Janda Muda Vs Duda Tampan

Janda Muda Vs Duda Tampan
Bab 109


__ADS_3

Kedua orang tua Rona telah sepakat akan kembali bertemu dengan kedua orang Risa minggu depan, mereka akan kembali melancarkan aksi mereka untuk menjodohkan Rona dan juga Risa.


" Ron "


" Hmm ada apa Ma? "


" Papa udah hubungi keluarga yang cewe Ron, dan insyaallah minggu depan kita ke Rumahnya " ujar Tante Zulfa.


" Terserah Mama " jawab Rona sembari sibuk memainkan ponselnya.


" Mama yakin kamu pasti suka sama dia Ron, anaknya cantik, namanya Risa, Risa Andriani putri, cantik kan namanya Ron "


Kedua mata Rona melotot begitu mendengar Mamanya menyebut nama Risa.


" Ulangi Ma, Namanya siapa tadi? " tanya Rona serius, awalnya ia tampak acuh dan tidak memperdulikan omongan Mama nya, namun begitu mendengar nama Risa, ia langsung serius menyimak apa yang Mama nya katakan.


" Ada apa dengan anak ini? " batin Tante Zulfa begitu melihat Rona yang tampak serius mendengarkan penjelasannya.


" Nama nya Risa Andriani Putri "


" Risa, apa Mama gak salah ya, kenapa Namanya bisa sama seperti Nama si budeg " batin Rona.


" Ron, kenapa malah bengong? "


" Gak Ma, hmm umurnya berapa tahun Ma? "


" Umurnya sekitar 22 atau 23 ya? " lupa Mama Ron "


" Alamatnya dimana Ma? "


" Mama udah pernah kirim alamatnya waktu itu sama kamu, coba di cek, emangnya kenapa Ron, apa kamu sudah kenal ya sama Risa? " ucap Tante Zulfa.


" Sebentar Ma " ucap Rona lalu berlari ke kamarnya.


" Ron.. eh Rona.. kamu mau kemana? jawab dulu pertanyaan Mama " teriak Tante zulfa.


" Aneh banget si Rona ni "


Didalam kamar, Rona duduk di tepi ranjang, ia mengotak - atik ponselnya mencari nama Risa di sana.


" Kok gak ada sih nomor ponsel anak itu, bukannya waktu itu aku sudah simpan " ucap Rona.


" Astaga... aku kan kasih nama bukan Risa tapi budeg " ucap Rona baru ingat jika nomor ponsel Risa di kontaknya bertuliskan Budeg bukan Risa.


Sudah hampir sepuluh kali Rona mencoba menghubungi Risa tapi tidak ada jawaban, Rona tampak gelisah, ia ingin segera menghubungi Risa, ia ingin bertanya beberapa hal kepada Risa, mencoba meyakinkan apakah Risa yang di maksud oleh kedua orang tua nya itu adalah si Budeg nya itu.


********


Sedangkan di tempat lain, Risa dan Nabila baru keluar kelas, hari ini ada sekitar empat mata kuliah yang harus mereka lalui, Risa dan Nabila langsung menuju kantin untuk istirahat.


" Bil, mau makan apa, ntar aku pesankan? "


" Apa ya Sa, bakso aja deh kayaknya enak Sa, sama es teh satu"


" Oke tunggu si sini aja "


Sekitar 10 menit pesanan Risa dan Nabila datang, Nabila langsung menyantap baksonya, Risa juga memesan Bakso sama seperti Nabila.


Sembari makan, Risa merogoh ponsel yang ada di tasnya, Risa terkejut melihat begitu banyak panggilan tak terjawab dari Rona.


Uhuk.. Uhuk.. uhuk... Risa tersedak melihat begitu banyak panggilan tak terjawab dari Rona.


" Minum dulu Sa, sampai keselek gitu " ucap Nabila menyodorkan segelas es teh kepada Risa.

__ADS_1


" Masgal Bil "


" Maksud kamu kak Rona "


" Ho oh "


" Kenapa emangnya? "


" Dia telpon aku, banyak banget ni panggilan tak terjawab dari dia "


" Telpon balik kalau gitu Sa, siapa tau penting "


" Ogah ah, paling juga gak ada yang penting Bil, biar aja nanti dia telpon lagi kalau emang ada perlu sama aku " ucap Risa lalu menaruh ponsel nya di atas meja.


" Terserah kamu aja deh " ucap Nabila.


Tak lama ponsel Risa kembali berdering, dan benar saja Rona kembali menghubungi Risa.


Risa melirik sekilas ke ponselnya, terlihat nama Rona di sana.


" Benar kan Bil, tu liat dia telpon lagi " ucap Risa.


" Ya udah cepat angkat, pasti penting banget tu Sa " ucap Nabila.


" Assalamu'alaikum "


" Waalaikumsalam "


" Budeg, kamu kemana aja? di telpon - telpon gak di angkat - angkat, udah ku bilang kan telinga tu di bersihin yang benar biar gak budeg, jadi bisa dengar kalau aku ada telpon " cecar Rona, ia kesal karena di panggilan yang ke 20 kali ini baru Risa mengangkat telpon darinya.


" Masgal aku lagi kuliah, tadi aku lagi di kelas, ponsel aku silent maka nya gak dengar kalau Masgal telpon, kalau mau nelpon cuma mau ngata - ngatain aku mending aku tutup aja telpon nya sekarang ya, nyebelin banget jadi orang " ucap Risa juga ikut kesal.


" Eh.. jangan.. ada yang mau aku tanyain sama kamu? "


" Nama lengkap kamu,tolong sebutkan sekarang ? " tanya Rona.


