Istri Kedua Ustadz Tampan

Istri Kedua Ustadz Tampan
Kekasih Halal


__ADS_3

▪️▪️▪️


Malam kian beranjak larut sepasang kekasih halal sedang bertukar cerita tentang kehidupan yang lalu. Meresapi indahnya hubungan yang dibingkai janji suci pernikahan.


"Zahra kamu cantik sekali, betapa beruntungnya aku memiliki mu" puji Dimas


Blush...


Pipi Zahra berubah merah karena menahan malu mendengar penuturan suaminya.


"Cie .... Ada yang merona nih. Ya Allah Ra makin gemes mas lihatnya" tambah Dimas lagi.


Secepat kilat Dimas menggendong istrinya menuju kamar mereka.


Setelah melaksanakan shalat Sunnah Zahra beranjak ke kamar mandi dengan membawa paper bag.


Rasa gugup,malu berkecamuk di hati Zahra memikirkan apa yang akan dia kenakan dihadapan suaminya nanti.


Pintu kamar mandi terbuka nampak lah sesosok wanita mengenakan lingerie merah seksi yang sangat kontras dengan warna kulitnya yang putih bersih. Lekukan tubuhnya begitu jelas terlihat.


"Bismillah... Kamu pasti bisa Zahra. Jangan malu semua bernilai ibadah" batin Zahra


“Sebaik-baik isteri adalah yang menyenangkan jika engkau melihatnya, taat jika engkau menyuruhnya, serta menjaga dirinya dan hartamu di saat engkau pergi.” Hadits shahih: Diriwayatkan oleh ath-Thabrani, dari ‘Abdullah bin Salam. Lihat Shahiihul Jaami’ (no. 3299).


Dimas yang sedang duduk bersandar di ranjang terkejut melihat penampilan istrinya yang begitu menggoda matanya.


"Masya Allah sayang, kamu cantik sekali" sambil berjalan kearah Zahra.

__ADS_1


"Makasih mas, love you"


Zahra mengalungkan tangannya dileher suaminya, sambil mengecup mesra pipinya.


Dimas yang sedari tadi terpesona bertambah bergelora mendapat perlakuan manis dari istrinya. Dimas bergegas membopong tubuh molek istrinya ke ranjang king size itu.


Diletakkan nya Zahra perlahan ke ranjang sambil mencium kening istrinya dan berdoa dalam hati.


Kecupan di kening mulai turun ke pipi hidung dan bibir ranum milik bidadari surga nya.


Suara desahan mereka bersahutan memenuhi keheningan suasana malam yang dingin.


Pengantin baru itu melakukannya berulang kali menuntaskan hasrat keduanya yang begitu membara.


Akhirnya keduanya tertidur sebelum terlebih dahulu membersihkan diri secukupnya.


▪️▪️▪️


"Sayang, bangun. Udah subuh mandi dulu ya" ucap Zahra lembut membangunkan Dimas yang tertidur lelap.


"Hoam... Iya sayang" sambil beranjak ke kamar mandi.


▪️▪️▪️


Suara deburan ombak terdengar jelas ditelinga keduanya, menemani sarapan pagi mereka...


"Sayang nanti kita keliling pulau dengan bersepeda ya" ajak Dimas antusias.

__ADS_1


"Tapi mas aku gak bisa naik sepeda"


"Nanti mas bonceng dong sayang" ucap Dimas sambil terkekeh.


Bersepeda berdua sambil bersenda gurau menambah kedekatan diantara keduanya yang menikah tanpa proses pacaran seperti kebanyakan orang.


Pacaran selepas nikah itu memiliki keindahan tersendiri.


Setiap apa yang kita kerjakan akan bernilai ibadah jika dalam ikatan yang halal.


"Mas kapan kita balik ke kota lagi. Kasian Salsa pasti repot ngurusin butik" tanya Zahra penasaran.


"Insya Allah besok pagi sayang" jawab Dimas penuh kehangatan.


"Mas udahan dong bersepeda nya, udah mulai panas. Zahra pengen minum es kelapa muda"


"Iya sayang, kita balik ke resort sekarang sesuai permintaan tuan putri" jawab Dimas mesra.


▪️▪️▪️


"Alhamdulillah Ya Allah, , seger banget es kelapa mudanya. Maka nikmat Allah mana lagi yang engkau dustakan?" ucap Zahra lirih.


"Alhamdulillah sayang, Maha besar Allah dengan segala sesuatunya" sambung Dimas juga.


***Bersambung....


Jangan lupa dukungannya...

__ADS_1


Terima kasih***.


__ADS_2