
"Pak Rama!Tumben sendirian.Kak Bian ke mana?"
Kebetulan sekali Keyzia bertemu Rama di cafe dekat ABR COMPANY.Tadi Keyzia memang pergi ke kantor,tapi sekertaris Bian bilang kalau Bian tidak masuk kerja selama tiga hari ke depan.Akhirnya Keyzia pergi dan mampir ke cafe seberang kantor untuk makan siang.
"Tuan sedang ada pekerjaan di luar kota,Nona muda!"jawab Rama.
"Ya elah,Pak Rama!Masih kaku aja,panggil nama aja kali.Nggak usah pake embel-embel Nona muda segala,"ujar Keyzia menepuk lengan Rama.
"Sini,duduk bareng gue!"Keyzia menarik tangan Rama untuk duduk di kursi sebelahnya.
"Tapi,Nona-"
"Sudah,nggak apa-apa.Nggak enak tahu makan sendirian."
Akhirnya,Rama pun pasrah pada keinginan Nona mudanya ini.Rama memesan makanannya dan Keyzia.
"Tapi,kok tumben Kak Bian nggak ngajak Pak Rama?Apa bener Kak Bian ke luar kota untuk urusan pekerjaan bukan untuk urusan lain?"cecar Keyzia kepo.
Rama diam tidak ingin keceplosan.Ini urusan pribadi Tuannya,Dia tidak berhak memberi tahukan apapun mengenai itu.Sekalipun Keyzia adalah adik dari Tuannya sendiri.Keyzia mendengus melihat Rama yang diam seribu bahasa.Emang susah mengorek informasi dari mahluk semacam kanebo kering seperti Rama.
"Pak Rama....!"panggil Key.
"Iya,Nona!"
__ADS_1
"Pak Rama lagi sariawan?"
"Ha....?"
"Dari tadi diem aja.Masa' duduk sama cewek cantik nggak diajak ngobrol!"
"Maaf,Nona!"
"Hufth.....!Saya cantik kan,Pak Rama?"
"Iya,Nona!"
"Yang ikhlas dong,Pak!Jawabnya.Pake senyum gitu,"Key menarik kedua sudut bibirnya,mengajari Rama tersenyum.
"Huh....dasar kanebo kering!"gumam Key.
* * *
Bian dan Kia tengah asik menikmati sore hari di tepi pantai.Dengan menggunakan midi dress-nya,Kia terlihat sangat cantik.Bian seolah tak pernah puas memandangnya.Kia dan Seline memang sama-sama cantik.Tapi keduanya memiliki kecantikan yang berbeda.
Seline dengan gayanya yang dewasa dan mandiri sedangkan Kia dengan gayanya yang natural dan apa adanya.Menurut Bian,Seline terlalu mandiri dan mendominasi.Sehingga Dia seperti tidak membutuhkan Bian dan akan mendebatnya kalau ada hal yang diinginkannya tapi Bian tidak menyukainya.
Kia diam-diam menendang air laut ke arah Bian yang duduk melamun menatapnya.Bian tersentak dan menatap tajam Kia yang tersenyum tanpa dosa.Bian berdiri dan berlari mengejar Kia yang sudah berlari terlebih dahulu.Aksi kejar-kejaran pun terjadi.Kia terus berlari dengan tawanya yang lebar.Kia menoleh ke arah Bian dan menjulurkan lidahnya,mengejek Bian.
__ADS_1
Bian semakin kencang berlari mengejar Kia.Sampai akhirnya Kia pun berhasil ia tangkap.Diangkatnya Kia dan diajaknya berputar-putar.Ini bukan syuting video klip,ya!!!
Bian menurunkan Kia dan mereka saling pandang.Perlahan Bian menyatukan keningnya dengan nafas yang ngos-ngosan, mereka masih tertawa lepas.Bian mengecup kening Kia lama.Berharap kebahagiaan ini tidak pernah pergi dari kehidupan rumah tangganya bersama Kia.
"Sudah sore,kita pulang!"Bian menggenggam tangan Kia menuju resort.
Saat malam tiba,Kia yang baru keluar dari kamar mandi melihat sebuah kotak di atas tempat tidurnya.Dibukanya kotak itu dan dikeluarkannya sebuah gaun cantik berwarna hitam.Gaun panjang dengan belahan samping yang memperlihatkan kakinya yang jenjang sampai ke pahanya yang putih.Kia memakainya dan melihat tampilannya di depan cermin.
Gaun itu membalut dengan indah ditubuhnya yang ramping.Rambutnya dibiarkan tergerai bergelombang.Dengan makeup tipis,Kia semakin terlihat mempesona.
Bian menatap penuh kekaguman pada Kia yang berjalan dengan perlahan menuruni anak tangga.Disambutnya wanita spesial di dalam hidupnya itu dengan senyum yang merekah.Penampilan Bian pun tak kalah mempesona.Dengan jas hitam yang membalut sempurna roti sobeknya,Bian terlihat lebih muda lima bulan dari usianya."Kok cuma lima bulan?"protes Bian.
"Kita mau ke mana?"tanya Kia yang matanya sudah ditutup dengan syal sutra,entah milik siapa.
"Ikuti saja arahan ku!"
Bian menuntun Kia menuju tempatnya akan makan malam.Satu tangannya menggandeng tangan Kia sementara tangannya yang lain merapatkan pinggang Kia ke tubuhnya.
Setelah sampai,penutup mata Kia pun dibuka.Kia memandang takjub pada apa yang telah Bian siapkan.Dinner romantis di atas yacht dengan lilin dan bunga-bunga yang menghiasi meja.Bian melingkarkan tangannya di pinggang Kia,"Happy birthday,my little wife,"bisik Bian di telinga Kia.
Kia tak dapat menyembunyikan rasa harunya.Matanya sudah mengembun ingin menangis.Kia saja tidak ingat kalau hari ini adalah hari ulang tahunnya.Sekarang usia Kia sudah genap dua puluh tahun dan baru kali ini ulang tahunnya dirayakan dengan semewah ini.Kia membalik tubuhnya dan langsung memeluk Bian erat.
"Terima kasih......terima kasih banyak......"Kia menangkup wajah Bian dan mencium bibirnya penuh perasaan.
__ADS_1