
Selamat membaca...
▪️▪️▪️
Seminggu setelah resmi menjadi istri Bagas, Nahla kembali beraktivitas seperti biasanya.
Ia dan suami berangkat kerja bersama mengendarai mobil Porsche hadiah pernikahan dari Om Denis.
Mobil telah terparkir di Basemen rumah sakit.
"Mas aku duluan ya, mau ke ruangan kakek soalnya" pamit Nahla sambil mencium punggung tangan Bagas.
"Tunggu dulu dong, yang ini gak" tanya Bagas sambil menunjuk pipinya.
Nahla paham kali ini suaminya meminta kecupan di pipi. Akhirnya Nahla melepaskan kembali pegangan pintu mobil dan beranjak mendekati Bagas.
"Muach...."
Bukannya mengenai pipi tapi malah mengenai bibir Bagas, karena Bagas sengaja menoleh kearah Nahla.
Nahla melotot kaget, ternyata suaminya sedang menggodanya.
"Hati-hati ya, gih sana udah di tungguin dr. Budi" ucap Bagas.
"Iya mas. Assalamu'alaikum"
"Wa Alaikum salam".
▪️▪️▪️
Dokter Budi akan secara resmi mengumumkan pengangkatan cucunya Nahla untuk menjadi direktur rumah sakit nya. Kakek dan nenek Nahla akan segera mengundurkan diri dan menghabiskan hari tuanya di rumah saja dengan cucu-cucu tercinta.
"Apa perlu harus dirayakan secara meriah, Kek" ucap Nahla.
"Supaya semuanya tahu, kalau kamu direktur baru dari rumah sakit ini" jawab dr. Budi
__ADS_1
"Tapi Nahla gak enak sama mas Bagas. Kemarin aja sebelum aku mau diangkat jadi direktur banyak yang memandang remeh dirinya. Apalagi sekarang" jelas Nahla.
"Kenapa memangnya sayang" tanya dr. Budi.
"Mereka menganggap mas Bagas beruntung bisa bersamaku dan berpikir kalo Bagas hanya menyukai kedudukan ku saja, Kek".
"Sayang, kita tidak harus menanggapi setiap perkataan orang-orang yang kurang suka dengan kita. Karena apapun yang terjadi pasti Dimata mereka tetap sama, selalu berkomentar dari perspektif mereka saja" jelas kakek.
"Iya Kek. Tapi bagaimana dengan mas Bagas".
"Nanti kakek yang bicara sama suami kamu, bagaimana pendapatnya" jelas kakek lagi.
▪️▪️▪️
"Assalamu'alaikum, Dok" sapa Nahla
"Wa Alaikum salam" jawab Soni singkat.
Nahla heran melihat sikap Soni yang sedikit menghindar darinya.
"Kok kamu diam saja, lagi kurang sehat ya. Kelihatan lesu" tanya Nahla.
"Hanya kurang istirahat saja Dok" jawab Soni singkat.
"Kalau begitu saya duluan ya, mas Bagas udah nungguin" pamit Nahla.
"Baik, Dok. Hati-hati" jawab Soni.
Soni masih memandang punggung Nahla yang mulai berangsur hilang dari pandangannya. Masih ada sedikit rasa penyesalan.
"Semoga ini yang terbaik" ucapnya lirih.
Nahla masuk ke mobil yang dikemudikan suaminya dengan senyum yang mengembang.
"Assalamu'alaikum mas, maaf ya telat" ucap Nahla.
__ADS_1
"Wa Alaikum salam, gak kok. Mas juga belum lama" jawab Bagas.
"Mas kita mampir ke supermarket dulu ya, Nahla mau beli sesuatu".
"Iya sayang" jawab Bagas.
Mobil mulai melaju dengan kecepatan sedang sepasang pengantin baru asik ngobrol tentang kehidupan mereka terdahulu. Maklum mereka hanya di jodohkan, jadi belum begitu mengenal terlampau jauh.
"Oh iya mas, tadi kan aku papasan sama Soni. Tapi kok sikapnya lain ya, kayak menghindar gitu. Gak kayak biasanya" jelas Nahla.
"Menghindar...? perasaan kamu aja kali" ucap Bagas.
"Gak ah, beda pokoknya. Jadi segan" ujar Nahla.
"Dek, ada yang harus mas omongin sama kamu. Mas harap kamu gak marah" ucap Bagas.
"Marah kenapa, emang mas mau ngomong apa" tanya Nahla penasaran.
"Ehm. I... itu sebenarnya kayaknya mas tahu kenapa Soni menghindari kamu, Dek" ucap Bagas hati-hati.
"..."
"Sebenarnya Soni memendam rasa sama kamu, jauh sebelum perjodohan ini. Cuman dia belum menyadarinya. Saat Ia tahu kamu mau dijodohkan, Ia berinisiatif untuk mengutarakan perasaannya sama kamu".
"Terus, apa hubungannya dengan mas nyuruh aku jangan marah" tanya Nahla keheranan.
"Saat mas tahu kalau kamu yang akan menjadi istri mas, mas bahagia. Tapi disisi lain mas takut, takut kamu menolak perjodohan ini, takut Soni mengutarakan perasaannya, dan takut kamu malah menerima perasaan Soni" jelas Bagas.
"..."
"Jadi sebelum Soni ngomong, mas sudah terlebih dahulu menceritakan kalau orang yang jadi calon istri mas adalah kamu. Jadi Soni dengan terpaksa mengurungkan niatnya untuk ngomong ke kamu".
"Kenapa mas baru cerita sekarang. Kenapa aku baru tahu, apa kalian sengaja membuat aku terlihat bodoh" ujar Nahla.
▪️▪️▪️
__ADS_1
Bersambung...