Immortal God Cultivator

Immortal God Cultivator
Perburuan (5)


__ADS_3

"Oh, Adrine ya? Apa kau juga mengincar Beruang Besi Salju ini?" Tanya Senior David.


"Beruang Besi Salju itu hewan spirit tingkat suci, aku tak mungkin menyia-nyiakan point yang banyak." Ujar Adrine.


"Ya. Kau benar juga. Bagaimana kalau kau bisa membunuh beruang tersebut, maka beruang itu jadi milikmu?" Ujar Senior David.


"Aku tak yakin." Ujar Adrine.


"Sudah kuduga." Ujar Senior David sambil tersenyum tipis.


"Maksudku, aku tak yakin kalau Senior David akan merelakan beruang ini begitu saja." Ujar Adrine.


"Apa maksudmu? Aku pasti akan rela, tapi jika kau mampu saja untuk melawannya." Ujar Senior David.


"Baiklah. Tapi jangan marah kalau Beruang Besi Salju ini menjadi milikku. Oke?" Ujar Adrine.

__ADS_1


"Ya. Baiklah."


Lalu Adrine mengaktifkan mata jiwa kanannya dan mengeluarkan belati jiwanya. Adrine bergerak cepat sebagai assassin dan langsung mencari titik lemahnya. Adrine hampir beberapa kali terkena pukulan langsung dari beruang tersebut, tetapi Adrine menghindar dan segera menyerang balik. Setelah beberapa kali Adrine menebas beruang tersebut, tetap saja Adrine tak merasa kalau kulit dari beruang tersebut tergores. Adrine langsung mengaktifkan mata jiwa kirinya untuk segera tahu dimana letak dari titik lemahnya.


'Hebat. Bisa menghindari serangan langsung dari Beruang Besi Salju. Tapi sayang, belati biasa tak bisa menggores besi yang tebal. Kau harus punya pedang yang lebih tajam atau harus menggunakan serangan berat, Adrine.' Ujar Senior David dalam hati.


'Mungkin aku harus menggunakan kekuatan dari Shiva.' Pikir Adrine.


"Bangkitlah, Shiva!!"


Adrine memunculkan pasukannya yang bernama Shiva. Senior David juga sudah menduga kalau Adrine akan mengeluarkan pasukannya. Dan Shiva juga telah dipromosikan menjadi pasukan peringkat 3.


Dalam 1 menit saja, Shiva telah berhasil menggores beruang tersebut. Adrine menyimpan kembali Shiva dan bertransformasi menjadi Dark Wolf. Adrine langsung mengaktifkan skill dari Dark Wolf yaitu Raging Thunder Claws. Skill tersebut adalah cakar petir dari Serigala Petir Bermata Tiga. Tak disangka, Adrine bisa menggores beruang tersebut dengan mudahnya hanya dengan skill cakar tersebut.


CRZZZZTT!!

__ADS_1


Dalam 3 menit, Adrine telah mengalahkan Beruang Besi Salju. Adrine memenggal kepalanya tepat didepan mata Senior David. Senior David juga sedikit terkejut melihat seorang kultivator yang pencapaian kultivasinya masih dibawahnya, bisa mengalahkan Beruang Besi Salju dengan mudahnya.


"Tidak kuduga. Kupikir kau butuh bantuanku, ternyata aku malah seperti penonton saja." Ujar Senior David.


"Haha. Sebenarnya aku ingin kau membantuku, tapi setelah kupikir-pikir aku aku hanya butuh bantuan dari pasukanku saja dan satu saja pun juga sudah cukup." Ujar Adrine.


"Ya. Aku juga ingat tentang kemampuanmu dalam men-summon pasukan. Jadi, kupikir itulah bantuan yang sebenarnya. Haha." Ujar Senior David.


"Ya."


"Kalau begitu, aku akan mencari yang lain saja. Karena sudah kau bunuh, percuma kalau aku menunggu disini selama satu jam." Ujar Senior David.


"Ya. Setiap monster akan muncul lagi selama satu jam, benar iya kan?" Tanya Adrine.


"Ya, kau benar. Kalau begitu, aku pergi dulu. Daah." Ujar Senior David sambil melambaikan tangannya.

__ADS_1


"Setelah ini tujuanku adalah masuk kedalam stormzone. Aku harus siap sekarang." Ujar Adrine sambil mengepalkan tangannya.


Lalu Adrine menuju kearah stormzone yang dimana tempat Beruang Besi Salju yang sebelumnya adalah perbatasan antara whitezone dengan stormzone.


__ADS_2