"Kok tanya - tanya Nama lengkap aku, Masgal mau macam - macam ya, mau buat apa tanya - tanya nama lengkap aku? "


" Jawab aja gak usah banyak tanya kenapa sih budeg, siapa juga yang mau macam - macam, gak penting juga "


" Terus buat apa? "


" gak pa-pa jawab aja "


" Gak ah " ucap Risa sembari cengengesan, ia yakin Rona pasti kesal sekarang.


" Dasar budeg, sudah lah gak jadi kalau gitu " ucap Rona marah lalu menutup telponnya.


" Di matiin, gitu aja udah ngambek Hahaaha.. " tawa Risa.


"Kenapa Kak Rona telpon Sa? "


" Gak tau ni Bil, cuma mau tanya nama lengkap aku aja, gak tau buat apa, di tanya katanya gak pa pa, aku gak mau kasih tau dia marah, tapi aku senang kalau liat dia marah Bil, Hehehe.."


" Kasih tau aja Nama kepanjangan kamu kenapa sih Sa, kasian tau kak Rona nya, mungkin cuma pengen tau aja Bil, siapa tau dia mau kasih singkatan nama yang bagus gitu buat kamu, biar kamu gak di panggil budeg terus, jadinya dia punya nama kesayangan sendiri deh buat kamu, Hahaha " Nabila suka sekali mengejek dan menggoda Risa.


" Nabila mulai lagi kan, jahil banget sih, ponakan ounty, kasih tau tu Bunda kamu biar gak ngeledek ounty terus " ucap Risa mencoba berbicara dengan babu twins Nabila yang masih di dalam perut.


" Sudah ah Bil, cepat habisin makannya, bentar lagi kelas kita di mulai " ucap Risa mencoba mengalihkan pembicaraan.


" Tu Budeg selalu aja bikin kesal ya, tinggal kasih tau Nama ke lengkapnya aja susah banget " ucap Rona kesal sembari mondar - mandir di dalam kamarnya.


" Hmm.. kalau di pikir - pikir kasian juga ya Masgal " Batin Risa.

__ADS_1


Risa mengambil Dompet yang ada di tasnya, lalu mengeluarkan sebuah KTP dan menaruh nya di atas meja, kemudian Risa memotret KTP nya sendiri, ia berniat mengirimkannya kepada Rona.


" Buat apa Sa? "


" Buat di kirim sama Masgal, biar sekalian KTP aku aja ku kirim, kan di sini ada No KTP, Nama lengkap, TTL, Alamat, jadi dia gak perlu tanya - tanya lagi nantinya Hahaha "


" Katanya gak mau ngasih tau? "


" Kasian juga aku sama dia Bil, nanti dia nangis lagi Hahaha "


" Yang bener, atau sengaja mau nunjukin KTP kamu sama kak Rona biar kode gitu kalau di KTP status kamu BELUM KAWIN, jadi ntar minta di kawinin deh sama kak Rona "


Risa mencoba mencerna ucapan Nabila, dan wajah Risa memerah begitu mengerti apa yang di maksud oleh sahabatnya itu.


" Nabila... kamu tu ya? " ucap Risa beranjak dari duduknya ingin mencubit Nabila, namun Nabila dengan sigap terlebih dahulu bangkit dan meninggalkan Risa.


" Sini kamu " ucap Risa lalu mencubiti pinggang Nabila.


" Aduh geli Sa, sudah Sa ampun.. udah gak enak di liat orang " ucap Nabila sembari tertawa.


" Makanya lain kali jangan jahil " ucap Risa.


" Kalau beneran juga gak pa pa kali Sa, aku ber doa semoga kamu sama Kak Rona itu berjodoh, aamiin " ucap Nabila.


" Sudah Ah Bil, yukk masuk kelas " ajak Risa lalu menggandeng lengan Nabila menuju kelas mereka.


Ting.. suara pesan masuk di ponsel Rona.


" Dari si Budeg " Rona langsung membuka isi pesan dari Risa.


"Ni aku kirim KTP aku sekalian buat Masgal, jangan marah - marah.. 😉 ntar tambah tua 😁😁 "


Rona tersenyum begitu membaca pesan dari Risa, lalu Rona mencoba memperbesar gambar KTP yang dikirim Risa dan Rona di buat terkejut.


" Astaga.. Nama nya sama " ucap Rona, kemudian melihat lagi alamat rumah Risa.


Rona mencoba mencocokkan alamat rumah Risa dengan alamat rumah wanita yang ingin di jodohkan oleh kedua orang tuanya itu, dan sekali lagi alamatnya juga sama.


" Ya tuhan.. semua nya sama, berarti wanita yang ingin di jodohkan oleh Papa dan Mama itu si Budeg " ucap Rona masih tidak percaya.


" Aku harus ketemu Mama " ucap Rona keluar dari kamar.


" Mama.. Mama " teriak Rona.


" Ada apa sih Ron teriak - teriak "


" Mama punya gak foto wanita yang Mama mau jodohin sama aku itu "


" Punya, sebentar Mama cek dulu " ucap Tante Zulfa mencoba mencari foto Risa yang waktu itu pernah di kirim oleh Mama nya Risa.


"Ni fotonya, cantik kan Ron " ucap Tante Zulfa.


" Budeg... ini benar budeg " ucap Rona lalu terduduk di sofa, merebahkan tubuhnya dengan mata terpejam, ia masih shock mengetahui semua ini.


" Rona.. kamu kenapa..bangun Ron, budeg itu siapa lagi? "tanya Tante Zulfa khawatir melihat Rona.


**Bersambung...


Risa modus ya gaes.. gak tau kalau Rona sekarang lagi shock sekarang 😁😁


tetap stay tune..


jangan lupa tinggalkan jejak kalian di sini ya readers.. 😘😘**

__ADS_1


__ADS_2