Istri Simpanan Pak Tua

Istri Simpanan Pak Tua
Dance with Me


__ADS_3

Bian dan Kia menikmati dinner romantis mereka di bawah langit yang dihiasi ribuan bintang.Bolu ulang tahun bertuliskan Happy 20th Birthday pun tak lupa Bian siapkan.Bian menyanyikan lagu Happy Birthday dengan bertepuk tangan dan menyuruh Kia berdoa sebelum meniup lilin angka dua puluh.


Kia memejamkan matanya dan berdoa dalam hati,berharap keputusannya menerima pernikahannya dengan Bian setulus hati tidaklah salah.Selesai berdoa,Kia meniup lilinnya dengan semangat.


Kia menyuapkan potongan bolu ke mulut Bian.Bian menerimanya dan mencium kening Kia.Bian merogoh saku jasnya dan mengeluarkan sebuah kotak persegi panjang.Diletakkannya kotak persegi panjang itu di hadapan Kia.


Kia membuka kotak itu dan membelalakkan matanya.Sebuah kalung dengan liontin yang dihiasi berlian,terlihat sederhana tapi sangat cantik.Sesuai dengan kepribadian Kia.Bian mengambil kalung itu dan memakaikannya di leher Kia.Diangkatnya rambut panjang bergelombang yang Kia sampirkan di bahu kanannya.


Setelah terpasang dengan benar,Bian mengecup leher Kia dan meletakkan dagunya di bahu Kia.


"Cantik!"ucapnya.


"Kalungnya atau orangnya?"goda Kia menoleh ke arah Bian dan mengedipkan matanya.


"Dua-duanya."

__ADS_1


Bian mencium pipi Kia dan kembali duduk di sampingnya.Digenggamnya tangan istri kecilnya itu.


"Ayo kita jalani pernikahan ini dengan sebenar-benarnya!Belajarlah untuk mencintaiku.Aku tidak bisa berjanji untuk tidak akan membuatmu menangis,tapi aku akan berusaha untuk selalu menjaga senyuman ini,"Bian menarik kedua sudut bibir Kia.


"Apa di sini sudah ada cinta untukku?"Kia menunjuk ke dada Bian


"Kalau merasa rindu saat berjauhan dikatakan cinta,berarti aku sudah jatuh cinta.Kalau senyuman yang selalu ingin aku lihat bukanlah air mata itu cinta,berarti sudah ada cinta di sini,"tunjuk Bian pada dadanya.


"Saat ini,kamulah rumah ternyaman untukku pulang.Dan semoga pernikahan ini menjadi pernikahan terakhir untuk kita berdua.Jadilah milikku untuk selamanya!Itu perintah bukan permintaan,paham!"


"Ishh.....,"Kia menghentakkan tangannya di genggaman Bian.


"Dance with me?"Bian mengulurkan tangannya.


Kia menyambut uluran tangan Bian dan berdiri di hadapan suaminya.Bian mengambil headset dan memasangkan satu di telinga nya dan satu di telinga Kia.Di bawanya tangan Kia melingkar di lehernya.Dilingkarkan tangannya di pinggang Kia agar merapat ke tubuhnya.Mereka pun berdansa mengikuti alunan lagu romantis yang diputar lewat ponsel Bian.

__ADS_1


Malam pun semakin larut.Sembari berdansa,Bian mencium bibir Kia dengan lembut.Bian melepas headset pada telinga mereka tanpa melepaskan tautan bibir mereka.Digendongnya Kia ala bridal dan masuk ke kamar yang tersedia di yacht.Malam romantis pun berakhir dengan keduanya yang saling memadu kasih,mereguk manisnya surga dunia.


* * *


Setelah tiga hari menikmati bulan madu yang tidak mereka rencanakan,akhirnya Bian dan Kia pun harus pulang.


"Nanti,mampir ke kotanya dulu,kan?"tanya Kia sambil menikmati sarapannya.


"Kenapa?"Bian menautkan alisnya.


"Mau beli oleh-oleh."


"Oh!"


Setelah sarapan,mereka pun pergi.Sebelum pulang,Bian dan Kia menyempatkan diri untuk jalan-jalan dan membeli beberapa oleh-oleh untuk dibawa pulang.

__ADS_1


Sampai di bandara,Bian dan Kia menghampiri Rama yang sudah menunggu kepulangan mereka.Seperti biasa,dengan dilengkapi dengan atribut penyamarannya,Bian menggandeng Kia masuk ke dalam mobilnya.Rama pun membawa Tuannya pulang kembali ke apartemen.


Sesampainya di apartemen,Bian menyuruh Kia untuk beristirahat karena Kia terlihat sangat kelelahan akibat perjalanan mereka.Sedangkan Bian langsung pamit untuk kembali ke kantornya karena ada hal yang harus dikerjakan dan mungkin tidak akan pulang ke apartemen.Kia tahu kalau Bian mempunyai sebuah rumah di sana tapi Kia belum tahu kalau Bian mempunyai istri lain selain dirinya.


__ADS_2