Immortal God Cultivator

Immortal God Cultivator
Setelah Ujian Pertama


__ADS_3

Beberapa jam kemudian, waktu ujian berakhir. Semuanya keluar dari kabin simulasi. Adrine masih dalam keadaan tersenyum karena point miliknya masuk ranking kedua. Orang-orang yang lain ada yang menunjukkan ekspresi senang dan ada yang seperti tak puas.


Ada yang masih mempermasalahkan pertarungan mereka yang belum selesai karena waktunya yang telah habis. Intinya, semua menunjukkan ekspresi yang berbeda-beda.


"Hei Adrine!! Darimana saja kau tadi?"


Tiba-tiba Etern datang marah-marah karena Adrine pergi tak memberitahu terlebih dahulu dan mendadak. Diikuti dibelakangnya ada Senior David dan Arpha.


"Ya, darimana kau tadi? Pergi tak bilang-bilang."


Bahkan sepertinya Arpha yang dulunya hanya mendiamkan Adrine, kini malah marah-marah didepannya.


"Apa kalian tadi tidak dengar suara? Ada 2 hewan spirit yang mendekat kearah kalian. Aku pergi dan berhasil membunuhnya."


"Nah. Tadi sudah kubilang, Adrine pergi pasti ada suatu alasan."


"Kau benar Senior David, dan maaf tadi aku pergi tak bilang-bilang."


"Hmm baiklah!"


Lalu Heyto pun muncul dan seperti ingin memberitahu sesuatu. Kemungkinannya sudah diketahui kalau ada seorang master yang datang, pasti ada suatu pengumuman.


"Kalian semua, dengarkan! Ujian kedua akan dimulai besok, tepat 1 jam setelah waktu yang sama dengan sekarang ini. Kalian boleh pulang dan berkultivasi."


"BAIKLAH!!"


"Kalau begitu, kalian semua boleh pergi dan bubar."


Lalu semuanya pun bubar dan meninggalkan gedung ujian. Adrine dan teman-temannya masih dalam keadaan bersama dan membicarakan hal yang terjadi didalam kabin simulasi.


"Apa? Badak Bercula Api? Kau serius?"

__ADS_1


Senior David seperti tak mempercayai apa yang dikatakan oleh Adrine.


"Untuk apa aku berbohong? Aku tadi juga bertemu dengan Phantom Snake dengan kekuatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan Badak Bercula Api."


"Kau berhasil mengalahkan semuanya?"


"Yap."


Lalu Adrine mengajak semua temannya untuk berlatih bertarung. Tapi Arpha menolaknya, jadi membuat yang lainnya ikut menolak.


"Baiklah kalau begitu, aku mau pulang saja. Daah."


"Daah."


Lalu mereka pun berpisah didepan gedung ujian. Adrine melanjutkan perjalanan pulangnya dengan pergi keluar perguruan. Adrine seperti sedang mencari udara segar dari hutan.


"Hei Shin kecil, ini keberuntungan untukmu. Ada kawanan Serigala Bermata Kristal disana."


Lalu Adrine pergi kearah kawanan Serigala Bermata Kristal dan mengacaukan seluruh kawanan tersebut. Semuanya telah dibantai habis-habisan oleh Adrine. Tak ada yang tersisa ditempat itu kecuali darah serigala yang menggenang.


"Bagaimana, apa kapasitas energimu sudah meningkat?"


"Ya, tapi sedikit."


Lalu Adrine seperti menyadari sesuatu tentang tubuhnya. Adrine seperti ada peningkatan yang terjadi dalam tubuhnya walaupun rasanya sangatlah halus dan hampir tak terasa.


"Apa pertarungan tadi meningkatkan kekuatan?"


"Itu tak mungkin. Kau bisa seperti itu tapi peningkatannya sangatlah tidak terasa sama sekali."


"Tapi aku merasa pertarungan tadi sangatlah meningkatkan kekuatanku walaupun sedikit, tapi ini sangat terasa."

__ADS_1


"Apa kau sekarang benar-benar serius?"


"Ya. Sudah kubilang, untuk apa aku berbohong. Lagipula, ini adalah hal yang sangat serius. Apa yang terjadi sebenarnya?"


"Sebentar, aku akan melihat tubuhmu terlebih dahulu."


Lalu Shin kecil memutari tubuh Adrine dan benar-benar memeriksa apakah ada sesuatu yang terjadi dalam tubuh Adrine. Ekspresi Shin kecil menunjukkan bahwa tak ada apa-apa dalam tubuh Adrine, tapi disaat Shin melihat kedalam aliran energi didalam dada Adrine, Shin kecil sangatlah terkejut.


"Ada apa? Apa tubuhku mengalami peningkatan tak terduga?"


"Aku tak tahu pasti, tapi aku bisa tahu kalau kau bertarung lagi. Ini bisa dibuktikan, maka kau harus mencari lawan lagi."


"Untuk apa?"


"Tenang saja, aku hanya ingin memastikan."


"Apa harus kuat? Hewan spirit atau manusia?"


"Tak perlu terlalu kuat. Tapi kusarankan untuk melawan hewan spirit saja, aku tak ingin ada yang terluka."


"Aku tahu."


Lalu Adrine dan Shin kecil mencari lawan yang lumayan untuk dihadapi. Muncul 3 Singa Api yang tingkatannya tingkat raja peringkat 1. Lalu Adrine menghadapi hewan spirit tersebut dengan mudah. Shin kecil memperhatikan tubuh dan aliran energi didalam tubuh Adrine dengan seksama.


"Bagaimana? Apa ada yang terjadi dalam tubuhku?"


"Ya. Tubuhmu sangatlah unik."


"Apa kau sedang bercanda?"


"Tidak. Tubuhmu ini dinamakan dengan Tubuh Iblis."

__ADS_1


__ADS_2