
Setelah pembicaraan itu Hasan dan Sarah pamit pulang. Hasan sudah mengikrarkan talak pada Zahra dengan derai air mata. Semoga ini keputusan terbaik dan gugatan cerai resmi akan dilayangkan Hasan Minggu depan.
▪️▪️▪️
Dikamar bernuansa krem itu Zahra menumpahkan kesedihannya, Salsa dengan sabar menunggu sahabatnya itu selesai menangis.
"Sa, ini yang terbaik kan"
"Insya Allah, yang penting kamu bahagia" ucap salsa.
"Tapi kenapa aku sedih ya, padahal aku belum bisa mengingat kejadian dulu"
"Hati gak bisa bohong Ra, meskipun pikiran kamu tidak mengingatnya tapi hati kamu pasti merasakan ada sesuatu yang pernah terjadi antara kamu dan Ustadz Hasan" jelas Salsa.
"Maafkan Zahra mas, mungkin jodoh kita sampai disini saja. Semoga kita semua bahagia" ucap Zahra.
Salsa memberikan pelukan hangat pada sahabatnya itu, menyemangati hatinya yang tengah gundah.
▪️▪️▪️
Orang tua Hasan yang mendengar kabar perceraian Hasan dan Zahra merasa sedih Terutama ibu Fatimah.
Hasan menjalani hari-hari kembali seperti semula, tapi seperti ada yang hilang dari hidupnya. Hasan memutuskan untuk ziarah ke makam putranya untuk mengobati kesedihan.
__ADS_1
Hasan membaca do'a saat memasuki kompleks pemakaman.
"السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاَحِقُونَ، أَسْأَلُ اللَّهَ الْعَافِيَةَ لَنَا وَلَكُمْ
Assalaamu 'alaa ahlad diyaari minal mu'miniina wal muslimiin wa innaa insyaa allahu bikum laahiquun asalullaha lanaa walakumul aafiyah."
"Assalamu'alaikum nak, maaf papa baru datang nengok kamu lagi. Papa kangen, maafin papa karena papa tidak bisa mempertahankan mama kamu." ucapnya.
Dari balik pohon Zahra dan Fahri mendengar perkataan yang keluar dari mulut Hasan yang terdengar begitu menyayat hati. Fahri yang akan menyapa Hasan ditahan oleh Zahra.
"Jangan mas, kita ke sana nanti mas Hasan sudah selesai aja"
"Kenapa dek" tanya Fahri
Akhirnya beberapa saat kemudian Hasan meninggalkan makam anaknya.
Barulah giliran Zahra dan Fahri.
Ini kali pertama Zahra datang berkunjung.
"Assalamu'alaikum nak, Ini mama sama om kamu. Maafin mama baru bisa nengok Al, selama ini mama gak tau mama sudah memiliki mu sayang. Mama bahkan tidak tau kalo Malaikat kecil mama sudah pergi dari sisi mama selama-lamanya. Tunggu mama ya di sana kalo sudah waktunya kita akan berkumpul di Jannah nya Allah SWT".
Setelah melepas rindu dan menghadiahi do'a untuk Al, keduanya kembali pulang ke rumah.
__ADS_1
▪️▪️▪️
Hari-hari berlalu dengan begitu cepat, Zahra sibuk dengan urusan butik. Pelanggannya makin bertambah permintaan untuk dibukanya cabang di kota lain juga makin meningkat.
"Ma, kita mo buka cabang dimana sebaiknya"
"Di kota A juga bagus, karena mayoritas penduduknya muslim" jawab mama Ariyani
"Bagus sih mah, tapi nanti siapa yang handle cabang di sana"
"Nanti kita buat lowongan pekerjaan terlebih dahulu. Kita interview langsung" jelas mama.
"Mah, aku sama Salsa deh yang kesana. Sekalian liburan" pinta Zahra.
"Terserah kalian aja deh, udah pada gede juga. Yang penting bisa jaga diri" jelas mama Ariyani.
"Alhamdulillah makasih mama tersayang. muuaachhh"
***Bersambung....
jangan lupa ya like, comment, vote ya...
Terima kasih ya masih setia menunggu update nya.
__ADS_1
Love you***....