Istri Simpanan Pak Tua

Istri Simpanan Pak Tua
Salam Kenal,Kakak Ipar


__ADS_3

Kia menatap dirinya di cermin.Malu sekali rasanya ketika mengingat kembali apa yang dia lakukan beberapa saat yang lalu.Tubuhnya begitu sangat menginginkan sentuhan.Dengan wajah yang memerah,Kia berubah menjadi lebih agresif.


Ingat kalau suaminya belum makan,Kia buru-buru membersihkan tubuhnya.Kia membuka pintu kamar mandi dan melihat suaminya itu masih terpejam di bawah selimut.Kia berjalan pelan-pelan agar suaminya itu tidak terganggu dan segera berpakaian agar bisa cepat memasak.


"Maaf,ya!Jadi kesorean deh makannya,"sesal Kia saat Bian sudah duduk manis di kursi bersiap untuk makan.


"Belum jam empat kok,masih amanlah.Apalagi sudah dikasih asupan nutrisi yang lain,yang lebih menyenangkan batin,"goda Bian.


"Kamu hebat tadi,aku suka!"tambah Bian mengedipkan matanya.


Kia melotot tajam,"Ckk,sudah ya,stop!"


* * *


"Kak,tadi Lo pulang cepet?"


"Hem."


"Kenapa?"


"Mau tahu aja urusan orang!"


"Ish......gue cuma khawatir,nggak biasanya Lo pulang saat matahari masih bersinar dengan teganya."


Saat ini,kakak beradik itu sedang melakukan panggilan video.Mereka sama-sama berada di kamar masing-masing.Kia yang baru saja menyelesaikan tugasnya tidak tahu kalau Bian sedang bervideo call-an dengan adiknya.


Tadi Kia mengerjakan tugasnya di balkon lantai bawah.Kia mendekati Bian yang sudah duduk bersandar pada kepala ranjang.Bian sengaja membiarkan Kia menghampirinya.

__ADS_1


Saat Kia melihat seorang wanita sedang berbicara tanpa suara di ponsel Bian,Kia melihat telinga Bian yang tersumpal ear phone dan segera beranjak menjauh.Bian memegang bahu Kia dan menariknya agar mendekat.


Bian merangkul leher Kia dan mencium pelipisnya.Key yang melihat kakaknya melakukan itu menggeleng tidak percaya.Kok bisa,pikirnya.Kia melirik Bian kesal dan mencoba melepaskan diri,tapi Bian malah mencium bibir istri kecilnya itu sehingga membuat Key diseberang sana teriak kegirangan.


"Aaaaaaahhhhhh,demi apa Lo,Kak?"


"Dia Key,adikku!"bisik Bian di telinga Kia.


Bian melepaskan ear phone nya agar Kia juga bisa mendengar.


"Haiiii,aku Keyzia.Kamu Kia,kan?"


"I-i-iya,salam kenal."


"Kok lo mau sih sama Kak Bian?Dia kan dah tuir sedangkan Lo masih seger,cantik,putih,bersih,bahenol-"


Key menghentikan ucapannya melihat wajah kakaknya yang sudah seperti akan mengeluarkan khodamnya.Kia yang tadinya ingin tertawa pun tiba-tiba mengusap tengkuknya merasa aura gelap menyelimuti sekitarnya.Kia melirik suaminya dan langsung mengelus dada.


Key langsung tertawa mendengar kepolosan ucapan Kia.Bian mematikan sambungan videonya tanpa mengucapkan sepatah katapun.


"Eh,kok mati!Wah,marah nih Dia pasti.Semoga Lo selamat ya,Kakak ipar!"doa Key untuk kakak iparnya yang lebih muda darinya itu.


Sedangkan di kamar pasangan beda usia itu,Bian menatap istrinya yang menatapnya balik dengan raut bingung.


"Kok di matiin?"tanya Kia dengan polosnya.


"Sudah malam,ayo tidur!"

__ADS_1


"Tapi-"


"Atau mau aku tiduri?"


"Heh!!!!!"


Bian menarik tangan Kia sampai jatuh dalam dekapannya.Kia yang belum merasa mengantuk,menyangga kepalanya pada tangan dan menatap suaminya yang memejamkan mata.Kia menjepit hidung Bian,iseng.Bian memegang tangan Kia agar melepaskan jepitannya.


"Belum ngantuk!"ucap Kia manja.


Kia naik ke atas tubuh Bian dan menopang dagunya di dada telanjang suaminya itu.Bian memeluk tubuh Kia.Akhir-akhir ini, istri kecilnya ini lebih manja padanya.Dan Bian sangat menyukai itu.


"Kita jalan-jalan yuk!"mohon Kia dengan puppy eyes-nya.


Bian melihat jam di atas nakas,baru pukul setengah sembilan.Bian mengetuk-ngetuk kan jarinya di dagu,menggoda istrinya.


"Please!!!!"Kia mengecup dagu Bian.


"Okelah!"


"Yeaayyyy!!!!!!"


Kia segera berdiri dan masuk ke walk in closet,mengambil kardigan nya untuk menutupi baju tidurnya yang bergambar keroppi.


"Kok masih diem di situ?Ayo,buruan pake baju!"Kia menarik suaminya itu dan mendorongnya masuk ke walk in closet.


"Sudah?"

__ADS_1


"Hem."


"Let's go!"tarik Kia semangat.


__ADS_2