
Hai kekasih hatiku
Apa kabar
Dapatkah kau dengar suara hatiku
Masih berdebar
Kerinduan yang memuncak
Kesepian yang menggelayut
Terbingkai indah dalam do'a di sepertiga malam ku.
▪️▪️▪️
Zahra dan anak-anak sampai di kompleks pemakaman suami sekaligus Abi mereka.
Jika rindu datang, Zahra pasti akan ziarah ke makam suaminya.
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَيَرْحَمُ اللهُ الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ
Assalamu’alaikum ahlad-diyaar minal mu’miniina wal muslimiin. Yarhamulloohul mustaqdimiina minnaa wal musta’khiriin. Wa inna insyaa alloohu bikum la-laahiquun wa as alullooha lanaa walakumul ‘aafiyah.
Artinya:
Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam, semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang belakangan. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian. (HR. Ahmad no. 25855).
Setelah mendoakan suami tercinta, Zahra menitikkan air matanya. Nahla memeluk erat Ummi nya, begitupun dengan Dimas.
"Mas, aku akan mendidik anak kita dengan baik agar menjadi anak yang shaleh dan shalihah. Dan menghadiahkan doa terbaik agar engkau bahagia di sana".
__ADS_1
▪️▪️▪️
Dimas mulai bersekolah di pondok pesantren Darussalam, dan mulai berinteraksi dengan santri lainnya. Tak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi, karena pada dasarnya Dimas sudah dibekali ilmu agama yang lumayan cukup oleh Ummi nya.
Pesantren itu terdiri dari kategori pendidikan PG/TK, SD, SMP dan SMA. Yang kompleksnya dipisah antara pondok Santri dan Santriwati.
Dimas kadang dikunjungi keluarganya sekitar dua bulan sekali. Hal ini sudah menjadi peraturan pesantren Darussalam. Agar para santri bisa berkonsentrasi dalam menuntut ilmu dan menghapal Qur'an.
▪️▪️▪️
Semua berjalan seperti seharusnya, Hasan mencoba menyibukkan diri dengan fokus membuat pesantren itu menjadi teladan bagi sekolah lainnya. Tidak ada perkembangan tentang hubungannya dengan Zahra.
Sementara Maryam masih berusaha membujuk Abinya, agar diijinkan untuk kuliah di Kairo.
"Abi, boleh ya. Maryam beneran pengen belajar di sana".
"Biar Abi pikirkan dulu, kamu anak Abi satu-satunya mau tinggal jauh dari Abi".
"Nanti Abi diskusikan sama Kakek dan Nenek kamu dulu ya".
"Hmmm... Ok deh, Maryam sabar menunggu"
▪️▪️▪️
Kondisi butik Zahra di kota A sedikit ada kendala, beberapa pesaingnya melakukan sedikit trik kotor. Zahra memutuskan untuk terbang ke kota A untuk menyelesaikan permasalahannya.
"Bagaimana dan kapan ini terjadi, apa kalian sudah lapor ke pihak berwajib" tanya Zahra pada karyawati nya.
"Kejadiannya kemarin subuh Bu, semua terekam di CCTV tapi pelakunya menggunakan masker. Semua masih proses penyidikan Bu" jelas karyawati nya.
"Ya sudah, sekarang kita bersihkan dulu sisa-sisa kekacauan ini kan sudah olah TKP".
__ADS_1
"Baik Bu".
▪️▪️▪️
Setelah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti melalui sidik jari pelaku yang tertinggal pada sebongkah batu seukuran buku tulis. Pihak Zahra mencoba mengambil jalur mediasi, menyelesaikannya secara kekeluargaan. Tapi terduga pelaku tidak menyesali perbuatannya yang merusak butik saingannya itu. Malah mengancam untuk membunuh Zahra.
Fahri yang mendengar kabar adiknya tengah tertimpa musibah, menghubungi rekannya yang seorang pengacara yang ada di kota A.
"Dek, Abang udah suruh teman Abang buat bantu kamu di situ. Namanya Rendra, nanti dia hubungi kamu. Kamu yang tenang ya di situ" bunyi pesan dari bang Fahri.
▪️▪️▪️
Bersambung...
Siapakah Rendra???
Apa yang akan terjadi dengan Zahra selanjutnya...
Tunggu episode selanjutnya...
Zahra Khumaira
"Jika surga itu taman
Akan ku buatkan taman yang paling indah untukmu
Jika surga itu sebuah rumah
Akan ku bangun rumah yang paling megah untukmu
Tapi, karena surga adalah tempat yang belum pernah dilihat oleh siapa pun, maka aku akan berdoa kepada Allah supaya menyiapkan surga itu untukmu".
__ADS_1