
Sepanjang jalan Risa hanya diam dengan wajah yang cemberut, dan sesekali melirik Rona yang senyum - senyum sejak tadi.
" Puas " ucap Risa.
" Belum " jawab Rona.
" Nyebelin "
" Jangan cemberut, kamu tu udah jelek, kalau cemberut tambah jelek jadinya " ucap Rona sembari mengacak - ngacak rambut Risa.
" Masgal ih.. rusak tau rambut ku jadinya " ucap Risa lalu mengambil sisir didalam tas nya dan merapikan kembali rambutnya yang di acak - acak oleh Rona.
Rona hanya terkekeh melihat tingkah Risa, entah mengapa Rona semakin suka jika melihat Risa kesal seperti ini, menurutnya Risa sangat menggemaskan.
" Sudah sampai " ucap Rona.
" Makasih " ucap Risa dingin.
" Tunggu "
Rona menarik lengan Risa, mencoba menahan Risa yang terburu - buru sekali turun dari mobil.
" Apalagi? "
Rona menatap wajah Risa, dan melihat kening Risa yang sudah tidak terlihat memar lagi.
" Kenapa liatin aku kayak gitu "
" Cuma mau liat kening kamu, sepertinya sudah gak memar lagi "
" Oh " jawab Risa ketus.
" Kamu pulang jam berapa, nanti aku jemput "
" Gak usah jemput, aku pulang nya lama, hari ini ada lima mata pelajaran yang harus aku ikuti " ucap Risa bohong, padahal hanya ada dua dan kemungkinan siang sudah selesai.
" Baik, aku akan menunggu, tepatnya jam berapa kamu pulang?
" Sore, eh kayaknya malam baru selesai " ucap Risa asal.
Rona hanya tersenyum mendengar ocehan Risa, ia tau jika Risa berbohong.
" Kalau gitu aku akan menunggumu "
" Ih.. Masgal kenapa sih, habis kesambet atau apa ya, harus bohong kayak apa lagi nih " batin Risa mencoba memikirkan jawaban yang pas untuk Rona.
" Gak usah menunggu Masgal, aku bisa pulang sendiri "
" Aku akan tetap menunggu, kalau perlu aku akan menunggu kamu di sini sampai Kelas kamu selesai " ucap Rona.
" Terserah "
Risa keluar dari mobil dan Rona hanya tersenyum melihat kepergian Risa.
" Budeg, budeg.. aku senang banget liat kamu kesal kayak gini " ucap Rona.
Bayangan Risa sudah tidak terlihat lagi, Rona keluar dari mobil, dan memanggil salah satu mahasiswa yang kebetulan lewat di depan nya.
" Hei.. kamu.. sini " ucap Rona.
" Siapa nama kamu? "
" Sakti Om "
Rona mengernyitkan keningnya mendengar mahasiswa itu memanggilnya dengan sebutan Om.
" Jangan panggil Om dong, jadi tua banget kayaknya aku Hahaha.. oh ya, kamu kenal gak sama yang nama nya Risa "
__ADS_1
" Risa, Oh Risa Andriani Putri maksud nya Om eh Mas "
" Ya benar "
" Dia satu kelas sama saya, kenapa Mas? "
" Kebetulan banget, emangnya hari ini ada sampai lima mata pelajaran ya yang harus kalian ikuti? "
" Gak Mas, hari ini cuma dua "
" Bener kan, tu Budeg pasti bohong " batin Rona.
" Hmm kira - kira jam berapa pulang nya? "
" Ya sekitar jam satu siang atau jam 2 an Mas, tergantung materi nya "
" Oke deh kalau gitu, oh ya ni ambil, makasih ya infonya "
" Gak perlu Mas "
" Gak pa - pa ambil aja, buat jajan "
" Ya deh, makasih Mas " ucap Mahasiswa itu lalu pergi meninggalkan Rona dengan perasaan senang karena Rona memberinya uang seratus ribu.
" Kalau gitu aku ke Rumah sakit dulu, ntar jam satu aku ke sini lagi " ucap Rona lalu tancap gas menuju Rumah sakit.
Di dalam kelas, Risa tampak gelisah, ia masih penasaran apakah Rona benar - benar masih menunggu nya , dan akhirnya Risa memutuskan untuk keluar lagi dan melihat Rona dari kejauhan.
" Tu kan sudah gak ada, gaya nya aja sok - sok mau nungguin aku " ucap Risa yang tidak lagi melihat batang hidung Rona dan kemudian kembali ke kelas nya.
*******
Tepat pukul satu siang, Rona sudah kembali ke kampus Risa, dan menunggu Risa di parkiran mobil, padahal Rona masih ada jadwal operasi, namun ia sudah alihkan kepada teman sesama dokter di sana, itu ia lakukan agar tidak terlambat menjemput Risa.
" Akhirnya selesai juga, saat nya pulang, pesan taxi online dulu " ucap Risa sembari berjalan menuju parkiran, Risa berjalan sembari memainkan ponselnya, ia tidak tau jika Rona sudah berdiri tepat di depan nya.
" Masgal " ucap Risa terkejut begitu mendongakkan kepalanya dan melihat Rona yang tersenyum kepadanya.
" Ngapain Masgal di sini? "
" Jemput kamu!! katanya pulang malam, kenapa sekarang udah pulang? "
" Oh.. itu... i.. tu karena dosen nya lagi gak ada "
Rona hanya manggut - manggut.
