Istri Kedua Ustadz Tampan

Istri Kedua Ustadz Tampan
Sah


__ADS_3

Assalamu'alaikum semua.


Maafkan author yang telat update nya, ada sedikit urusan.


Terima kasih masih setia dengan karya author... 🙏🙏🙏


Mohon dukungannya ya rate and vote "Istri kedua Ustadz tampan"..⭐⭐⭐⭐⭐


Ok kita lanjut ya.


▪️▪️▪️


Tiba saat yang dinanti kedua belah pihak. Selesai shalat subuh Zahra bergegas mandi mempersiapkan diri untuk hari yang paling penting baginya. Pukul 6.30 MUA sampai dikediaman pak Bima dan mulai mendandani Zahra dengan tampilan yang minimalis tapi elegan sesuai permintaannya.


"Mba yang simpel aja ya jangan yang menor".


"Ok mba sesuai permintaan", jawab sang MUA


Aisyah datang menghampiri adik iparnya yang tengah dirias.


"Masya Allah dek, cantik".


"Ka Aisyah bisa aja, oh iya fais nya mana kak"


"Fais lagi lagi sama baby sitter nya" jawab Aisyah.


Di kediaman mempelai wanita sangat sibuk mempersiapkan segala sesuatunya, mereka ingin semua berjalan sesuai yang diharapkan. Sejam lagi Ijab qobul akan dilaksanakan.


▪️▪️▪️


15 menit sebelum acara dimulai mempelai pria beserta keluarga sudah tiba di lokasi. Ustadz Hasan tampak gugup.

__ADS_1


Bima Arya selaku orang tua wanita yang menikah kan nya secara langsung telah duduk bersama mempelai pria, orang tua Hasan dan para saksi dihalaman rumah.Sementara Zahra masih berada di kamarnya dilantai dua.


▪️▪️▪️


Di taman rumah zahra tempat akad nikah dilaksanakan.


"Saudara Hasan Maulidi bin Husein Maulidi saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan anak saya Zahra Khumaira binti Bima Arya dengan maskawin Surah Ar Rahman dan seperangkat alat shalat tunai".


"Saya terima nikahnya dan kawinnya Zahra Khumaira binti Bima Arya dengan maskawin tersebut tunai" ucap Hasan dengan lantang.


Alhamdulillah Zahra sah menjadi istri ustadz Hasan. Zahra turun dengan menggunakan gaun putih simple.


Hasan menatap kagum istrinya.


Ilustrasi gau**n pengantin Zahra di akad nikah nikah



Zahra berjalan kearah Ustadz Hasan dan duduk disampingnya. Ustadz Hasan memakaikan cincin dijari manis Zahra. Zahra mencium tangan suaminya dengan bergetar. Ia gugup bukan kepalang.


Surat kelengkapan berkas sudah ditandatangani keduanya.


"Alhamdulillah nak, kamu udah jadi seorang istri"peluk mama Ariyani haru.


"Alhamdulillah mah" sambil menitikkan air mata.


"Alhamdulillah dek, udah sah kita jadi saudara" ucap Sarah bahagia.


"Iya mba. maafin Zahra". sambil berbisik


"Apanya yang dimaafin, kamu adalah jawaban dari doa mba selama ini" hibur sarah.

__ADS_1


Sungkeman dilakukan dengan penuh haru, Zahra terisak. Hari ini dia bukan hanya menjadi seorang anak saja, tapi telah menjadi seorang istri.


▪️▪️▪️


Undangan yang tidak begitu banyak di akad nikah sudah mulai beranjak satu persatu. Mereka melaksanakan shalat Dzuhur berjamaah di rumah Bima dengan di imami Ayah Sarah. Lanjut dengan makan siang bersama keluarga.


"Dek sekarang kamu yang layani makan mas Hasan" ucap Sarah.


"Iya mba",


Mereka duduk berdampingan Hasan berada ditengah keduanya. Menggenggam tangan Sarah dan tersenyum kearah Zahra yang masih mengambilkan makanan untuknya.


"Ini mas, silahkan" ucap Zahra sambil menyodorkan piring yang sudah terisi penuh.


"Makasih dek" jawab Hasan.


Deg


Jantung Zahra berdebar-debar mendengar kalimat dek dari suaminya.


Zahra malu dan mukanya memerah.


"Cie,,, dek Zahra malu" goda Fahri.


"Bang Fahri", sambil melotot ke arahnya.


Semua yang berada di meja makan tertawa, melihat Zahra digoda kakaknya.


▪️▪️▪️


Segini dulu ya...

__ADS_1


nanti dilanjut lagi


Terima kasih udah mampir dan meninggalkan jejaknya. 🙏🙏🙏


__ADS_2