Istri Kedua Ustadz Tampan

Istri Kedua Ustadz Tampan
Rencana Denis


__ADS_3

Assalamu'alaikum pembaca


.


Hasan, Dimas maupun Denis sudah ada porsi nya masing-masing, gak akan ketuker kok.


Semuanya sebagai bumbu penyedap dalam cerita biar bertambah keseruannya.


Semoga pembaca tetap setia menunggu kelanjutan ceritanya ya...


Selamat membaca....


▪️▪️▪️


Setelah menyelesaikan semua pekerjaannya, mereka menyempatkan diri mampir ke salon khusus wanita untuk mendapatkan treatment khusus body spa untuk menghilangkan penat.


Jarum jam menunjukkan pukul 14.30 masih ada waktu satu setengah jam dari janji temu mereka. Satu jam melakukan treatment mereka bergegas kembali ke hotel untuk shalat ashar dan bersiap untuk bertemu Denis.


Zahra mengirimkan pesan via Wa pada Denis.


Zahra : "Assalamu'alaikum Denis, kita ketemu di kafe C aja ya, yang dekat dengan hotel"


^^^^^^Denis: "Wa Alaikum salam, terserah kalian aja, aku ikut kemana pun kalian mau ,😁"^^^^^^


Zahra: "Ok. ketemu di sana ya"


^^^Denis: " Siap Kaka ipar"^^^


Zahra tidak habis pikir dengan kalimat terakhir Denis, Zahra menganggapnya hanya sebagai candaan.


▪️▪️▪️


Dilain tempat Denis sedang melakukan panggilan telpon dengan kakaknya.


"Kak tau gak aku ketemu sama siapa disini" tanya Denis

__ADS_1


"Siapa emang, apa hubungannya dengan kakak"


"Bidadari surga"


"Maksud kamu"


"Zahra khumaira kak, dia sama sahabatnya lagi di kota A kemarin naik pesawat aku pilotnya, alias imamnya" goda Denis


"Hah.... beneran. Kok bisa. Awas ya kamu macam-macam"


"Tenang aja kak, aku gak macam-macam satu macam aja. ini aku lagi siap-siap mo ketemu mereka.udah dulu ya" ucap denis sombong.


▪️▪️▪️


*POV Dimas


Ngapain ya dia disana apa lagi liburan. Kok bisa ketemu Denis playboy cap kapak. Begitu banyak pertanyaan dalam benaknya.


Jangan-jangan Denis sengaja deketin dia. Nanti kalo Zahra tertarik karena sering ketemu gimana.


"Agghhh.... awas kamu denis"


▪️▪️▪️


Denis sudah tiba di kafe C 10 menit sebelum jam 4 sore. Dia tidak mau memberi kesan buruk pada Zahra.


"Assalamu'alaikum Denis" ucap Salsa dari arah belakang.


"Wa Alaikum salam, ayo duduk"


"Udah lama datangnya" tanya Zahra


"Baru 10 menit yang lalu, pesan dulu makanannya" tawar Denis.


Mereka memesan beberapa desert saja, maklum ini bukan jam makan berat.

__ADS_1


"Bagaimana tadi kerjaannya lancar" tanya Denis


"Alhamdulillah udah, tinggal bahan bakunya nunggu barang dari kota J" jawab Zahra.


"Oo gitu, kapan balik" tanya Denis lagi


"Insya Allah besok malam. soalnya mo cari oleh-oleh khas daerah sini dulu" jelas Zahra.


"Salsa kok bengong aja" goda Denis


"Nyimak aja dulu. Takut ganggu kalo ngomong" jawab salsa ketus.


"Duh jutek amat sih neng, nanti cantiknya hilang Lo" goda Denis lagi.


Entah kenapa Salsa merasa muak dengan candaan Denis, awalnya Salsa kagum sekarang malah jengkel dengan nya. Ya mungkin Salsa merasa kalo Denis sedang berusaha mendekati sahabatnya itu, ada sedikit kecemburuan di hatinya.


"Zahra mau ta'arufan gak" tanya Denis tiba-tiba


Zahra dan Salsa saling berpandangan mereka terkejut dengan pertanyaan yang keluar dari mulut Denis.


"Apa!!!"


"Wow kok kaget begitu"


"Belum saatnya. Lagi pula masa Iddah ku belum selesai"


"Kalo udah berarti mau ya"


Zahra hanya diam tanpa memberikan jawabannya. Lain halnya dengan Salsa yang bertambah bete mendengar pertanyaan Denis.


"Siapa yang mau ta'arufan sama seorang janda" tanya Zahra lirih.


"Ada deh pokoknya".


▪️▪️▪️

__ADS_1


Bersambung...


Jangan lupa tinggalkan jejaknya...


__ADS_2