimpanannya.
"Aku penasaran dengan Rune ini... Kuhancurkan sekarang aja deh."
Lalu Adrine pun langsung menghancurkannya dengan genggaman tangannya. Tetapi Shin kecil menatap Adrine dengan tatapan yang berbeda.
'Aku tahu, sebenarnya kau ini bukan penasaran dengan Rune nya, tapi penasaran dengan isi kekuatannya... Dasar!!' Pikir Shin kecil.
Pemikiran Adrine sudah terbaca sejak Adrine berekspresi. Shin kecil juga sedikit bisa membaca pikiran Adrine hanya lewat ekspresinya saja.
Setelah itu, Batu yang dihancurkan oleh Adrine mengeluarkan cahaya dan cahaya tersebut seperti asap yang melayang. Lalu, cahaya tersebut memutari tubuh Adrine dan semakin lama pun semakin mendekat dengan tubuh Adrine.
Namun, semua hal tersebut adalah hal normal yang terjadi pada Adrine. Juga pada sebelumnya, setiap kali Adrine memecahkan sebuah Rune, hal barusan juga terjadi seperti itu.
Dan setelah itu, cahaya tadi menembus dan masuk kedalam tubuh Adrine untuk memberikannya skill atau teknik baru.
"Apa aku dapat teknik baru?"
Shin kecil mengangguk.
"Ya. Itu sudah pasti."
Lalu sebuah layar transparan muncul didepan Adrine dan bertuliskan teknik yang telah Adrine dapatkan dari Rune tersebut.
"Rune ini bernama Rune Conqueror. Sepertinya ada beberapa teknik yang tipenya Raging (Amukan). Kukira teknik tipe Transformasi (Perubahan)."
Teknik tipe Raging/Amukan adalah sebuah teknik yang membuat penggunanya meningkatkan statistik tubuhnya disaat pengguna menggunakan teknik tersebut. Dan ada juga teknik tipe Transformasi/Perubahan. Teknik itu hampir mirip dengan Raging, namun ada perbedaan yang membedakan teknik tipe Raging dengan Transformasi. Teknik tipe Transformasi adalah teknik yang mengubah bentuk tubuh yang biasanya merubah dalam bentuk beast/hewan spirit. Dan perubahan tersebut memberikan kenaikan statistik tubuh penggunanya.
"Lihatlah!! Rune tersebut menyesuaikan teknik didalamnya dengan elemen yang kau kuasai. Biasanya, Rune Conqueror elemen utamanya adalah cahaya. Mungkin karena kau banyak menguasai beberapa teknik tipe kegelapan, itulah yang mungkin membuat perubahan pada teknik yang kau dapat ini."
__ADS_1
"Ya. Mungkin kau benar juga, aku juga sudah lihat beberapa kalau kayaknya memang elemennya benar-benar diubah."
Hal tersebut benar adanya karena ada beberapa yang memang benar-benar mengacu pada perubahan elemental dari cahaya ke elemental bayangan atau kegelapan.
"[•Conqueror
-)Star Body
Skill yang membuat tubuh user menjadi sebuah materi bintang yang secara otomatis meningkatkan keseluruhan statistik. Terdapat banyak ukiran bintang pada tubuh yang dapat memperkuat pertahanan user.
-) Infinity Mobilitation
Dapat mengendalikan boneka jiwa dengan kekuatan mental. Kekuatan pengendalian berdasarkan kultivasi user dan kekuatan yang dimiliki oleh boneka jiwa itu sendiri. Jika boneka jiwa memiliki prespektif kekuatan yang lebih tinggi daripada user, maka kemampuan mobilisasi terhadap kesadaran boneka jiwa juga akan berpengaruh, kecuali apabila boneka jiwa tersebut memang milik user sendiri.
-) Prespektif Vundamental
Meningkatkan jarak efektif penglihatan mata dan memperkuat pencahayaan yang diterima oleh mata. User juga menerima beberapa peningkatan dengan skill ini, yaitu pelepasan aura yang cukup besar dan dapat meningkatkan seluruh statistik user secara signifikan dalam kurun waktu tertentu.
-)Tangan Emas Bayangan Kehampaan
User menciptakan sebuah bayangan emas yang terkumpul pada telapak tangannya dan diubah menjadi peningkatan elemental yang berupa cahaya dan diubah menjadi penguatan serangan tangan atau tinju. Seiring user dapat meningkatkan skill ini, peningkatannya bukan hanya pada telapak tangan, melainkan juga bisa sampai pada lengan hingga bahu.
