
" Masgal antarin aku pulang ya " pinta Risa.
" Masgal.. apa itu Masgal " tanya Rona
" Masgal itu singkatan dari Mas galak Hahahaha " ucap Risa sembari tertawa.
" Dasar budeg " ucap Rona kemudian masuk ke dalam mobilnya.
" Budeg lagi.. kan aku udah bilang aku gak budeg " ucap Risa.
" Mau di antarin gak " teriak Rona dari dalam mobil.
" Eh.. iya.. iya Mas " ucap Risa dengan senyum semringah nya karena Rona mau mengantarkannya pulang.
" Masgal, udah sarapan belum?
" Jangankan sarapan, mandi aja belum " ucap Rona ketus.
" Pantas tadi ada bau.. bau apa gitu ya.. Ckckck " ucap Risa terkekeh.
Rona mencium ketiak nya kiri dan kanan setelah mendengar ucapan Risa, Risa terkekeh melihat tingkah Rona.
" Gak bau kok " batin Rona.
Risa masih saja terkekeh melihat tingkah Rona.
" Seneng.. ketawa aja terus.. ini semua juga gara - gara kamu tau gak "
" Iya.. iya... maaf ya Masgal, kalau gitu kita sarapan dulu ya, ntar aku yang traktir deh "
" Ya terserah kamu " ucap Rona yang memang kebetulan sudah lapar karena kemarin malam sepulang dari rumah sakit ia langsung tertidur karena terlalu lelah, ia tidak sempat untuk makan "
" Kita makan bubur ayam aja ya Mas, gak jauh kok dari rumah ku, dari sini belok kanan " ucap Risa menjelaskan.
Dritt... Dritt.. Dritt... dering ponsel Rona berbunyi.
" Iya Hallo "
" Dok, maaf menggangu, ada pasien CITO dok, perlu di operasi sekarang, cukup banyak mengeluarkan darah " ucap salah satu teman Dokter Rona di rumah sakitnya.
" Baik aku segera ke sana, siapkan semuanya " ucap Rona.
" Ada apa Masgal " tanya Risa yang penasaran karena raut wajah Rona berubah.
" Ada pasien darurat perlu di operasi, aku antar kamu pulang aja ya " ucap Rona.
" Terus sarapannya gimana Mas? "
" Lain kali aja "
" Emangnya gak ada dokter lain ya di sana Mas, harus Masgal yang nge operasi? "
" Ada, banyak malahan "
" Tu banyak, kenapa gak mereka aja "
" Disana memang banyak dokter selain aku, tapi aku adalah pemimpin utama di Rumah sakit itu, aku harus menunjukkan sikap tanggung jawab dan harus mengajarkan kepada mereka bagaimana tugas dokter yang sebenarnya, karena Dokter adalah profesi yang mulia yang banyak menyelamatkan banyak nyawa "
" Aku memang lelah, tapi rasanya jika melihat satu pasien yang bisa terselamatkan karena bantuan ku, rasa lelah itu seolah terbayar dengan semua itu, dan aku ingin semua karyawan dan rekan sesama dokter ku di sana juga memiliki pemikiran dan perasaan yang sama seperti ku, agar mereka bisa lebih bertanggung jawab dengan apa yang sudah di percayakan kepada mereka "
Risa hanya melongo mendengar penjelasan Rona, ia tidak hentinya menatap Rona sejak Rona menjelaskan itu semua kepadanya, ia tidak menyangka jika Masgal nya ini ternyata seseorang yang berjiwa besar dan bertanggung jawab.
__ADS_1
Karena merasa takjub, Risa tidak sadar jika mobil Rona sudah berhenti di depan rumahnya. Rona menatap Risa yang masih mematung dan sedang menatapnya juga.
PLETAKK
Rona menepuk jidat Risa, membuat Risa tersadar akan lamunannya.
" Sakit Masgal " ucap Risa sembari mengelus - elus keningnya.
" Bengong aja, udah sampai ni "
" Hah.. udah sampai kok gak berasa ya " ucap Risa sembari melihat ke kanan dan kekiri.
" Ya gak berasa lah, orang kamu nya ngeliatin aku aja dari tadi "
" Habisnya Masgal keren sih, jiwa pemimpinnya luar biasa " ucap Risa dengan menunjukkan jempolnya kepada Risa.
Rona mencoba menahan tawanya melihat tingkah lucu Risa, Risa kini sudah tidak sungkan lagi berbicara kepada Rona, ia sudah mulai terbiasa dan nyaman dengan Rona.
" Sudah cepat turun " ucap Rona.
" Iya mas, makasih ya Mas, lain kali aku traktir " ucap Risa yang sudah turun dari mobil.
" Iya budeg, jangan lupa mandi ya, terus telinga di bersihin yang bener biar gak tambah budeg.. hahahaha... " ucap Rona sembari tertawa.
" Apaann sih Masgal, gak jelas " ucap Risa kemudian berlari masuk ke dalam rumah meninggalkan Rona.
" Budeg.. budeg.. " ucap Rona kemudian pergi dari Rumah Risa.
" Siapa itu Sa? " ucap Mama Risa yang baru saja keluar, ia tidak melihat Rona, ia hanya sempat melihat mobil Rona saja.
" Teman Ma " ucap Risa.
