Istri Kedua Ustadz Tampan

Istri Kedua Ustadz Tampan
Penasaran


__ADS_3

▪️▪️▪️


Sekumpulan remaja yang tadinya begitu arogan berubah ciut nyalinya setelah menyaksikan gadis yang tiba-tiba datang itu meneriaki mereka tukang palak.


"Wah gawat, ayo kita cabut. Ni cewek beneran gila" ucap salah satu remaja cowok.


Nahla tertawa terbahak-bahak melihat mereka lari terbirit-birit menuju mobil. Sementara Maryam diam tak bergeming menatap seseorang yang telah membantunya mengusir teman-teman sekolahnya yang selalu menggodanya.


"Kamu gak apa-apa kan" tanya Nahla.


"Alhamdulillah gak. Terima kasih ya" balas Maryam.


"Oh ya, Aku Nahla" berusaha menjulurkan tangannya.


"Maryam" ucapnya kaku.


"Ya udah aku balik ke rombongan aku dulu. Hati-hati ya" pamit Nahla.


Nahla kembali ke rombongan study tour nya untuk melanjutkan agenda selanjutnya.


▪️▪️▪️


Hari ketiga di kota B Nahla dan rombongan tour nya memiliki sedikit waktu senggang. Nahla berniat mengajak Ummi untuk menemaninya mencari beberapa buku.


Tiba di salah satu toko buku yang agak ramai pengunjungnya karena lagi weekend. Seorang gadis sedang merapikan Beberapa tumpukan buku yang sedikit berantakan.


"Permisi kakak, ada buku ini gak" sambil memperlihatkan gambar buku melalui handphone nya.


"Alhamdulillah ada. Mari ikut saya ke sebelah sana"

__ADS_1


"Eh kamu kan yang waktu di alun-alun itu kan, Maryam ya" tanya Nahla


Maryam mengangkat wajahnya dan melihat kearah lawan bicaranya.


"Ah iya, maaf saya tidak memperhatikan dengan jelas tadi".


"Gak masalah... Oh iya, kamu kerja di sini" tanya Nahla penasaran.


"Tidak... Saya hanya membantu karyawan di sini, soalnya Abi ada urusan sebentar jadi saya harus jagain toko ini".


"O...."


Zahra segera menyusul ke arah anaknya yang sedang asik ngobrol dengan seorang gadis.


"Sayang, udah dapat bukunya"


"Ini Mi, baru dicariin. Kenalin Mi, ini Maryam yang kemarin aku ceritain itu" jelas Nahla.


"Tidak Tante, saya cuman bantuin Abi sebentar ada urusan di luar" Maryam terus menatap manik mata Ummi Nahla berusaha mengenali sosok di balik cadar itu.


Ketiganya terlibat obrolan yang seru, Nahla dan Maryam bertukar kontak. Baik itu kontak telpon maupun sosial media.


Nahla pamit pulang, dan mengucapkan terima kasih karena sudah disuguhi sedikit minuman dan camilan.


▪️▪️▪️


Hanya berselang 5 menit dari kepulangan Nahla dan Ummi Zahra, Hasan tiba di toko setelah menyelesaikan beberapa urusan.


"Ada teman kamu yang datang ya, Nak" tanya Hasan yang melihat sisa minuman dan camilan.

__ADS_1


"Ah itu Bi, teman baru dari kota P yang lagi study tour ke kota kita. Kemarin dia nolongin Maryam yang di gangguin anak-anak sekolah Maryam"


"Wah sayang ya, Abi lambat datangnya gak sempat ucapin terima kasih sama teman kamu". jelas Hasan.


"Nanti Maryam sampaikan sama Nahla"


"Nahla...Teman kamu namanya Nahla, dari kota P" Tanya Hasan penasaran.


"Iya, Bi. Nahla tadi datang cari buku bersama Umminya, Ummi Zahra"


Sontak Hasan kaget bukan kepalang, Kebetulan macam apa ini. Zahra dan Nahla itukan nama mantan istri dan juga anak Zahra dan dr. Dimas.


"Ummi nya pakai niqob"


"Iya, Bi. Ummi Zahra pakai niqob, Maryam seperti pernah kenal dengan beliau, Bi"


"Zahra Khumaira... Kamu lagi nemenin anak kamu, Kok cuman berdua. dr. Dimas kemana, tumben dia ijinin kalian pergi sendiri" batin Hasan penuh rasa penasaran.


▪️▪️▪️


Bersambung...


Jangan lupa kritik, saran dan dukungan nya...


like 👍


comments 💬


rate ⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


vote 🥇💰


Terima kasih


__ADS_2