-)Dark ShadowStrings
User dapat menciptakan benang cahaya yang sangat kuat dan panas. User juga dapat menciptakan lebih dari satu benang cahaya untuk digunakan.
+)Dark Shadow Web
User dapat membentuk beberapa benang cahaya untuk dibentuk menjadi jaring. Kekuatannya tetap sama seperti Light Strings dan tak ada yang berubah sama sekali.
-) Shadow Sword Moleculation
Memperkuat daya tahan dan beberapa statistik kekuatan dan ketajaman pada suatu pedang dengan molekulasi partikel kegelapan dan memadatkannya menjadi sebuah materi tak nyata. Residu materi tidak tergabung tersebut akan secara tak langsung akan memperbaiki dan mengurangi kemungkinan kerusakan langsung pada pedang apabila user mengaktifkan skill ini.]"
Adrine benar-benar senang dan bahagia setelah melihat kalau dia benar-benar sangat beruntung sekarang ini. Dari semua yang ia dapat, tak ada satupun keberuntungan yang terlewatkan dari hukuman yang ia terima ini.
Namun, secara perlahan senyumannya mulai menipis dan hilang. Kini wajahnya yang tadi tersenyum berubah menjadi murung dan seperti tidak senang. Shin kecil juga telah melihat wajah Adrine yang murung.
"Ada apa? Kenapa kau cemberut seperti itu? Apa tekniknya tidak sesuai dengan apa yang kau inginkan?"
"Tidak. Bukan itu. Tekniknya semua sangat kuat dan memuaskan, tapi bukan itu yang membuatku jadi begini."
Adrine seperti tak ingin menjelaskan lebih lagi kepada Shin kecil secara langsung.
"Lalu kau kenapa? Apa ada yang salah? Bukankah semuanya sudah kau dapatkan dan memuaskan?"
Adrine menganggukkan kepalanya perlahan.
"Ya, semuanya memang memuaskan. Tapi, ada satu hal yang kali ini sangat mengganjal."
Adrine seperti memang menahan dirinya untuk menceritakan apa yang sedang terjadi. Shin kecil juga semakin dibuatnya menjadi penasaran karena penjelasannya yang kurang lengkap dan hanya ada basa-basi saja.
"Jelaskan saja, ada apa? Apa itu menyangkut denganku?"
"Ya. Semua ini memang sangat menyangkut denganmu, karena sebenarnya yang sedang kupikirkan adalah... USC!? Ya, benar. Benda yang sedang menyatu denganmu dan diriku ini."
"Apa?"
Shin kecil sangat terkejut disaat Adrine mengatakan kalau ekspresinya yang berubah tersebut dikarenakan oleh alat buatannya, yakni USC, Universal System Cultivation.
"Memangnya ada yang salah dengan USC yang selama ini kuciptakan? Apa yang salah? Coba jelaskan saja!! Akan kudengarkan semua perkataanmu."
Adrine menghela nafas panjang. Shin kecil melihatnya menghela nafas dengan sangat panjang membuatnya sedikit berpikir.
'Apa mungkin kesalahannya fatal? Apa itu bersangkutan dengan kekuatannya? Apakah sangat berpengaruh?' Pikir Shin kecil yang tidak tenang.
"Bukan Shin kecil, tidak. Tidak ada kesalahan apapun didalam benda yang kau ciptakan ini. Bahkan sepertinya semua yang telah kau berikan ini cukuplah sangat berpengaruh dan membuatku meningkat dengan sangat cepat. Tapi yang membuatku menjadi tidak bersemangat lagi adalah hal lain yang itu adalah USC itu sendiri."
Shin kecil menjadi sangat bingung dengan apa yang benar-benar terjadi. Cukup masuk akal kalau semuanya berpengaruh dalam peningkatan kekuatan Adrine. Tapi...
'Apa yang salah?'
Pikiran Shin kecil sungguhlah kacau sekarang ini.
__ADS_1
"Sejujurnya Shin kecil, aku merasa curang dengan adanya USC yang selalu dan terlalu membantuku. Semua itu memang membantuku, namun apa? Aku sendiri tidak puas dengan kekuatanku yang hanya dibantu saja."
"Hah? Apa maksudmu ini?"
Shin kecil sedikit tak paham dengan apa yang sekarang ini sedang dikatakan oleh Adrine.
"Aku hanya berpikir saja, bagaimana orang-orang berpikir kalau aku jenius? Tapi pada hal yang sebenarnya, ada benda yang membantuku hingga sekarang ini. Aku merasa kalau semua yang aku dapatkan itu... Curang!! Aku tidak merasa puas dan bangga dengan hasil kecurangan. Itu membuatku menjadi pembohong besar yang telah banyak membohongi orang lain. Aku hanya ingin orang mengakui kehebatan karena usahaku sendiri dan tidak terlalu banyak menggantungkan diriku dengan orang lain ataupun benda."
