
Bian baru saja akan menaiki tangga menuju kamarnya sendiri,Seline datang dengan menggeret kopernya.Hari masih sore,Bian baru pulang dari kantor dan akan beristirahat sejenak.
"Eh,baby!Tumben masih sore sudah pulang?"tanya Seline yang melihat Bian berdiri di tangga.
"Mommy ngajak makan malam di mansion utama Abraham!Kamu sudah dikasih tahu,kan?"
Seline mengangguk,"Sudah,dong!Makanya aku pulang!"
"Kalau nggak dikasih tahu,kamu nggak ada niat untuk pulang berarti!"ucap Bian sembari melangkahkan kakinya pergi.
Seline mendengus tak suka,"Dianya sendiri jarang pulang,pake ngatain gue."
Seline juga pergi ke kamarnya untuk bersiap-siap pergi ke mansion utama Abraham.Seline adalah menantu kesayangan Mommy Sofia.Jadi,Seline harus selalu terlihat baik di hadapannya.
Bian membuka jasnya dan berbaring di ranjang king sizenya,lelah sekali rasanya.Diambilnya ponselnya dari dalam saku jasnya dan menghubungi Kia via video call.Lama Bian menunggu namun tak ada jawaban dari seberang sana.Kia memang paling pintar membuat Bian kesal.Dari pada tambah kesal,akhirnya Bian menutupnya dan bersiap-siap untuk makan malam bersama mommynya.
* * *
__ADS_1
Di apartemen,Kia sedang menikmati sorenya dengan berendam di bathtub dengan air hangat yang sudah di campur dengan minyak aromaterapi sambil menatap langit sore yang bisa dilihat dari dinding kaca.Kia sudah mulai menerima keadaannya sekarang.Menjadi orang kaya,siapa yang tidak mau.
Kia tidak tahu kalau Bian menghubunginya, karena ponselnya saja Kia tidak ingat ada dimana.Memang kebiasaan sebagian orang seperti itu.Setelah beberapa menit berendam,Kia mandi dan memakai jubah mandinya lalu keluar untuk memakai baju dan berdandan sedikit.Kia akan jalan-jalan di sekitar taman dekat apartemennya.Bosan juga lama-lama di dalam terus.
* * *
"Anak-anak Mommy,akhirnya datang juga. Kenapa sih harus dipanggil dulu baru mau mengunjungi Mommy?"sambut Mommy Sofia.
"Kita sama-sama sibuk,Mom!Sering ke luar kota bahkan ke luar negeri juga,kan.Jadi nggak punya waktu.Maaf ya,Mom!"Seline selalu punya alasan untuk menjawab protes yang Mommy ajukan.
Sementara Bian langsung masuk setelah mencium pipi kiri dan kanan Mommynya itu.Bian mengangguk sopan melihat Daddy David duduk di sofa ruang keluarga.Bian dan Daddy-nya memang tidak terlalu dekat.Sebenarnya,Bian tidak menyetujui perjodohannya dengan Seline waktu itu.Tapi Daddy David memaksanya dengan berbagai cara sampai akhirnya dia mau.
Keyzia adalah adik satu-satunya Bian.Saat ini,Keyzia mengelola sebuah butik miliknya sendiri.Keyzia baru saja lulus kuliah.
"Ayo,kita langsung makan saja!"ajak Mommy pada semuanya.
Makan malam berlangsung seperti makan malam biasanya.Tidak ada yang istimewa.Bian dan Daddy-nya hanya berbicara sesekali.Itu pun membahas perkembangan kantor.Mommy yang asik bercerita banyak hal dengan Seline.Sedangkan Keyzia,dia menyelesaikan makan malamnya lebih cepat dan kembali ke kamarnya.
__ADS_1
Setelah makan malam,Bian dan Seline pulang.Bian langsung ke kamarnya,begitu juga dengan Seline.
Tok....tok....tok.....
Bian membuka pintu kamarnya dan muncullah Seline yang menggunakan lingerie seksinya.Seline memeluk Bian dengan tangan yang mengelus dada Bian sensual.
"Inget yang Mommy bilang tadi,kan?Mom and Dad pengen cepat gendong cucu!"bisik Seline di depan wajah Bian.
"Sudahlah,tidak usah dipikirkan omongan mereka!Aku capek,lebih baik kamu kembali saja ke kamarmu!"Bian menjauhkan tangan Seline yang sudah ke mana-mana. dan segera menutup pintu.
Seline kesal sekali,Bian selalu saja begitu.Kalau dia ingin,dia akan datang terus langsung pergi setelah melampiaskan hasratnya.Tapi kalau Seline yang ingin,banyak sekali alasannya.Seline kembali ke kamarnya dan membanting pintu kamarnya sampai terdengar oleh Bian.Kamar Seline berada tepat di samping kamar Bian.
Tiga puluh menit kemudian,Bian melihat mobil Seline keluar dari halaman mansion.Bian yang berdiri di dekat jendela melihat jam tangannya.Bian tahu sekali kebiasaan Seline,kalau tidak mendapatkan keinginannya,pasti dia akan pergi dan akan pulang besok pagi sekali.
"Masih jam sepuluh,"gumam Bian.
Bian mengambil kunci mobilnya dan segera pergi menuju apartemennya dan Kia.Dia sudah sangat merindukan Kia.Bian sudah seperti orang yang baru jatuh cinta saja.Baru beberapa jam tidak bertemu,sudah merindu.
__ADS_1
Sesampainya di apartemen,Bian langsung ke kamarnya.Kia sudah tertidur pulas sejak tadi.Bian mendekat dan langsung ikut masuk ke selimut,berbaring disamping Kia.Dipelukmya Kia yang tidur membelakanginya.Aroma stroberi menyeruak dari rambut Kia.Bian tersenyum,semua yang ada di diri Kia dia menyukainya.Bian pun menyusul Kia tidur.