
*POV Hasan
Entah mengapa mendengar penjelasan dokter tadi, hati Hasan tiba-tiba seperti ada kupu-kupu yang hendak terbang keluar. Perasaan Hasan mengatakan Zahra sedang mengandung buah cinta mereka.
Feeling calon ayah nampaknya.
Ya Allah mudah-mudahan perasaan ku benar. Semoga mendapat kabar baik.
Hasan shalat Tahajud bersama Zahra, Malam ini sebenarnya giliran Sarah. berhubung Zahra kurang enak badan, Hasan dan Sarah memutuskan kalo Hasan harus menemani Zahra dahulu.
Takutnya dia pingsan lagi.
▪️▪️▪️
"Dek, kok belum tidur ulang,subuh masih 2 jam lagi Lo" tanya Hasan
"Laper mas, mo makan"
"tumben dek, mo turun kebawah apa mo dibawain makanannya"
"Makan disini boleh mas" Zahra memasang wajah puppy eyes nya.
"Iya tunggu mas ambilin dulu"
▪️▪️▪️
Zahra makan hanya dengan nasi tahu tempe dan sambel terasi, kepiting tidak disentuhnya sedikit pun.
Hasan heran padahal kepiting asam manis kesukaan Zahra.
"Alhamdulillah, makasih mas, maaf ngerepotin".
"Gak apa-apa sayang, toh kamu kan lagi kurang enak badan"
"Mas kok Zahra harus ke rumah sakit. Zahra takut mas".
"Jangan takut kan ada mas yang nganterin. Dek, kamu bukannya telat ya datang bulannya".
Zahra mengingat kemarin dia dapat awal bulan, sekarang udah mo tanggal 20. Sudah telat dua Minggu.
__ADS_1
"Ya Allah mas, apa aku hamil" sambil memegangi perutnya
"Insya Allah sayang, Aamiin. Makanya tadi dr. Anita suruh periksa di rumah sakit"
Mata Zahra berkaca-kaca, dia berharap semoga saja dirinya hamil dan akhirnya Zahra terlelap diperlukan suaminya.
▪️▪️▪️
Di rumah sakit Hasan dan Zahra tengah menunggu giliran mereka masuk. Zahra nampak gugup.
"Nyonya Hasan" panggil sang suster
"Iya kami"
"Mari silahkan masuk" titahnya.
"Assalamu'alaikum dok" Sapa keduanya.
"Wa Alaikum Salam, mari silahkan duduk".
"Apa keluhannya Bu" tanya dr. Mawar dokter spesialis kandungan.
"Sudah cek urine, kalo belum kita cek urine dulu.terus kita USG".
▪️▪️▪️
Zahra selesai tes urine dan USG, hasilnya positif, usia kehamilannya menginjak 5 minggu. Hasan sujud syukur, akhirnya penantiannya selama ini berbuah manis.
"Ya Allah,, terima kasih ya Allah. Alhamdulillah" ucap Zahra tanpa henti.
" Alhamdulillah,,,Terimakasih Sayang, Kamu telah memberikan padaku kado terindah yang tiada bandingannya. Terimakasih sudah menjadikanku bukan hanya seorang suami untuk istrinya."
Tapi, juga seorang ayah untuk calon buah hatinya. Tak ada kata yang bisa kuucapkan selain terimakasih. Calon ibu untuk anakku."'
Dokter mawar dan asistennya terharu melihat kedua sejoli itu
▪️▪️▪️
Sesampainya di rumah mereka disambut Sarah, Sarah sangat antusias.
__ADS_1
"Jadi gimana mas,dek. apa hasilnya"
"Alhamdulillah sayang Zahra hamil"
"Alhamdulillah mas, akhirnya mas kamu bisa mendapatkan keturunan"
"Alhamdulillah dek, kamu sudah menjadi calon ibu" ucapnya pada Zahra.
"Alhamdulillah mba, semoga mba juga bisa cepet nyusul"
"Aamiin dek, mudah mudahan ya"
▪️▪️▪️
Setelah makan malam, Hasan memberikan kabar gembira itu pada orangtuanya, Akhirnya akan ada tangis cucu dikeluraga kita. Masing-masing mengabari orang tua mereka perihal kehamilan Zahra.
"Assalamu'alaikum," ucap Zahra ditelepon.
"Wa Alaikum salam sayang, kenapa nak, kok malam-malam nelpon" tanya Ariyani sang mama
"Ma, Zahra hamil, udah 5 Minggu"
"Alhamdulillah sayang, kemarin kamu terlahir sebagai seorang anak, seorang istri dan sekarang akan terlahir sebagai seorang ibu"
"Alhamdulillah mah,,, doa' kan kami berdua sehat selalu dan selalu dalam lindungan Nya "
"Aamiin nak, Insya Allah"
"Iya mah, salam sama papa dan kakak ya. Zahra kangen"
"Iya nak nanti disampein. istirahat lah udah malam lo".
"Iya ma, dah, Assalamu'alaikum"
▪️▪️▪️
***Bersambung
Mohon dukungannya. vote and rate ⭐⭐⭐⭐⭐
__ADS_1
Terima kasih***