Kini Shin kecil mulai paham dengan apa yang dikatakan oleh Adrine. Sebenarnya Adrine tak mau kalau ada yang membantunya dari belakang untuk menjadi kuat. Adrine hanya ingin berlatih secara alami.
"Aku paham apa maksudmu."
"Kurasa kau sudah mengerti. Aku melakukan semua itu tadi hanya untuk diriku sendiri. Jika ada orang yang mengakuiku karena prestasi yang kudapatkan, semua itu hanyalah palsu. Aku tak mendapatkannya, melainkan hanya menerima kekuatan saja."
Shin kecil sudah mengerti apa isi yang ada didalam lubuk hati terdalam Adrine. Memang benar kalau semuanya hanyalah bantuan, tapi Adrine bukan bermaksud menyinggung perasaan Shin kecil ataupun merendahkannya.
"Tapi Adrine, setelah kau mencapai level 1000, maka secara otomatis tidak akan ada lagi yang namanya peningkatan dari level ataupun apalah itu tadi."
'Tidak kusangka ada orang yang menolak untuk mempercepat kultivasinya. Mungkin orang jujur sepertinya sudah sangat jarang dan langka untuk ditemukan lagi pada alam semesta ini.' Pikir Shin kecil terhadap Adrine.
Adrine hanya menggelengkan kepalanya dan benar-benar berpegang teguh pada tekadnya.
"Tidak! Aku ingin melepaskannya sekarang juga."
Adrine tetap tidak akan mau karena sudah tidak ingin lagi untuk bermain curang.
"Aha... Aku punya ide."
"Tidak usah lagi. Lepaskan saja!!"
Adrine masih tak mau apapun lagi tentang yang namanya USC yang tertanam pada tubuhnya.
"Tidak, ini tidak seperti apa yang kau pikirkan. Aku hanya akan menghentikan sistem levelingnya, namun USC masih pada dirimu. Itu semua akan aku atur, tapi kau tidak akan mendapatkan peningkatan apapun lagi, bagaimana?"
Adrine sendiri juga kurang pasti tentang apa yang akan ia putuskan kali ini. Apakah Adrine akan menerima semua perkataan Shin kecil atau menolaknya.
"Apa masih ada kecurangan lagi?"
Shin kecil menggelengkan kepalanya.
"Baiklah. Aku akan menurutimu sekarang."
"Tapi ada satu hal yang harus kau lakukan untuk terakhir kalinya kau bermain sistem leveling pada USC."
Adrine sudah mengira kalau prosesnya tak akan semudah itu dan membutuhkan sesuatu lagi.
"Apa itu? Langsung saja katakan padaku!!"
"Ini... Tapi kau akan bermain curang lagi. Tapi hanya untuk terakhir kalinya saja, tolonglah!! Kau mau ya!??"
Adrine sendiri sedikit agak kesal. Apa yang dikatakannya tadi seperti hanya angin lalu dan tidak didengarkan.
'Terakhir kali ini saja. Hmm... Tidak apa-apalah, hanya terakhir ini saja.' Pikir Adrine.
"Baiklah. Aku mau. Tapi apa yang harus kulakukan?"
Shin kecil tersenyum senang karena Adrine setuju untuk melakukannya.
"Kau masih punya beberapa sisa SP (Stats Point). Kau hanya perlu menambahkannya saja."
"Sudah kuduga. Berapa sisanya?"
Ternyata Adrine sudah menduga hal tersebut dan berkata dengan sangat tenang. Dan Shin kecil juga lega kalau ternyata Adrine tidak marah akan hal itu.
"48 SP."
"Baiklah tambahkan saja 12 point ke kekuatan, 10 point ke daya tahan, 10 point ke kecepatan, 5 point ke indera, 5 point ke intelegence, dan sisanya masuk kedalam point mentality."
"Hmm... Sudah selesai. Kau sudah menambahkan semua pointnya dan sistem levelingnya sudah kuhentikan. Kau bisa melihatnya sen..."
"Tidak usah. Aku tidak ingin melihatnya. Simpan saja, ayo kita lanjutkan perjalanan ini dengan pulang keperguruan saja."
Adrine tiba-tiba saja memotong perkataan Shin kecil dan mengatakan kalau ia tak ingin melihat datanya sendiri.
__ADS_1
"Tunggu dulu!! Disini ada Distorsi Portal, mungkin kau akan suka."
Bersambung!!