" Cowo atau cewe? "
" Cowo, jadi kamu udah punya pacar,Mama gak mau kamu punya pacar Sa, kamu udah punya calon suami "
" Maksud Mama, calon suami yang mau di jodohin sama Risa itu "
" Iya " ucap Mama Risa sembari tersenyum kepada anak kesayangannya itu.
" Perjodohan lagi.. sudah ya Ma, Risa mau ke kamar dulu "
" Risa.. Mama belum selesai ngomong " teriak Mama Risa yang melihat anaknya itu sudah menghilang dari balik pintu kamarnya.
Risa langsung merebahkan dirinya ke atas ranjang, ia menatap langit - langit kamarnya, dan pikirannya kembali kepada Rona.
" Masgal.. Masgal.. kok aku jadi mikirin dia ya, apa aku mulai suka sama dia " batin Risa.
" Kalau dengar omongan Masgal, aku jadi ingat deh cowo yang di jodohin sama aku itu, waktu itu aku kesal sama dia karena dia gak datang kerumah, karena alasan menyelamatkan nyawa seseorang, aku jadi merasa bersalah sekarang, dia pasti juga punya rasa tanggung jawab besar, sama seperti yang di bilang sama Masgal " ucap Risa.
" Risa.. udah mau siang nak, kamu gak kuliah " teriak Mama Risa dari balik pintu.
" Kuliah.. astaga aku jadi lupa "
" Iya Ma, ini Risa siap - siap "
Risa pun bergegas ke kamar mandi, dan bersiap - siap untuk ke kampusnya.
********
Sekitar 4 jam lamanya, akhirnya Rona ke luar dari ruang operasi, ia menangani pasien yang mengalami patah tulang di bagian kakinya, Rona merasa lega karena pasien yang sebelumnya banyak mengeluarkan darah kini sudah teratasi dan kondisinya sudah stabil.
__ADS_1
" Aku lelah sekali " ucap Rona sembari duduk dengan bersandar di kursi kerjanya,ia mulai memejamkan kdua matanya, namun begitu menutup mata, senyum manis Risa terpampang di sana.
" Budeg.. Budeg.. kok jadi mikiran kamu " ucap Rona yang sudah kembali membuka kedua matanya.
" Astaga aku lupa, aku harus hubungi Aditya " ucap Rona mengambil ponsel yang ada di atas meja.
Cukup lama menunggu, Aditya tidak kunjung mengangkat telpon darinya.
" Apa dia lagi sibuk ya, aku ke kantornya aja deh, tapi aku pulang dulu, mandi terus makan " ucap Rona.
Kali ini Rona pulang ke rumah kedua orang tuanya, ia rindu kepada Papa dan Mama nya itu, dan juga rindu dengan masakan Mamanya.
" Assalamu'alaikum Ma " sapa Rona.
" Waalaikumsalam, Rona, Mama kangen sama kamu Nak " ucap Tante Zulfa, Mama nya Rona.
" Papa mana Ma "
" Papa tadi keluar sebentar, katanya ada urusan "
" Ma, Rona lapar nih, Mama masak apa? "
" Kesini pasti cuma cari makan "
" Gak gitu juga Ma " ucap Rona nyengir kuda.
" Mama baru aja selesai masak, ayo ke dapur " ajak Tante Zulfa.
" Wah Ma, ini kan masakan ke sukaan Rona " ucap Rona semringah, ia langsung mengambil piring di atas meja, dan mengisi piring itu dengan nasi yang banyak.
" Pelan - pelan makannya, ntar keselek lo, kamu tu kayak orang gak makan beberapa hari aja " ucap Tante Zulfa.
" Rona laper banget Ma, dari kemarin gak makan, pulang - pulang ke apartemen gak ada makanan Ma, mau keluar beli makan Rona udah terlalu cape Ma, jadi langsung tidur "
" Makanya cepat nikah dong Ron, biar kalau pulang ke Rumah ada yang masakin " sindir Tante Zulfa.
Rona terus saja makan tanpa memikirkan ucapan Mamanya. perutnya sudah sangat lapar.
" Ron, gimana dengan perjodohan itu, kita ketemuan lagi ya sama keluarganya Ron, kan waktu itu gagal gara - gara kamu "
" Rona bisa cari calon istri sendiri Ma, lagian Rona gak mungkin menikah tanpa ada rasa cinta Ma "
" Tapi Ron, sekali ini aja ya, Mama yakin kamu pasti suka sama dia Ron, masalah cinta nanti bisa datang sendirinya kalau udah menikah, please ya Nak " ucap Tante Zulfa memohon.
Rona selesai dengan makannya, ia menarik nafas panjang, lalu menganggukan kepalanya seolah memberi tanda kepada Mamanya bahwa mau bertemu kembali dengan keluarga dan cewe yang rencananya akan di jodohkan dengannya.
" Kamu mau? " tanya Tante Zulfa semringah.
" Rona mau Ma, tapi cuma silahturahmi aja ya Ma, semua keputusan ada di tangan Rona, Rona berhak menolak nantinya " ucap Rona.
" Hmm ia deh Nak, kalau gitu ntar Mama omongin sama Papa "
" Iya Ma " ucap Rona.
" Biar deh dulu, yang penting Rona mau, ya Tuhan semoga aja begitu melihat calonnya itu, Rona langsung mau " doa Tante Zulfa dalam hati.
**Bersambung..
Maaf baru up ya teman..
Hari ini aku bakalan up 2 bab, tunggu aja ya..
__ADS_1
jangan lupa like, vote, dan singgah di kolom komentar.. 😘😘**