" Masgal juga bukannya tadi udah pulang? "
" Pulang? gak kok, aku tungguin kamu di sini , sesuai dengan omongan aku tadi "
" Bohong, aku tau kok tadi pagi kan Masgal udah pulang habis ngantar aku "
" Oh itu, ia aku keluar sebentar habis itu balik lagi kok, cieh.. kamu diam - diam memperhatikan aku ya, cari - cari aku ya tadi pagi? Hmm? "
Wajah Risa kembali merah merona mendengar ucapan Rona yang menggoda nya.
" Gak, gak usah kepedean " ucap Risa lalu masuk ke dalam mobil Rona.
Rona hanya terkekeh melihat Risa yang tampak salah tingkah di depan nya.
" Kamu udah makan siang belum? "
" Sudah " ucap Risa dengan memanyunkan bibirnya, dan membuat Rona tidak tahan melihat bibir seksi Risa.
" Yang bener? mau coba bohongin aku lagi? "
" Aku gak bohong Masgal "
__ADS_1
" Masgal kenapa sih aneh banget hari ini "
" Aku tu bingung tau gak sama sikap Masgal hari ini "
" Ada sesuatu yang mencurigakan dari Masgal "
" Kemarin waktu ketemu biasa aja, tapi hari ini benar - benar aneh "
" pokoknya jelasin sama aku, Masgal itu kenapa "
Rona menepikan mobilnya dan memarkirkan mobilnya di pinggir jalan, dan sontak membuat Risa menoleh ke arahnya, Rona tidak tahan mendengar ocehan yang terus keluar dari mulut Risa.
" Kenapa berhenti di... " ucapan Risa berhenti ketika Rona tiba - tiba saja menariknya dan menangkup wajahnya dengan kedua tangan lalu mengecup bibir Risa.
Kedua mata Risa melotot begitu merasakan ciuman dari Rona, hanya sebentar saja, Rona melepas ciuman nya dan menatap Risa.
" Sudah bicara nya, kalau kamu ngomong terus, aku bakalan cium kamu lagi " ucap Rona lalu dengan santai nya kembali melajukan mobilnya menuju ke kediaman Risa.
Risa mematung, dan terdiam, Jantung Risa berdetak kencang saat ini, rasanya ia juga ingin memaki Rona saat ini karena sudah mengambil ciuman pertama nya, namun ia takut jika ia berbicara lagi, Rona akan kembali mencium nya.
Sedangkan Rona, juga ikut diam dan fokus menyetir mobil, saat ini Rona sedang berusaha menetralkan jantungnya yang berdetak kencang saat ia mencium bibir Risa tadi.
Begitu sampai di depan Rumah Risa, mereka berdua terdiam sejenak hingga dengan tatapan lurus ke depan.
" A.. aa.. ku masuk dulu " ucap Risa gugup.
" Risa " panggil Rona begitu Risa keluar dari mobilnya.
" Risa, baru kali ini Masgal memanggil nama ku dengan benar " batin Risa dan menoleh ke arah Rona.
" Aku akan menjemput mu lagi besok, jangan buat aku menunggu ya " ucap Rona dengan senyum manis yang mengembang di wajahnya.
" Aku pergi dulu " ucap Rona meninggalkan Risa yang masih mematung.
" Ya Allah, kenapa Masgal terlihat tampan sekali begitu tersenyum gitu, astaga ada apa dengan jantungku, kenapa kembali berdetak kencang begini " batin Risa.
" Risa "
" Risa "
" Risaaaaa..... " teriak Mama nya Risa tepat di telinga Risa dan sontak membuat Risa terkejut.
" Mama.. kenapa teriak - teriak sih "
" Kamu tu, di panggil - panggil gak dengar, ngapain kamu di sini, terus kamu pulang sama siapa tadi " tanya Mama Risa yang kebetulan keluar dari rumah begitu mendengar suara mobil Rona yang sudah meninggalkan rumah mereka.
" Hah.. te.. te.. man Ma.. ya sudah Risa masuk dulu Ma "
Mama Risa hanya menggeleng - geleng kan kepalanya melihat tingkah Aneh dari Risa.
Risa langsung berlari ke dalam kamar, seperti biasa merebahkan tubuhnya ke atas ranjang, Risa menyentuh bibirnya, ingatan nya mengenai ciuman Rona tadi selalu terbayang di otaknya.
" Masgal.. dia sudah ambil ciuman pertama ku, seharusnya itu hanya akan aku berikan kepada seseorang yang akan menjadi suami ku kelak, tapi kenapa Masgal mengambilnya "
" Oh tidak.. tapi kenapa aku kembali diam saja "
" Masgal.. Masgal.. ngeselin.. " teriak Risa sembari berguling - guling di atas ranjang nya.
Sepanjang perjalanan, Rona hanya senyum - senyum sendiri, sama hal nya seperti Risa, ia terus mengingat betapa manisnya bibir Risa, ia juga tidak tau kenapa ia begitu berani melakukan itu kepada Risa.
" Budeg.. budeg.. kau bisa membuat ku jadi gila kalau begini " batin Rona masih dengan senyum yang mengembang di wajahnya.
**Bersambung...
Babang Rona.. cari kesempatan banget ya readers.. 😂
Tetap stay tune.. jangan lupa tinggalkan jejak kalian di sini.. 😘**
__ADS_1