Istri Kedua Ustadz Tampan

Istri Kedua Ustadz Tampan
Ternyata Soni...


__ADS_3

Siska masih mencoba menghantui kehidupan Zahra dengan tindakan provokasi nya.


Setelah membakar butiknya, sekarang menyabotase kendaraan milik Nahla, anak dari musuh bebuyutannya.


Mobil Nahla yang sementara terparkir di halaman rumah sakit, dibuat rusak dengan memutuskan kabel rem nya.


"Bismillah... Akhirnya selesai kerja balik ke rumah nenek Anita ah. Udah kangen banget soalnya" gumam Nahla.


Belum seberapa jauh dari halaman rumah sakit Nahla merasakan ada yang salah dengan mobilnya. Pedal rem nya tidak berfungsi.


Untungnya mobil yang dikendarai Nahla kecepatannya rendah.


Soni yang juga akan pulang melihat kejanggalan dengan mobil di depannya karena menerobos lampu merah.


Meski cukup ketinggalan tadinya, akhirnya Soni dapat mengejar mobil yang di depannya.


Piipp... Piipp...


Klakson mobil Nahla terus berbunyi agar tidak ada mobil yang ditabraknya.


Kini mobil Soni sudah berada disisi kanan mobil Nahla.


"Lo, dr. Nahla... Kenapa mobilnya, ada yang salah sepertinya" tanya Soni cemas.


"Ah ini... Rem mobil aku blong. Padahal tadi pagi masih baik-baik saja"


"Astaghfirullah... Sekarang dokter ikut saya, saya akan arahkan ke jalan yang tidak ramai"


"Iya, terima kasih sebelumnya" ucap Nahla sedikit tenang.


▪️▪️▪️


"Terima kasih tumpangannya, untungnya tadi ada dokter Soni" ucap Nahla tulus.


"Sudah sewajarnya saya membantu dokter, kalau begitu saya pamit dulu"


Flashback


Brak...

__ADS_1


Suara dentuman yang tidak terlalu keras akhirnya memberhentikan laju mobil Nahla.


Soni mencoba membuat mobil Nahla berhenti dengan menabrakkannya ke mobilnya sendiri.


"Aw... Astaghfirullah.." ucap Nahla panik


"Anda baik-baik saja kan dok"


"Alhamdulillah... Terima kasih ya"


"Iya dok, sebaiknya dokter saya antar pulang saja biar mobilnya nanti diurus sama montir" tawar Soni.


"Ya baiklah".


Flashback off


"Assalamu'alaikum..."


"Wa Alaikum Salam... Eh Nahla sayang"


"Nenek apa kabar" sapa Nahla sambil mencium tangan nenek Anita.


"Tadi Nahla diantar sama dokter koas yang nolongin Nahla. Rem mobil Nahla blong"


"Ya Allah Nak, kok bisa. Tapi kamu gak apa-apa kan" sambung Tante Salsa.


"Alhamdulillah, mobil aja yang dikit penyok"


"Sepertinya mobil kamu ada yang sabotase. Minggu lalu butik ummi kamu yang dilempari molotov. Sekarang mobil kamu sasarannya" ucap nenek Anita yakin.


"Nahla juga gak ngerti Nek, siapa yang mencoba mencelakai keluarga kita".


"Coba cek CCTV yang di tempat parkir" sambung Salsa lagi.


"Iya Tante, besok Nahla coba cari tahu. Kakek mana kok gak kelihatan"


"Kakek lagi keluar kota sayang, ngurus rumah sakit disana" jelas nenek Anita.


▪️▪️▪️

__ADS_1


"Ya Allah cobaan apa lagi ini, siapa yang tega mencoba mengusik keluarga kami" ujar Zahra sedih.


"Sabar sayang, kita cari tahu sama-sama. Kita juga harus lebih waspada sekarang. Beritahu yang lainnya juga untuk waspada" balas Hasan.


"Iya Mas, terima kasih".


▪️▪️▪️


"Anak bodoh... Untuk apa kamu membantu anak itu" teriak Siska emosi.


"Anak itu siapa Mah, Soni bingung maksud mama"


"Siapa pagi kalo bukan Nahla"


"dr. Nahla...? Kok mama tahu Soni bantuin dia"


"Mama kan ngikutin dia untuk memastikan dia celaka atau tidak, Kamu malah merusak rencana mama"


"Jadi semua itu, ulah mama. Mama yang bikin rem mobil dia blong" tanya Soni dengan nada tinggi.


"Iya Memang kenapa... Keluarga mereka pantas merasakannya"


"Ya Allah Ma, kenapa. Apa salah mereka, kenapa Mama tega ngelakuin semua itu"


"Mama akan balas dendam pada keluarga mereka"


"Tapi Ma..."


"Sebaiknya kamu tidak usah ikut campur"


"..."


▪️▪️▪️


***Bersambung...


Jangan lupa tinggalkan jejaknya...


Terima kasih***

__ADS_1


__ADS_2