
Assalamu'alaikum...
Hallo pembaca sekalian terima kasih udah mampir di karyaku.
Tanpa mengurangi rasa hormat mohon kiranya dukungan untuk "Istri kedua ustadz tampan" berikan rate dan vote nya ya dihalaman depan sampul novel ⭐⭐⭐⭐⭐.
Kritik dan saran yang membangun juga kiranya dapat membuat novel ini menjadi lebih baik lagi...
Segini dulu dari author.
kita lanjut lagi ceritanya ya...
Selamat membaca....
▪️▪️▪️
Ba'da ashar sepasang pengantin baru menikmati kebersamaan mereka ditepi pantai. Saling kejar-kejaran tertawa lepas menikmati indahnya hubungan romantis yang halal. Mengingat kan kita dengan kisah Rasulullah dan Aisyah yang selalu romantis.
Author mo mewek nih😢
"Udah dong mas, jangan gelitikin lagi" Zahra terduduk dipasir pantai, lelah kejar-kejaran bersama sang suami.
"hahaha... maaf sayang. sudah lama mas baru bisa liburan kayak gini. Selama ini sibuk di kampus dan tausiyah" ujarnya sambil mengusap kepala Zahra.
"Emang gak pernah liburan sama mba Sarah"
"Pernah sih tapi dulu diawal-awal nikah"
"OOO berarti aku juga kayak gitu dong entar, kalo udah nikah lama gak pernah liburan lagi" goda Zahra.
__ADS_1
"Kalo kamu mau ya ayo aja liburan, mas jarang liburan karena Sarah gak suka liburan, ditambah mas juga selalu sibuk". jelas Hasan
"Ayo mas, kita balik cottage, udah mo magrib,belom mandi" ajak Zahra sambil menggandeng tangan suaminya.
▪️▪️▪️
Hasan dan Zahra melaksanakan kewajibannya tiga raka'at, dilanjut ngaji bersama, diskusi soal pernikahan dan disambung shalat isya.
Selesai shalat Hasan mengajak Zahra makan malam romantis dipinggir pantai,meja dihiasi lilin,bunga mawar merah, pohon dihias lampu Tumbler warna warni menambah kesan romantisme.
"Masya Allah, kapan mas nyiapin semua ini" Zahra terharu.
"Semua disiapkan sama pengelola cottage ini, gimana sayang kamu suka?"
"Suka mas, suka banget, mas romantis juga rupanya". puji Zahra.
Selesai makan Hasan menggenggam erat tangan istrinya,mengecup keningnya.
"Mas sayang kamu Khumaira ku. Semoga kita jodoh di dunia maupun diakhirat kelak".
"Iya mas. Zahra juga sayang sama Ustadz tampanku ini", sambil mencubit gemas pipi Hasan.
"balik yuk sayang dah hampir jam 10. angin nya mulai kencang". ajak Hasan.
▪️▪️▪️
Mereka berjalan berangkulan sambil terus bercanda tawa. Zahra bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Kemudian bergantian dengan Hasan.
Zahra mematut diri di cermin, memakai wewangian,memakai pakaian 'terbaik', berhias diri seperti yang disunnahkan dalam Islam.
__ADS_1
Jika dipandang (suami) ia menyenangkan, jika diperintah ia taat, dan ia tidak menyelisihi suaminya dalam perkara-perkara yang dibencinya, baik dalam diri maupu harta”. (HR. Ahmad).
Hasan menghampiri istrinya tersenyum manis. Zahra masih malu hingga wajah putihnya bersemu merah.
"Cantiknya bidadari surgaku" puji Hasan.
Zahra semakin malu, dan menyembunyikan wajahnya di dada sang suami.
Hasan semakin gemas melihat tingkah istrinya. Dan malam pun terasa panjang buat sejoli yang sedang memadu kasih.
Suasana cottage sangat mendukung keromantisan mereka.
▪️▪️▪️
Subuh menjelang Hasan telah selesai membersihkan diri dan menyuruh Zahra bergegas pula.
"Sayang, udah adzan lo. bersih-bersih dulu.mas tungguin jama'ah".
"hoam... iya mas, maaf telat bangunnya".
Selesai shalat keduanya bersiap-siap mengemasi barang. Keberangkatan mereka pukul 8.00 pagi. Karena dari cottage ke bandara memakan waktu sejam lebih jadi mereka segera bersiap selesai shalat subuh.
▪️▪️▪️
***Bersambung....
Jangan lupa like n comments .
Terima kasih***
__ADS_1