Istri Kedua Ustadz Tampan

Istri Kedua Ustadz Tampan
Bukan Istri Kedua, Bagian 12


__ADS_3

Selamat membaca


▪️▪️▪️


Yusuf masih saja termenung memikirkan bagaimana nasib masa depan keluarganya kelak. Bahkan Ia masih ragu bisnis apa yang akan coba di rintis dari nol.


"Masa Maryam yang kerja aku di rumah, kan gengsi" batinnya.


Yusuf menelpon Umi Halimah guna untuk menghilangkan gundah hati nya. Umi terkejut mengetahui jika menantunya sedang diincar mantan bos anak semata wayangnya.


"Ya Allah nak, bagaimana nasib kamu. Kalo Maryam sampai mau dengan pak Davis itu bagaimana dengan masa depan kamu"


"Umi kok ngomong gitu, apa hubungannya pak Davis dengan masa depan Yusuf".


"Kalo sampai Istri kamu mau dan kalian pisah, kamu gak akan bisa mendapatkan hak di pesantren itu. Sia-sia sudah usaha Umi untuk menikahkan kamu dengan pewaris tunggal pesantren Darussalam".


Yusuf kaget bukan kepalang ternyata Umi nya sudah mempersiapkan rencana yang begitu matang untuknya. Ternyata Umi mengincar posisi di pesantren milik Maryam.


Yusuf merasa bersalah terhadap istrinya, Ia sungguh mencintai Maryam tapi tidak dengan umi nya. Umi memiliki niat tidak baik pada menantu satu-satunya.


"Mas, kok melamun sampai aku ucap salam gak di dengar" tanya Maryam.


"Ah maaf sayang, Mas memikirkan masa depan kita kelak. Mas mau bisnis apa ya"


"Hmm... Mas suka nya apa, karena lebih baik mengerjakan sesuatu yang kita sukai. Agar kerjanya lebih semangat dan enjoy".


"Entahlah".

__ADS_1


▪️▪️▪️


Sebulan sudah Yusuf menggeluti bisnis barunya membuka toko buku. Yusuf dan Maryam juga semakin gencar melakukan pengobatan untuk masalah kesuburannya. Berharap ada keajaiban dari Sang Maha Kuasa untuk keluarga kecil nya.


Alhamdulillah toko buku Yusuf tergolong ramai pembeli, karena berada di lokasi strategis. Dekat dengan perkantoran dan sekolah.


Disisi lain Davis Yonathan CEO DY group masih mencari cara untuk mengambil hati Maryam. Tanpa kenal lelah memberikan kado entah itu jilbab, gamis bahkan beberapa buku bacaan yang menarik.


"Ya Allah, ampunilah hamba Mu ini. Karena membuat orang yang bukan suami hamba memberikan perhatian yang berlebihan kepada ku"


Semua hadiah dari Davis Maryam berikan kepada santriwati nya tanpa sepengetahuan Davis.


▪️▪️▪️


Perut Nahla yang mulai membuncit dan pipinya yang chubby membuat Bagas semakin bucin pada sang istri.


"Sayang kok kamu tambah gemesin sih" ucap Bagas lirih.


Bagas baru saja membuka matanya, jam menunjukkan pukul setengah lima subuh. Dieratkan pelukannya dipanggang istrinya membuat si empunya terbangun.


"Mas udah lama bangun nya" ucap Nahla dengan suara khas bangun tidurnya.


"Baru beberapa menit yang lalu, Mas gemes liat perut sama pipi kamu. Tambah gemoy Yang".


"Gendut gini bikin gemes, bukannya jelek ya"


"Gak kok, Mas suka. Kamu chubby kan karena sedang mengandung buah cinta kita" jelas Bagas.

__ADS_1


"Gombal ah".


Kedua sejoli itu akhirnya bersiap untuk melaksanakan shalat subuh berjamaah di rumah.


Matahari mulai muncul di balik peraduannya, Nahla dan Bagas bersamaan turun menuju meja makan untuk sarapan. Setelah itu berangkat bersama menuju rumah sakit.


"Assalamu'alaikum, selamat pagi ,Dok" sapa beberapa petugas medis yang berpapasan dengan pasangan tersebut.


" Wa Alaikum salam wr. wb." jawab keduanya serempak.


Tanpa sengaja Nahla menyenggol seorang wanita saat berjalan menuju ruangannya.


"Astaghfirullah, Mbak gak kenapa-napa kan" tanya Nahla khawatir.


Pasalnya wanita itu sempat tersungkur, hingga membuat Nahla khawatir.


Wanita tersebut mengangkat wajahnya


"Alhamdulillah saya gak kenapa-kenapa Bu dok... ter"


▪️▪️▪️


Bersambung...


 “Siapa yang menipu dan merusak (hubungan) seorang budak dengan tuannya, maka mereka bukanlah bagian dari kami. Dan siapa yang merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya, maka dia bukanlah bagian dari kami.” (HR: Ahmad, Ibnu Hibban, dan lain-lain)


▪️▪️▪️

__ADS_1


__ADS_2