Istri Kedua Ustadz Tampan

Istri Kedua Ustadz Tampan
Desas-desus


__ADS_3

***Assalamu'alaikum..


Jangan bosan-bosan ya nunggu update an nya. maaf gak bisa update gila-gilaan.


Karena Author lagi ngerjain 2 novel.


Yang satu lagi judulnya "Cinta pertama kesempatan kedua".


Ok.


Selamat membaca.


▪️▪️▪️***


Hari ini Zahra telah membuat janji untuk mendampingi salsa sidang skripsi sekaligus untuk mengurus administrasi wisuda.


"Ra, deg-degan nih. Takut", sambil meletakkan tangan Zahra di dadanya.


"Bismillah aja Sa. percaya yakin kamu pasti bisa"


"Makasih Ra, untung kamu ada"


"Ya udah senyum dong".


Salsa tersenyum sambil memperlihatkan giginya.


"Itu nyengir Sa bukan senyum".


"Salsabila. silahkan masuk keruang sidang".


"Semangat..oh iya, aku mo ngurus administrasi dulu selagi kamu sidang. dah...".


▪️▪️▪️


Zahra berjalan di lorong kampus. Mahasiswi lagi heboh membicarakan sesuatu.


Yah, topik hotnya adalah kabar pak Hasan Maulidi yang ambil cuti untuk nikah. Padahal semua tau kalo beliau sudah memiliki istri.

__ADS_1


"Kok bisa ya dosen kesayangan ku nikah lagi" celetuk si A.


"Iya. Itu juga calonnya, mau-maunya juga jadi yang kedua" sambung si B


"Kok istrinya gak marah ya" tanya si C


Sontak Zahra merasa sedih, orang hanya bisa memberikan komentar dari apa yg mereka tahu saja. Tanpa mencari tahu kebenaran sesungguhnya seperti apa. Disaat bersamaan Hasan melintas tapi mereka tidak menyadarinya.



"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan sangkaan, karena sebagian dari sangkaan itu adalah dosa" QS Al hujarat:12



▪️▪️▪️


Setelah urusannya selesai, Zahra kembali menunggu salsa selesai sidang.


"Alhamdulillah Ra, udah selesai, plong rasanya"


"Alhamdulillah Sa, selamat ya


"Gak kok tadi kelilipan." elaknya.


"Jangan bohong ya, kita udah sahabatan dari SMP, aku tahu semua tentang kamu. jawab jujur deh" salsa mulai kesal.


Zahra menceritakan secara detail pada sahabatnya. Salsa geram dibuatnya, ingin rasanya melabrak si nenek lampir semua. Untung saja Zahra bisa menahan luapan emosi salsa.


POV Hasan


*Hasan termenung di ruangannya. Ia masih mengingat jelas kejadian tadi yang dialami calon istrinya.


Kasian Zahra, batinnya. Ternyata begitu berat apa yang dialaminya hanya karena menerima pinangan pria beristri seperti dia.


Hasan berjanji akan menjelaskan dengan benar kronologinya. Setelah menikah nanti ia tak mau membuat Zahra menangis lagi karena status sebagai istri kedua. Ia akan berdiri paling depan untuk membela harga diri istrinya*.


So sweet, auto baper author nya.. 😁

__ADS_1


lanjut...


▪️▪️▪️


Zahra melantunkan surat-surat pendek Al-Qur'an sambil menidurkan Fais.


"Dah cocok dek", goda Fahri.


"Cocok ngapain bang"


"Udah cocok punya anak sendiri" jawabnya sambil terkekeh.


"Awas ya bang, Zahra aduin ke mama".


"Sudah-sudah, jangan ribut. Nanti fais bangun lagi". lerai Aisyah.


Di ruang keluarga semua keluarga Bima Arya berkumpul, kecuali fais yang lagi tidur sama pengasuhnya.


"Sayang besok kita ke butik untuk liat baju pengantin. Hasan sama Sarah juga dateng, kita ketemu di sana.


"Kamu mau yang modern atau adat dek" tanya ka Aisyah.


"Modern aja kak"


"Kamu minta maskawin apa nak" tanya Bima



"Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan" QS: An-nisa:4



"Masih bingung pah, mungkin Surat Ar-Rahman" jawab Zahra.



"Sebaik-baiknya mahar adalah yang paling mudah" HR. Abu Daud : 2117

__ADS_1


***Bersambung...


Terima kasih***.


__ADS_2